Kadis Kominfo Batang Hari Imbau Waspadai Akun Bodong Facebook Bupati

Batang Hari, Jambi – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Batang Hari mengimbau masyarakat agar jangan tertipu dengan akun Facebook bodong yang mengatas namakan Bupati, Muhammad Fadhil Arief, Selasa (23/08/2023).

Melalui Facebooknya, Kadis Kominfo, Amir Hamzah, mengunggah gambar sebuah pesan singkat akun tersebut kepada salah satu pengguna Facebook lainnya.

“Assalamualaikum, maaf ini mengganggu waktunya sebentar pak mau tanyakan kalau ada info pembangunan masjid/mushola atau TPQ dan Pesantren ini ada amanah dari keluarga saya ini saya suruh carikan pembangunan masjid yang sedang butuhkan biaya, ini saya dari mewakili keluarga ingin bersodaqoh,” tulis narasi dalam foto.

Mengenai hal itu, Amir Hamzah menyatakan, akun Facebook tersebut tidak benar. Menurut dia, itu adalah bentuk penipuan dengan mencatut nama Bupati dan foto-fotonya.

“Ini saya pastikan adalah hoax, atau tidak benar. Ini adalah penipuan yang mengatasnamakan Bupati, dan tidak ada akun Bupati melakukan langkah-langkah seperti itu,” kata Amir.

Amir juga mengaku unggahan seperti ini sudah kedua kalinya terjadi. Bupati memiliki akun media sosial pribadi, dan dia memastikan bahwa akun yang meminta bantuan itu adalah akun penipuan.

Amir menyebutkan sudah melaporkan akun itu lantaran telah melakukan aksi penipuan dengan mencatut nama dan foto Bupati.

“Kami harap masyarakat jangan mudah percaya. Dan alhamdulillah sejauh ini belum ada korban lantaran sudah kita sikapi dan sebar luaskan jika itu adalah penipuan,” terang Amir. (Red)

 




Bupati Batang Hari Koordinasi dengan Kemendikbudristek untuk Meningkatkan Komunitas Belajar

Batang Hari, Jambi – Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief berkoordinasi bersama Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek di Jakarta, Rabu (22/8/2023).

Fadhil didampingi kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Batang Hari bertemu Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd selaku Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan di Kemendikbudristek dalam rangka Koordinasi penguatan IKM dalam proses peningkatan mutu untuk menggerakkan komunitas belajar di sekolah sekaligus menyusun rencana bimbingan teknis (bimtek)untuk mengikuti PPG Bagi guru yang belum sertifikasi.

“Komunitas belajar adalah support system, kita harus fokus kepada 3 ide besar Komunitas Belajar, yaitu fokus pada pembelajaran, membudayakan kolaborasi dan tanggung jawab kolektif, dan berorientasi pada hasil, yang pada hal ini adalah pembelajaran murid.”, ujar MFA.

Masih banyak guru yang belum bersertifikasi di kabupaten batang hari hal ini melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) di daerah ini masih belum signifikan.

“ kita menyusun rencana bimtek untuk guru-guru yang belum sertifikasi untuk mengikuti PPG dikarenakan masih banyak guru kita yang belum bersertifikasi” ujarnya. (*)

 




Diduga Tidak Memiliki Izin, PT LIS Sudah Beroperasi, Kok Bisa

Batang Hari, Jambi – Diduga Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Linda Industri Sawit (PT LIS) di Desa Pelayangan Kecamatan Muara Tembesi, belum memiliki izin dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batang Hari, Jumat (18/08/2023).

Informasi yang didapat, pabrik tersebut sudah beroperasi selama kurang lebih tiga bulan dan sudah menghasilkan bahan olahan untuk dijual.

Kepala Bidang Perizinan Dinas PMPTSP, Novery membenarkan bahwa perusahaan tersebut belum mengantongi izin.

“Benar perusahaan tersebut belum ada mengajukan izin. Mengenai penindakan itu bukan domain kami, melainkan hak dari Satuan Pol PP Batang Hari,” ucapnya.

Terpisah, Zamzami, S.H., Ketua Iwo Indonesia mengatakan, setiap perusahaan itu wajib memiliki izin dari Pemerintah Kabupaten melalui pelayanan penanaman modal.

“Karena, jika tidak mengantongi izin dapat merugikan semua pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Batang Hari terutama dalam PAD,” tegasnya.

Ia menambahkan, “Lingkungan setempat juga bisa tercemar, termasuk juga polusi udaranya.”

Dengan kejadian itu, Zamzami menegaskan, akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengecek ke lapangan.

“Kita minta pihak terkait untuk turun ke lapangan, guna mengecek kebenarannya. Apakah ada indikasi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, pihak perusahaan saat dikonfirmasi melalui salah satu karyawannya belum memberikan jawaban. (Red)




Bulan Promosi Daerah, Wabup Batang Hari Perkenalkan Bumi Serentak Bak Regam ke Dubes Negara Sahabat

Batang Hari, Jambi – Wakil Bupati Batang Hari H. Bakhtiar, S.P., memperkenalkan sekaligus mempromosikan daerahnya Bumi Serentak Bak Regam kepada beberapa Duta Besar (Dubes) Negara Sahabat bertempat di Anjungan Jambi Taman Mini Indonesia Indah, Sabtu (19/08/2023).

Kegiatan ini merupakan bulan Promosi daerah dan Provinsi Jambi menampilkan Pergelaran seni budaya, serta pameran yang ikuti Dekranasda Kabupaten Batang Hari.

Turut hadir Wakil Gubernur Jambi, Manajemen Taman Mini Indonesia Indah, Kepala Badan Penghubung Provinsi Jambi di Jakarta, Anggota DPD dan DPR RI dapil Jambi, Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, para Pejabat Daerah Kabupaten Kota dalam Provinsi Jambi, Warga Batang Hari yang berdomisili di Jakarta, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bakhtiar menyampaikan beberapa peluang investasi dan keunggulan daerah serta UMKM dan produk andalan yang telah mendapatkan HAKI, selain itu sektor peluang investasi.

“Peluang investasi pada pengembangan sektor perkebunan, pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, pertambangan dan energi, properti serta pengembangan sektor pariwisata,” tuturnya.

Kabupaten Batang Hari merupakan salah satu Kabupaten tertua di Provinsi Jambi dengan Luas wilayah 581.83 KM2 dengan jumlah penduduk 301.700 jiwa.

“Potensi besar SDA yang dimiliki Kabupaten Batang Hari tersebut belum terkelola secara optimal, mengingat adanya keterbatasan pemerintah daerah dan masyarakat, dalam hal sumber daya manusia, modal, ilmu pengetahuan dan teknologi,” tambah Bakhtiar.

“Melalui kesempatan yang mulia ini perkenankan kami untuk mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk datang berinvestasi ke daerah kami yang berjuluk ‘Serentak Bak Regam’.”

Bakhtiar menuturkan, akan siap menyambut kedatangan investor dalam berbagai bidang, terutama dalam hal program hilir isasi komoditas utama yang ada, seperti komoditas kelapa sawit, batu bara, hasil perikanan, hasil peternakan dan hasil kehutanan.

Acara dilanjutkan dengan penampilan tari kreasi dan lagu-lagu yang dibawakan oleh Tim Kesenian Daerah Kabupaten Batang Hari di bawah binaan Zulva Fadhil sambil menikmati hidangan kue khas ‘cupak Kapung’ dan makanan khas ‘pecal pati’. (*)




Tim Kesenian Batang Hari Berhasil Tampil Memukau pada Bulan Promosi Daerah Duta Besar Nagara Sahabat

Batang Hari, Jambi – Indonesia merupakan negara yang kaya akan keragaman budaya. Ada jutaan budaya tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia, salah satunya adalah tari tradisional yang menjunjung ciri khas dari suatu daerah tertentu, salah satunya Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi, Sabtu (19/08/2023).

Pada pergelaran seni dan budaya yang diadakan badan penghubung Provinsi Jambi di Anjungan Jambi Taman Mini Indonesia Indah, dimana Tim Kesenian Daerah Kabupaten Batang Hari di bawah binaan Zulva Fadhil berhasil memukau para Duta Besar Negara Sahabat yang hadir di pekan promosi daerah tersebut.

Dengan diiringi alat musik tradisional dan lagu daerah, tim kesenian daerah batang hari menampilkan dua tari tradisional antara lain “beselang numbuk” dan “pesap”.

Beselang Numbuk merupakan suatu karya Seni Tari Tradisional dari Kabupaten Batang Hari, yang dimana Beselang berarti Bergotong Royong dan Numbuk berarti sebuah aktivitas memukul lesung dengan memakai alu. Tarian Beselang Numbuk menggambarkan rasa toleransi kehidupan muda-mudi dalam bersosialisasi, kerukunan hidup dan bergotong royong di suatu desa.

Adapun, penggarapan karya Tari Beselang Numbuk mempresentasikan beberapa skema seperti berdialog, bersenandung dan memainkan ritme alu menjadikannya sebagai imitasi untuk kekhasan yang mutlak yang disebut sebagai tradisi lesung.

Pesap merupakan sebuah karya Seni Tari Tradisional Kabupaten Batang Hari, dimana Pesap adalah alat penangkap ikan tradisional yang terbuat dari jaring dan bambu, biasanya digunakan oleh masyarakat tepian sungai di saat debit Sungai Batanghari menyusut.

Tarian Pesap ini menggambarkan kegiatan memesap dan bentuk interaksi dengan alam serta sosialisasi antar individu dalam kegiatan memesap, garapan tari ini digarap sebagai bentuk kepedulian terhadap tradisi memesap agar tetap terjaga.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Kabid IKP Diskominfo Batang Hari Rikki Jaya Pratama, S.STP bahwa selain dua tarian tadi yang memukau para duta besar negara sahabat.

Dilanjutkan, lantunan nyanyian lagu daerah juga turut ditampilkan oleh tim kesenian batang hari antara lain, lagu kaylana, senandung, mak inang Batang Hari, yang berhasil membuat suasana lebih semarak ditandai dengan para duta besar berjoget bersama mengikuti lantunan musik dan lagu tersebut. (*)

 

 




Malam Keakraban dan Penyerahan Hadiah Pemenang Lomba Kemerdekaan Kecamatan Muara Tembesi

Batang Hari, Jambi – Menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78, rangkaian kegiatan perlombaan telah digelar oleh panitia di Kecamatan Muara Tembesi. Penyerahan hadiah pemenang dilaksanakan pada malam harinya di lapangan bola Kelurahan Kampung Baru yang disebut malam keakraban, Kamis (17/08/2023).

Dalam sambutannya, Camat Muara Tembesi, Edi Purwanto, S.P., mengucapkan terima kasih kepada ketua umum panitia kegiatan hari kemerdekaan yakni Sekretaris Camat dan seluruh pihak yang ikut terlibat.

“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan sukses hingga malam hari ini. Tentunya semua kekurangan yang ada akan menjadi evaluasi bagi kami untuk ditingkatkan,” tuturnya.

Kalau ditanya mengenai puas atau tidaknya, Edi menuturkan, tentunya belum puas. Karena, masih ada hal-hal yang kita inginkan belum bisa terlaksana.

“Seperti lomba-lomba lainnya yang diinginkan masyarakat. Tentunya, perlombaan tahun ini lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Sedikit demi sedikit peningkatan akan kita lakukan,” imbuhnya.

Kegiatan dihadiri oleh, Kapolsek Muara Tembesi, jajaran pemerintah kecamatan, dan para peserta yang ikut lomba.

Hadiah berupa tropi dan uang tunai diberikan langsung oleh Camat, Ketua Panitia, dan Kapolsek Muara Tembesi.

Untuk diketahui, berikut jenis perlombaan yang terlaksana:

Lomba Maraton. Tingkat SD sederajat Putra dan Putri. Tingkat SLTP sederajat Putra dan Putri. Tingkat SLTA sederajat Putra dan Putri.

Lomba Gerak Jalan. Tingkat SD, SLTP, SLTA, Umum/ Ormas.

Lomba Mewarnai. Tingkat PAUD dan TK.

Lomba Mobil Hias dan Lomba Sepeda Hias. (Red)

 




Peringati Hari Lahir, Media Online Inspirasi Jambi Gelar Sunat Massal

Batang Hari, Jambi – Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke satu tahun, yang juga bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Media online Inspirasijambi.com menggelar sunatan massal secara gratis untuk puluhan anak-anak di wilayah kelurahan Sungai Rengas, Kecamatan Maro Sebo Ulu Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, Kamis (17/8/2023).

Pimpinan Redaksi inspirasijambi.com, Gunawan Edo Wardo mengucapkan, ribuan terima kasih kepada jajaran Redaksi dan para donatur yang sudah turut menyukseskan kegiatan sunat massal, terutama PT Jindi South Jambi dan UPTD Puskesmas Sungai Rengas.

“Semoga niat baik kita hari ini diberkahi oleh Allah SWT dan menjadi amal jariah,” singkat Edo. (Red)

 




Semarak Hari Kemerdekaan RI ke 78 di Kecamatan Muara Tembesi, Camat: Semoga Meningkatkan Jiwa Nasionalisme

Batang Hari, Jambi – Semarak Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 78. Antusias masyarakat Kecamatan Muara Tembesi sangat tinggi dalam memeriahkan pawai yang bertema pembangunan, Kamis (17/08/2023).

Meskipun kondisi lalu lintas padat, para pengguna jalan lainnya terlihat tetap sabar sambil melihat peserta pawai.

Terpantau di lapangan, semua elemen masyarakat mulai dari usia anak-anak hingga dewasa ikut serta iring-iringan pawai dari kantor Camat Muara Tembesi menuju tempat berkumpul di Lapangan Bola Kaki Kelurahan Kampung Baru.

Terlihat rombongan Pendidikan Anak Usia Dini (paud) bersama para gurunya menggunakan mobil hias. Berbagai macam hiasan dibuat untuk membawa para rombongan tersebut, ada yang menghias dengan bentuk kapal, ada juga yang berbentuk helikopter.

Di dalam mobil itu, terlihat anak-anak paud mengenakan pakaian adat daerah, pakaian abdi negara, dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu, anak-anak Sekolah Dasar, Menengah Pertama, dan Menengah atas juga ikut pawai dengan mengenakan berbagai macam kostum pakaian berjalan sampai ke tempat berkumpul.

Setiba di depan rumah dinas Camat, masyarakat yang tergabung dalam kesenian seperti kuda lumping memperlihatkan tariannya. Begitu juga rombongan Pencak Silat Setia Hati Terate (PSHT), memperagakan aksi bela diri.

Setelah para rombongan pawai selesai, Camat Muara Tembesi, Edi Purwanto, S.P., mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang semangat meramaikan pawai HUT RI.

“Terima kasih kepada para peserta pawai yang telah sudi berpanas-panas, demi pawai kemerdekaan ke 78 ini. Semoga semangat yang tertanam hari ini dapat meningkatkan jiwa nasionalisme kita semua,” ucapnya. (Red)




Tercium Aroma Menghalang-halangi, Kadis dan Oknum Kabid Disnakerin Batang Hari akan di Polisikan

Batang Hari, Jambi – Kisruh mengenai serikat buruh Pengurus Komisariat (PK) Federasi Hukatan, hingga saat ini belum menemukan titik terang. Meskipun, telah dilakukan upaya secara kekeluargaan oleh Kasat Reskrim Polres Batang Hari, Kamis (17/08/2023).

Upaya menghalang-halangi semakin jelas terlihat dari pihak Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Batang Hari.

Pertama, pihak Dinaskerin tidak memahami bahwa surat pernyataan yang dibuat oleh Usin dan Mahmud di atas materai. Dengan pernyataan bahwa tidak pernah menjadi anggota serikat SPTN dan juga tidak pernah dicatatkan di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang Hari.

Melalui surat itu, memiliki hukum yang tetap dan dapat menjadi pertanggungjawaban oleh yang bersangkutan.

Namun, pihak Disnakerin masih saja meminta Usin dan Mahmud untuk membuat surat pemutusan kerja sama.

Yang lebih mengherankan lagi, Usin dan Mahmud tidak merasa pernah mengajukan pencatatan melalui SPTN. Mereka juga bisa melihat surat pengajuan pencatatan melalui SPTN yang ada di Disnakerin.

Saat mediasi di ruang kerja Kasat Reskrim Polres Batang Hari, Disnakerin mengaku bahwa mereka sudah tercatat dalam naungan SPTN.

Sementara, SPTN tidak pernah hadir dalam setiap permasalahan yang dihadapi oleh Usin dan Mahmud.

Hal itu diungkapkan oleh Usin dan Mahmud kepada media ini. Dengan kronologis tersebut, mereka berdua merasa dihalang-halangi untuk berserikat.

“Kami merasa dihalang-halangi, dugaan kami sudah termasuk dalam pasal 43 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang serikat pekerja atau buruh,” imbuhnya.

Ia menambahkan, “Dalam pasal tersebut berbunyi, Barang siapa yang menghalang-halangi atau memaksa pekerja/buruh Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28, dikenakan sanksi pidana Penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun Dan/atau denda paling sedikit Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) Dan paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).”

“Tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) merupakan tindak Pidana kejahatan,” tegasnya.

Mereka menilai, ini upaya untuk menjegal kami bekerja sama dengan Perusahaan yang selama ini sudah terjalin.

“Sesuai dengan mediasi di Polres lalu bahwa, perusahaan akan melakukan kerja sama kepada serikat yang ditunjuk oleh Disnakerin. Namun, serikat kami dijegal sehingga tidak kunjung dicatat.”

“Kalaulah memang kami tercatat sebagai SPTN, kenapa Disnakerin diam tidak memberitahu. Ini lucu, dan tidak masuk akal,” ucapnya dengan heran. (Red)




Ketua LSM KOMPIHTAL Tantang Inspektorat Batang Hari Terbuka ke Publik

Batang Hari, Jambi – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kompihtal, Usman Yusup menantang Inspektorat Kabupaten Batang Hari terbuka kepada publik terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jambi, Rabu (16/08/2023).

Hal itu disampaikan olehnya karena mengingat sekarang sudah masuk tahun politik September 2024 masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati akan berakhir.

“Agar tidak menjadi bahan Black Campaign (kampanye hitam) bagi lawan politik. Saya minta kepada Inspektorat daerah kabupaten Batang hari agar membuka ke publik soal temuan BPK sejak tahun 2021 termasuk soal aset,” tutur Usman.

Kampanye hitam yang ia maksud adalah menuduh pasangan calon atau kelompok lawan politik dengan tuduhan palsu atau belum terbukti, atau melalui hal-hal yang tidak relevan terkait kapasitasnya sebagai pemimpin.

“Karena itu bisa saja dilakukan lawan politik karena belum bisa dibuktikan kebenarannya,” tambahnya.

Menurut Usman, sudah bukan lagi rahasia umum, pada tahun 2021 rekomendasi BPK kepada Inspektorat Kabupaten Batang hari terdapat beberapa temuan soal aset daerah yang di kuasai oleh individu atau perorangan.

“Dalam rekomendasi tersebut jelas ditegaskan agar temuan tersebut dikembalikan dalam jangka waktu 60 hari kerja. salah satunya adalah tanah milik pemerintah daerah (milik negara) bertempat di kelurahan teratai,” jelasnya.

Yang mana objek tanah tersebut, telah di bangun sebuah bangunan megah sejak tahun 2019 yang sering disebut gedung putih milik bupati batang hari yang terpilih pada masa itu.

“Dulu, saat Pilkada 2019 polemik gedung putih cukup menjadi sorotan publik apa lagi pada lawan politik. Bahkan, masalah ini sudah sampai ke ranah hukum,” kata pria yang sering di sebut Usman reformasi.

Namun, sampai sekarang masyarakat masih mempertanyakan status gedung putih itu.

“Kalau polemik ini tidak diselesaikan dan tidak dibuka ke publik saya yakin masalah ini akan kembali menjadi jualan lawan politik 2024 nanti,” imbuhnya. (Red)