Rayakan Hari Kebebasan Pers Dunia Bersama Iwo, Dubes Ukraina: Jurnalis Adalah Orang yang Berani

Jakarta – Ikatan Wartawan Online (IWO) bekerjasama dengan Kedubes Ukraina di Jakarta pada Senin, 6 Mei 2024 merayakan Hari Kebebasan Pers Sedunia dan memperingati 38 tahun bencana Chornobyl.

Hari Kebebasan Pers Sedunia pertama kali dideklarasikan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1993, menyusul  kesepakatan Deklarasi Windhoek yang berisi tentang pluralisme dan kemandirian media.

Kegiatan yang dilakukan di Museum Sumpah Pemuda di Jakarta Pusat menggelar mini talk show bertema ‘Peran Wartawan Dalam Pemberitaan Isu-Isu Humanisme’ yang dipandu oleh Ketua Bidang OKK IWO Eko Sumardi.

Peran Wartawan menurut Ketua Umum Ikatan Wartawan Online, Dwi Christianto saat ini masih sangat signifikan dalam

memberikan informasi, mengedukasi dan membentuk opini publik. Selain itu, Dwi menilai wartawan juga mampu mendorong perubahan sosial.

“Wartawan masih dapat berperan utama sebagai arus utama media massa untuk memberikan informasi berita. Pers merupakan sumber utama informasi bagi masyarakat. Mereka melaporkan berita terkini, baik itu kejadian lokal, nasional, maupun internasional, yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujar Dwi dalam sambutannya.

Rizky Putri Maulina yang mewakili Penanggungjawab Museum Sumpah Pemuda Titik Umi Kurniawaty, menyampaikan apresiasi diselenggarakannya acara tersebut di museum yang menjadi tonggak sejarah lahirnya Indonesia.

Beberapa pemuda pelajar yang melahirkan Sumpah Pemuda dulu tinggal di rumah yang sekarang menjadi museum tersebut jelasnya.

Sebagian dari mereka adalah wartawan, termasuk Sugondo Joyopuspito, Mohammad Yamin, W.R. Supratman, Jamaludin Adinegoro, Sumanang, dan Mohammad Tabrani. Artinya, kelahiran Indonesia tidak lepas dari  peran mereka yang kritis sebagai wartawan.

Sementara, Dubes Ukraina Untuk

Vasyl, menyatakan bahwa peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia mengingatkan bahwa jurnalis adalah orang-orang berani yang dijamin Kebebasan ya dalam membawa berita.

“Jurnalis adalah orang-orang berani yang menyampaikan kebenaran kepada masyarakat,” katanya lagi.

“Hari ini saya ingin menyelamati semua wartawan Selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia,” tambah Dubes Vasyl.

Ia berterima kasih kepada semua wartawan yang dengan berani telah melakukan peliputan langsung di Ukraina selama perang berlangsung, sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.

Sementara, pada saat mini talk show dengan pemateri Sekjen IWO Telly Nathalia dengan tiga penanggap yaitu Kepala Biro Jakarta untuk Kantor Berita Jepang  Kyado News Yui Yamazaki, Sekjen SIEJ Fira Abdurachman Sekjen dan Dubes Ukraina untuk Indonesia Vasyl mencuat kisah kerja-kerja wartawan di berbagai medan dengan mengedepankan berita-berita humanis, termasuk yang berkaitan dengan lingkungan hidup dan kelompok marjinal seperti perempuan, anak dan lanjut usia.

Selain mini talk show, pada kegiatan ini juga diputar film dokumenter ‘Chornobyl 22’ yang menceritakan tentang situasi masyarakat di wilayah sekitar reaktor nuklir tersebut dalam situasi siaga sejak invasi Rusia tersebut.

Pemutaran film ini sendiri sejalan dengan peringatan 38 tahun ledakan Chornobyl yang menyisakan bencana kemanusiaan besar dalam sejarah peradaban modern.

Tradisi masyarakat Ukraina yang menyatakan lilin untuk mengenai mereka yang gugur saat Chornobyl 38 tahun lalu, menambah kehidmatan dalam acara ‘Hari Pers Sedunia’ tersebut. (Red)




Sumur Minyak Ilegal Ditutup Permanen

Jambi – Tim Gabungan dari Polda Jambi, Korem 042 Gapu,  Pemerintah Kabupaten Batang Hari dan Pertamina melakukan penutupan terhadap ratusan sumur minyak ilegal di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi, Senin (06/05/2024).

Tim Gabungan ini dibagi menjadi tiga kelompok dan operasi ini dilakukan selama 7 hari. Operasi ini menargetkan untuk menutup seluruh sumur minyak ilegal di Desa Bungku. Dari data terdapat 149 sumur minyak ilegal di area tersebut.

Sumur minyak ilegal yang sudah beroperasi cukup lama dan merusak lingkungan ini ditutup secara permanen menggunakan semen.

Tidak hanya itu, ratusan personel Tim Gabungan ini juga memberantas sumur minyak ilegal yang ada di sekitar area milik Pertamina menggunakan alat berat.

Setibanya di lokasi, tidak ada satu orang pun yang melakukan aktivitas penambangan minyak ilegal.

Bahkan, untuk mengelabuhi petugas, pemilik sumur sempat menutupi tambang minyak ilegal mereka menggunakan pelepah sawit, namun petugas tidak terkecoh dengan ulah pemilik sumur.

Diketahui, saat ini aktivitas ilegal drilling telah merambah ke kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) yang ada di lokasi ini. Ratusan hektare lahan di Tahura ini dieksploitasi para penambang ilegal untuk membuat sumur minyak ilegal.

Kasi Intel korem 042 Garuda Putih Kolonel infantri M. Imasfy mengatakan, dalam kegiatan penutupan sumur minyak ilegal di hari pertama ini, petugas telah menutup 30 sumur.

“Dihari pertama ini, kita telah menindak 30 sumur minyak ilegal dan bsok kita akan lanjutkan lagi,” katanya.

Sementara itu, Kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Jambi AKBP Reza Khomeini mengatakan, aktivitas ilegal drilling ini telah merambah ke Taman Hutan Raya (Tahura).

”Sesuai data yang kita lihat, sudah merambah ke kawasan Tahura, jadi kami datang kembali kesini untuk melakukan penertiban,” ujarnya.

Reza berharap, setelah dilakukan penutupan sumur minyak ilegal ini, semua pihak diharapkan dapat mengontrol agar tidak ada lagi aktivitas tambang minyak ilegal di Jambi.

“Tentunya butuh keseriusan semua pihak, kedepannya diharapkan adanya satgas gabungan untuk mengontrol aktivitas Ilegal ini agar tidak terulang kembali,” ujar Akpol 2006 ini. (Red)




Cabang Kejaksaan Negeri Batang Hari Terima Kunjungan Kerja Kejati Jambi

Batang Hari, Jambi – Kepala Cabang kejaksaan Negeri Batang Hari Di muara tembesi M. Luber Liantama SH. MH, Sambut kunjungan kerja Asisten Pengawas Kejati Jambi, Senin (06/05/2024).

Dalam rangka inspeksi Umum dilaksanakan pemeriksaan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) dan Program Kerja Pemeriksaan (PKP) Tahun 2024 melalui pemantauan dan pemeriksaan sesuai target program kerja dan hasil kinerja dalam tahun berjalan Secara umum.

Yang diharapkan dari penyelenggaraan Inspeksi Umum adalah untuk mendukung tercapainya seluruh tugas & fungsi Kejaksaan RI berjalan sesuai aturan.

Bidang pengawasan berperan aktif dalam memberikan saran dan tindakan perbaikan dan berkontribusi dalam memotivasi, mengarahkan dan menegakkan seluruh aturan organisasi serta memastikan tidak adanya pelanggaran dalam setiap pelaksanaan tugas sebagaimana telah diatur melalui Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia. 

Selama inspeksi, Tim dari (Asisten pengawas) mengapresiasi kinerja para Jaksa maupun personil khususnya di cabjari tembesi, mengenai penerapan Penegakan hukum maupun administrasi dan mengedepankan humanisme serta berjalan sesuai mekanisme dan SOP. (Red)




PT NGKS Diduga Mafia Tanah Kebal Hukum

Batang Hari, Jambi – Joni pemilik PT Niaga Guna Kencana Sawit (NGKS) yang berada di Kecamatan Pemayung Kabupaten Batang Hari tidak tersentuh hukum, Sabtu (04/05/2024).

PT NGKS yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit diduga tidak mengantongi Izin Usaha Perkebunan untuk Budidaya (IUP-B). Tidak hanya itu, lokasi tanah perkebunan NGKS diduga berada pada kawasan Minapolitan.

Terpantau, kelapa sawit PT NGKS sudah ditanami sekitar berumur 3-4 tahun dan sekelilingnya sudah dibuat parit gajah, diperkirakan dengan luas ratusan hektar.

Salah satu pihak DPMTSP mengatakan, izin perusahaan tersebut sedang dalam proses. Pihak Dinas Perkebunan juga mengaku tidak terdata sebagai perusahaan di bidang perkebunan.

Sempat heboh beberapa tahun yang lalu di salah satu media online yang memberitakan bahwa Bupati kabupaten Batang Hari masih diam, ada apa di balik ijin PT NGKS.

Dikutip dari media cmczone.com, Kepala Dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batanghari, Rijaludin. SE,MM. ditanya terkait izin PT.Niaga Guna Kencana Sawit(NGKS) menjelaskan.

“Izin nya belum bisa kita terbitkan karna bertentangan dengan aturan RT RW dalam garis besarnya belum ada izin,” ucap Rijaludin, Kamis (24/06/2021).

“PT NGKS itu Beroperasinya, sudah lama sekali sebelum 2013 karna sebelum itu 2013 pemberlakuan perda tentang RT RW minapolitan itu, karna saya orang baru juga di 2017 kalau kita lihat dari sejarah aset dia belum berbadan hukum untuk orang perorangan,” jelasnya.

Saat ditanya lagi terkait izin PT Niaga Guna Kencana Sawit (NGKS) sekarang, itu ada tim terpadu tapi kayak nya sudah berapa kali mengadakan rapat belum ada titik, jelas Kadis Rijaludin yang menjabat saat itu.

Hingga berita ini diterbitkan awak media belum mendapatkan keterangan dari pihak manajemen PT NGKS. (Red)




Dishub Batang Hari Belum Berikan Izin PT BJU Melintas di Jalan Pemda

Batang Hari, Jambi – PT Bara Jambi Utama (BJU) yang beroperasi Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang Kabupaten Batang Hari, Jambi akan segera dipanggil oleh Pemerintah Kabupaten Batang Hari terkait pemakaian jalan Kabupaten.

Sudah ditolak keras oleh masyarakat sekitar akan pelintasan truk muatan batubara lewati jalan Kabupaten, hal tersebut tidak menjadi penghambat oleh pihak perusahan, yang seakan perusahaan menghiraukan tolakan masyarakat.

Dikata salah satu masyarakat Desa Pompa Air kepada awak media yang enggan disebutkan namanya, bahwa memang untuk saat ini truk angkutan batubara tersebut melewati jalan Pertamina yang beredar di Desa Pompa tersebut.

“Jalan Pertamina bg, tapi menjelang ke jalan pertamina itu, tetap memakai jalan kabupaten sekitar 3 kiloan,”ujarnya

Sementara itu, Kepala bidang Penataan Lalu Lintas dan Terminal Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Hari, Ricky Cahyono Dwi Prasojo saat dikonfirmasi awak media melalui WhatsApp menyebutkan bahwa pihaknya belum ada mengeluarkan surat rekomendasi terkait izin pemakaian jalan Kabupaten tersebut.

“Terkait izin, kami belum mengeluarkan rekomendasi,” kata Kabid Lalin, Jum’at (03/05/2024).

Kabid Lalin masih menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera memanggil pihak perusahaan tambang untuk meminta klarifikasi terkait pemakaian jalan Kabupaten itu.

“Nanti segera kami akan panggil pihak perusahaan,” ujarnya .

Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum dapat untuk konfirmasi dan klarifikasi yang jelas dari pihak tambang terkait pemakaian jalan Kabupaten tersebut. (Red)




Wakil Bupati Bersama Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Lingkungan dan Menanam Bibit Kelapa

Batang Hari, Jambi – Wakil Bupati Batang Hari H. Bakhtiar menghadiri Kegiatan Gotong Royong Bersama Masyarakat tahun 2024 di Desa Terusan Kecamatan Maro Sebo Ilir. Jum’at (03/05/2024).

Terlihat orang nomor dua di Kabupaten Batang Hari itu tidak segan-segan untuk ikut serta membersihkan lingkungan. Makna dari Gotong Royong itu sendiri ialah mengerjakan sesuatu bersama-sama, dalam hal ini terkandung nilai kebersamaan, solidaritas dan tolong-menolong.

“Mengingat dalam musim penghujan, membersihkan lingkungan merupakan sebuah momen tepat mencegah dampak akibat yang lebih buruk. Seperti dari bidang kesehatan dan bidang lingkungan,” Ujar Wabup.

Bakhtiar berpesan agar dapat merawat fasilitas yang telah di bangun seperti RTH Mangga Dua.

“Ruang terbuka hijau ini merupakan fasiltas bersama untuk Masyarakat dan juga kita jaga dan pelihara bersama- sama,” imbuhnya.

Tidak hanya membersihkan, Wabup bersama masyarakat melakukan penanaman bibit pohon kelapa di tepi Sungai Batanghari, mengurangi dampak abrasi air sungai di waktu akan datang.

Pada kesempatan yang sama tim kesehatan Puskesmas Terusan mengadakan layanan gratis pengecekan kesehatan untuk masyarakat luas dan memberikan tindakan preventif sementara.

Kegiatan tersebut dihadiri OPD beserta segenap jajaran, Camat Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kepala Desa Terusan, Lurah Terusan, Tim Kesehatan Puskesmas Terusan dan masyarakat. (Red)




Mutiara Hitam Tetap Akan Melintas Jalan Pemda Meski Masyarakat Menolak

Batang Hari, Jambi – Tambang batubara PT Bara Jambi Utama (BJU) seakan hiraukan penolakan masyarakat terkait pelintasan truk muatan batubara melewati jalan Kabupaten.

Hal tersebut dikatakan salah satu masyarakat Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang Kabupaten Batang Hari Jambi Kepada awak media.

“Sore ini BB lah mulai Hauling ..BB pompa lewat dusun 1 pompa air,

Waspada kalo lewat pal 11 Desa Singkawang,” kata salah satu masyarakat kepada awak media yang enggan disebutkan namanya pada, Senin (22/4/24) lalu.

Ia masih menjelaskan bahwa, untuk saat ini truk muatan batubara itu melewati jalan Kabupaten, tepatnya jalan dusun satu Desa Pompa Air

“Sementara ini lewat dusun 1 pompa,” ujarnya

Sementara itu, salah satu tokoh pemuda Pal 11 Desa Singkawang mengatakan akan terus memantau truk bermuatan batubara tersebut melewati jalan Kabupaten tepat jalan Desa Kilangan-Pompa Air.

“Kami akan selalu pantau mobil muatan batubara itu, kalau nekat melewati jalan Kabupaten ini (Red-Kilangan-pompa) akan kami pakso suruh putar balik, sekali tidak biso, tetap tidak biso, tidak ado kata toleransi,” tegasnya

Ia juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten agar menindaklanjuti permasalahan ini, karena akan banyak merugikan masyarakat.

“Pemerintahan Kabupaten jalan diam saja, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Apa mau lihat bentrok dulu antara masyarakat dan para sopir truk muatan batubara itu baru mau turun tangan,” ungkapnya

Dikatakannya lagi, jalan dusun satu pompa air itu kondisinya hancur dan licin untuk dilewati kalau kondisi hujan seperti ini, besar kemungkinan truk tersebut akan melewati jalan Kilangan-Pompa ini

“Jalan disano licin, apo lagi kondisi sudah hujan, besak kemungkinan truk batubara itu akan melewati jalan ini, kami tetap kompak untuk menyetop dan suruh putar palak kalau melewati jalan sini,” tegaskannya lagi

Diketahui, untuk saat ini kendaraan dan sopir batubara tersebut adalah mayoritas penduduk sekitar, hal ini akan rentan terjadinya bentrok sesama. (Red)




Dua Kali Tak Hadiri RDP, DPRD Batanghari: Kemana Kadis PMD

BATANGHARI – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Batanghari, Sirojuddin menyayangkan sikap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Batanghari yang sudah dua kali tak hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP)/ hearing.

Dikutip dari Bulian.id, Sirojuddin mengatakan sebelumnya DPRD bersama Dinas PMD Batanghari juga pernah melaksanakan hearing, namun sangat disayangkan Taufik selaku Kadis tidak hadir.

“Kemana Kadis PMD, hearing sebelumnya dia tidak hadir, hari ini dia juga tidak hadir,” sebut Sirojuddin kepada anak buah Taufik, Selasa (03/05/2024).

Lanjutnya, di RDP sebelumnya saat membahas masalah yang dialami perangkat Desa Sungai Lingkar, Taufik juga tidak hadir.

“Tadi alasannya hadir ke pelantikan BPD di salah satu desa. Kemarin itu entah apa alasannya. Dia sebagai pemangku kebijakan harus ada di sini, agar pembahasan ini tidak terputus,” sambungnya.

Sirojuddin menyebutkan, digelarnya RDP hari ini tak lain membahas LKPD Pemkab pada Dinas PMD tahun anggaran 2023. Dan apa saja yang harus dievaluasi, agar dapat disesuaikan dengan program yang akan dijalankan di tahun 2024 ini.

“Dalam RDP LKPD tahun 2023, kita juga ingin melakukan evaluasi laporan keuangan dinas PMD, berkenaan dengan program, serapan anggaran, dan apa yang bakal dibenahi di tahun ini,” kata pria asal Mersam ini.

Padahal kata dia, Bupati Batanghari pernah berpesan kepada pejabat Eselon II Batanghari agar menghargai dan bersinergi dengan DPRD Batanghari demi tewujudnya Batanghari Tangguh.

“Tapi kita mengundang untuk RDP saja tidak hadir. Ini sama saja dengan tidak mengindahkan instruksi atasannya sendiri. Kalau tidak siap dengan posisi jabatan Kadis, sebaiknya mengajukan mundur jabatan saja,” pungkasnya. (Red)




Masyarakat Vs PT PMB

Batang Hari, Jambi – Beredar vidio amatir cekcok (adu mulut) antara masyarakat setempat dengan pihak perusahaan perkebunan PT Putra Muda Brothers (PMB) wilayah Kecamatan Maro Sebo Ulu. Diduga akibat dari penangkapan tiga pemuda Desa tersebut oleh pihak perusahaan, Kamis (02/05/2024).

Dalam vidio berdurasi 3,18 menit yang direkam oleh salah satu warga setempat menyebutkan bahwa salah satu pria bercelana loreng bukanlah TNI melainkan Tentaranya perusahaan (PMB).

Terlihat, pria bercelana loreng tersebut mengatakan, “Kalau kamu benar-benar jangan kayak gitu, mana dia siapa yang tertangkap tadi,” ucapnya.

“PMB meresahkan, masyarakat mengambil berondol 100-200 dilanjutkan kasusnya ke polisi,” ucap warga.

“Ini jalan masyarakat bukan punya perusahaan, besok kami tutup jalan ini,” tambah warga.

Tidak hanya menyoroti ke salah satu pria, perekam vidio tersebut juga menyorot ke mobil dinas TNI sambil mengatakan, ini lah Tentara pagarnya PMB bukan pagar Negara.

Beberapa masyarakat merasa kesal, lantaran setiap orang yang mengambil berondol sawit langsung ditangkap dan diproses ke Polisi setempat.

Menurut masyarakat, perusahaan bisa memproses pelaku dengan pihak setempat melalui perjanjian, baru proses ke ranah hukum.

Tidak hanya itu juga, masyarakat juga kesal lantaran perusahaan masih melewati jalan Pemda sebagai akses membawa tandan buah segar (TBS) Kelapa Sawit menuju Pabrik.

Sementara itu, Humas PT PMB Purba saat dikonfirmasi media ini tidak memberikan komentar yang banyak.

“Atas kejadian kemarin seperti bapak tulis itu sudah kami lapor di Polsek, supaya saya tidak salah info, bisa dikonfirmasi ke Polsek Maro Sebo Ulu,” ujarnya.

“Terkait tentara mohon dikonfirmasi ke instansi terkait dan masalah jalan Pemda juga bisa dikonfirmasi ke instansi Pemda,” singkat Purba.

Dikutip dari media globalhukumIndonesia.com , Kades Sungai Lingkar Kitmer mengatakan bahwa tidak jelas. Pasalnya sampai saat ini belum ada yang memberi tahu kejadianya.

“Kalau maling di mana tempat tetap salah,tapi kalau main tangkap dan dijebloskan ke penjara harus sesuai dengan banyak yang dicuri dan saya selaku kades tidak membenarkan, yang namanya maling tetap salah,” tutur Kitmer.

“Namun Sampai kini pihak PT. PMB, belum pernah konsultasi/komunikasi dengan kami pihak Desa tentang masalah pencurian brondol tersebut. Tapi kalau mereka benar melakukan sesuai dengan kesalahan, kami pihak Desa tidak melakukan apa-apa, mereka yang tertangkap harus menjalankan hukuman sesuai dengan kesalahannya,” kata Kades. (Red)




Wabup Batang Hari Yakin Dapat Menangkal Paham Intoleransi dan Radikalisme

Batang Hari, Jambi – Wakil Bupati Batang Hari, H. Bakhtiar menghadiri acara Lepas Bai’at dan Ikrar Setia NKRI Jaringan Jama’ah Ansharu Syariah dan Eks Napiter Wilayah Jambi, yang dilaksanakan di ruang pola besar kantor Bupati Batang Hari, Selasa (30/04/2024).

Wabup Bakhtiar membacakan sambutan Bupati Batang Hari, menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya dan penghargaan bagi kepada seluruh peserta yang akan mengucapkan ikrar atas upaya bersama dalam meningkatkan kesetiaan terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di wilayah Kabupaten Batanghari untuk menjaga melestarikan dan membangun keutuhan bangsa dan negara. 

Saya menyampaikan aspirasi dan terima kasih secara khusus kepada bapak Direktur identifikasi sosial Densus 88 Mabes Polri serta Bapak Gubernur, bapak Kapolda Jambi dan bapak-bapak yang telah berkenan hadir memberikan support luar biasa terhadap kegiatan ini, lanjut Wabup.

“Saya berharap yang melaksanakan ikrar setia pada hari ini membantu aktif menjaga lingkungan sekitar dalam upaya menangkal paham intolerasi dan radikalisme. Saya yakin dan percaya berkat sinergitas yang baik antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Batang Hari, dapat menangkal paham intoleransi dan radikalisme di bumi Serentak Bak Regam yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Direktur Indentifikasi Sosial Densus 88 Mabes Polri, Brigjen Arif Makhfudiharto dalam sambutannya juga mengungkapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Batang Hari yang telah mempersipkan acara ini dan tentunya kami sangat apresiasi sekali atas support dan perhatian Bapak Gubernur Jambi dan Bapak Kapolda Jambi yang tentunya mensupport densus 88. 

“Dan juga kita sampai saat ini selalu mengharapkan bantuan dari bapak-bapak dan sehingga secara geografis kali ini bisa semakin mencintai Negara Republik Indonesia dan bisa konstitusi secara positif untuk kemajuan Provinsi Jambi,” sambungnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah tak lain dari strategi Densus 88 yang lebih mengedepankan pada pendekatan soft power dengan bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengelola situasi tentunya secara dinamis dilakukan analisa dan evaluasi terhadap pendekatan soft power ini dengan pendekatan kebenaran lain.

Kami harapkan kegiatan ini bukan hanya sekedar seremonial belaka namun bisa digunakan ketika kedepannya,” tutupnya.

Sementara Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono mengatakan Kegiatan lepas bai’at dan ikrar setia kepada NKRI karena apa? Karena setia kepada NKRI ini merupakan jawaban dari kondisi bangsa sekarang ini, karena kondisi Global tidak baik-baik saja sehingga kita sebagai seluruh anak bangsa punya kewajiban bagaimana kita bersama-sama menghadapi masalah globalisasi dan juga tentunya permasalahan-permasalahan nasional masalah pangan dan sebagainya, ini membutuhkan pemikiran kita bersama, tenaga kita bersama.

Dilanjutkannya, Bagaimana kita bisa menjawab dari pada tantangan-tantangan itu sendiri dan ternyata tantangan itu tidak bisa kita jawab kelompok tetapi harus dijawab oleh seluruh anak bangsa yang mengaku sebagai bagian dari pada bangsa dan negeri yang sama-sama kita cintai itu harus bisa jawab dan tentunya kegiatan pada pagi hari ini merupakan jawaban kita sebagai anak bangsa.

Mudah-mudahan sekali lagi apa yang bisa kita lakukan pada pagi hari ini menjadi modal bagi kita semua bagaimana kita terus bisa membangun terus kita bisa membangkitkan gairah berkehidupan masyarakat yang damai khususnya yang ada di Provinsi Jambi, ujar Kapolda.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan mendapat ridho dari Allah SWT dan diberikan kekuatan dan kemudahan untuk terus bisa untuk negeri dan bangsa yang sama-sama kita cintai,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubenur Jambi, Kepala Jambi, Direktur Identifikasi Sosial Densus 88, Analis Kebijakan Utama Bidang Penindakan Densus 88, Sekda Provinsi Jambi, Sekda Kabupaten Batang Hari, Para Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Batang Hari (Forkompinda) dan tamu undangan lainnya. (Red)