Diduga Jembatan Gantung Menuju Desa Pulau Proyek Gagal

Batang Hari, Jambi – Diduga pembangunan jembatan gantung dari Desa Sukaramai menuju Desa Pulau Kecamatan Muara Tembesi menjadi proyek yang gagal, hingga hampir pertengahan tahun 2025 belum ada progres kelanjutan pembangunannya, Senin (19/05/2025).

Pembangunan tersebut merupakan fokir dari salah satu anggota DPRD Provinsi Jambi dapil Batang Hari – Muaro Jambi Akmaludin fraksi PDIP.

Berdasarkan data LPSE Provinsi Jambi, pembangunan jembatan gantung tersebut dari satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan kode lelang 9703070 dengan pagu anggaran Rp. 6.300.000.000,00 dari anggaran APBD 2023 tanggal 31 Mei/07 Juli 2023.

Dikutip dari pemberitaan media online, Akmaludin menyampaikan bahwa ini tidak terlepas dari perjuangan masyarakat sehingga akses jalan tersebut telah dianggarkan dan siap direalisasikan pembangunannya pada 2023.

“Jembatan ini memang impian masyarakat Desa Pulau sejak lama dalam rangka mendukung perekonomian masyarakat untuk membawa hasil Perkebunan dan Perikanan ke Pusat ibu kota kecamatan,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan oleh Akmaludin bahwa dukungan dari masyarakat juga turut memperlancar pengajuan Jembatan Gantung ini dan untuk lokasi tanah sudah dihibahkan oleh Masyarakat Desa Pulau dan Desa Sukaramai.

Sementara, pantauan di lapangan jalan untuk jembatan gantung itu baru dibuat di lokasi Sukaramai saja, tetapi untuk di desa Pulau belum ada sama sekali.

“Jalan penghubung desa Pulau belum dibuat sama sekali. Kalau pun dibuat dengan tinggi yang sama dengan jalan yang ada di Sukaramai, tetap bakal terendam banjir. Karena hampir setiap tahun ketika musim hujan yang tinggi banjir menutupi jalan yang di Desa Sukaramai,” ucap salah satu warga.

Terkait dugaan proyek mangkrak, Akmaludin saat dikonfirmasi mengatakan, proyek jembatan gantung itu dibatalkan karena ada refocusing anggaran pada tahun 2023.

“Kalau proses pembangunan jalan itu satu paket dengan jalan desa pulau. Tidak paham saya berapa jumlah anggarannya,” tuturnya.

Mengenai nasib jembatan itu, menurut Akmaludin Masih menunggu anggaran karena sekarang kondisi APBD difisit jadi belum bisa dianggarkan, kalau anggaran baik nanti baru dilanjutkan.

“Menunggu anggaran tidak difisit lagi,” singkatnya. (Red)




Diduga Tongkang Batu Bara Melanggar Kesepakatan

Batang Hari, Jambi – Sempat viral aksi masyarakat Desa Sukaramai yang melakukan aksi penahanan terhadap aktivitas angkutan Batu Bara jalur sungai Batang Tembesi. Meski pun masalah itu selesai namun masih ada saja tongkang Batu Bara yang menambat di wilayah Desa Sukaramai, diduga melanggar kesepakatan, Kamis (15/05/2025).

Di lokasi tepi sungai wilayah Desa Sukaramai terpantau tongkang Batu Bara berseri XXI TB Makmur Selatan 88.

Kapten Kapal mengaku bersandar dari jam 17.00 sore karena tidak boleh melintas di bawah jembatan.

“Karena di Ilir lagi penuh jadi kami parkir di sini lah, saya juga orang sini. Kapal juga lagi rusak,” ungkap Kapten.

Kapten kapal mengaku atas inisiatif sendiri bersandar di Desa Sukaramai.

Di tempat yang sama, salah satu pemuda Desa Sukaramai Topan menganggap, pengusaha Batu Bara yang beraktivitas di jalur sungai mengangkangi kesepakatan yang sudah ada.

“Kemarin sudah berdamai dan ada poin-poin kesepakatan. Salah satunya setelah kejadian ini tongkang-tongkang Batu Bara tidak boleh bersandar sebelum ada kesepakatan,” ujarnya.

Warga mengajukan kerjasama dengan pihak angkutan yang dikoordinasikan kepala dinas perhubungan Batang Hari.

“Jadi hari ini belum ada kesepakatan kerjasama dari PPTB selaku pengusaha Batu Bara dan juga dari Dishub Batang hari. Jadi, jangan lagi bertambat di wilayah Desa Sukaramai,” ungkapnya.

Jangan sampai ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menikmati hasil dari tongkang yang menambat di wilayah Desa Sukaramai.

“Kalau memang kapal itu rusak tidak mungkin dari bawah bisa naik lagi ke atas. Jelas-jelas dia nyebut karena di bawah sudah banyak yang bertambat,” tuturnya.

“Jadi orang-orang yang seperti ini lah yang memancing keributan,” tegas Topan.

Menanggapi hal itu, Kabid Angkutan Sungai Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Bambang saat dikonfirmasi mengatakan, sebentar saya cek ke PPTB ya hasil terakhir dengan warga apakah warga mengijinkan atau tidak.

“Ndo coba konfirmasi juga ke Dishub Batanghari soalnya koordinator pengawasan sama Dishub Batanghari,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Batang Hari dapat di konfirmasi.

Kesepakatan antara warga Desa Sukaramai dengan tongkang Batu Bara yang diwakili oleh PPTB diketahui oleh Camat, Kapolsek Muara Tembesi, Kades Desa Sukaramai, Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Intel, Kanit Tipidter, Kanit Ekonomi Polres Batang Hari, Kabid Laut Sungai Udara Dishub Provinsi Jambi beserta jajarannya. (Red)




Gerak Cepat Camat Muara Tembesi Selesaikan Keluhan Masyarakat Desa Sukaramai

Batang Hari, Jambi – Gerak cepat Camat Muara Tembesi memfasilitasi sengketa antara pengusaha angkutan Batu Bara dengan masyarakat Desa Sukaramai yang terdampak akibat tongkang yang bersandar di tanah milik mereka, Jumat (09/05/2025).

Lantaran hampir dua minggu permasalahan masyarakat Desa Sukaramai menuntut ganti rugi dengan pengusaha angkutan Batu Bara tidak kunjung selesai.

Di Aula Kantor Camat Muara Tembesi digelar pertemuan antara pengusaha angkutan Batu Bara yang diwakili oleh PPTB di dampingi Dishub Provinsi Jambi dan Batang Hari, dengan pemilik tanah.

Alhasil, pertemuan itu mengerucut hingga menemukan kesepakatan antara ke dua belah pihak dan tercatat dalam berita acara.

Edi Purwanto Camat Muara Tembesi mengatakan, dalam pertemuan itu ada 5 point yang menjadi pertimbangan dan persetujuan ke dua belah pihak diantaranya.

“Pihak PPTB, Owner kapal Jelita 03 dan Owner Kapal JM 50 bersedia menganti kerusakan yang diakibatkan oleh kapal-kapal yang bersandar di pinggir sungai kebun warga Desa Sukaramai. Masyarakat sepakat menerima sejumlah uang sebesar Rp. 150.000.000 atas pengganti kerusakan-kerusakan yang dimaksud,” ucapnya.

“Setelah kejadian ini kapal-kapal tongkang batubara tidak boleh bersandar sebelum ada kesepakatan.”

“Warga mengajukan kerjasama dengan pihak angkutan yang dikoordinasikan oleh kapal-kapal Dinas perhubungan Batanghari.

5. Setelah direalisasikan pembayaran kapal yang ditahan boleh dilepas,” tambahnya.

Kesepakatan tersebut diketahui juga oleh Kepala Desa Sukaramai, Jajaran Polres Batang Hari dan Polsek Tembesi. (Red)




Belum Ada Ketentuan Tambat Tongkang Batu Bara di DAS Potensi Timbulkan Masalah Baru

Batang Hari, Jambi – Berkaca dari polemik masyarakat di Desa Sukaramai yang dirugikan oleh angkutan Batu Bara jalur sungai, ternyata aturan yang mengikat mengenai prosedur pelayaran jalur sungai itu belum ada, Jumat (09/05/2025).

Meskipun permasalahan tersebut telah menemukan titik terang, namun dinilai berpotensi menimbulkan permasalahan baru.

Standar Operasional Prosedur (SOP) tongkang yang berlayar dan bersandar belum dibuat oleh pemerintah Provinsi Jambi.

Secara teknis, produk hukum peraturan gubernur mengenai lalu lintas angkutan jalur sungai dibuat oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jambi.

Dinas Perhubungan Provinsi Jambi di wakili oleh Kepala Bidang Angkutan Sungai yang merupakan bagian dari satuan tugas angkutan Batu Bara ketika ikut memfasilitasi masyarakat Desa Sukaramai dengan pihak PPTB di Kantor Camat Muara Tembesi, mengatakan Pergub yang mengatur tentang bersandarnya tongkang memang belum dibuat.

“Memang kita belum membuat ketentuan untuk tongkang menambat di rest area dan pemerintah juga belum menyediakan rest area untuk tongkang beristirahat,” ungkap Kabid Angkutan Sungai Bambang.

Menurutnya, kapal tongkang yang bersandar itu masalahnya di jadwal operasionalnya yang sudah ditentukan untuk melintas di bawah jembatan.

“Jam operasional itu dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore untuk melewati jembatan. Tongkang yang habis jam operasionalnya memang mereka dihimbau untuk bersandar di pelabuhan terdekat atau tempat yang tidak mengganggu alur pelayaran mau pun di tempat yang tidak merugikan masyarakat sekitar,” jelas Bambang.

Ia menegaskan bahwa dibenarkan tongkang tersebut bersandar di tempat selain pelabuhan asal tidak menimbulkan kerugian.

“Aturannya belum diterbitkan, ini masih bersifat kesepakatan atau semacam himbauan,” tambahnya.

Mengenai tongkang yang bersandar bebas akibat tidak sesuai jam operasional Bambang menyebutkan, hal itu sudah ada antisipasi dari pos itu sendiri.

“Mereka (pos) sudah punya SOP sendiri kapan dan bagaimana harus melintas bawah jembatan. Mungkin kejadian ini akibat dari banyaknya kapal yang mau melintas bawah jembatan, karena untuk melintasi bawah jembatan itu membutuhkan waktu sekitar satu jam pergantian kapal asis,” imbuhnya.

Untuk diketahui, permasalahan masyarakat Desa Sukaramai ditimbulkan akibat adanya oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab mengarahkan dan mendapatkan keuntungan dari bersandarnya tongkang di tanah yang bukan miliknya. (Red)




Masyarakat Berang Dengan Perusahaan Angkutan Batu Bara Jalur Sungai

Batang Hari, Jambi – Masyarakat Desa Sukaramai berbondong-bondong mendatangi tepi sungai Batang Tembesi sambil membawa spanduk himbauan, Rabu (07/05/2025).

Kepala Desa Sukaramai Saalmi melalui Kadus II Andri mengatakan, pemicu turunnya masyarakat ke tepi sungai ini akibat dari tidak adanya itikad baik untuk menyelesaikan tuntutan pemilik tanah yang ada di DAS Batang Tembesi.

“Masyarakat kami sudah berang dengan perusahaan angkutan Batu Bara yang beraktivitas di sungai Batang Tembesi karena sudah jelas tertangkap tangan sedang bertambat di kebun milik warga malah merasa seperti tidak bersalah,” tuturnya.

Menurut Andri, Pemerintahan Desa sudah memanggil perwakilan perusahaan yang pernah mendatangi pemilik tanah untuk bermufakat.

“Pemerintah desa sudah memanggil mereka yang mengaku perwakilan perusahaan untuk bermusyawarah mufakat di Kantor Desa. Karena, sudah hampir dua minggu ini belum ada penyelesaian secara kekeluargaan antara kedua belah pihak,” jelasnya.

Pemanggilan itu bertujuan untuk memastikan apakah permasalahan ini cukup diselesaikan di Kantor Desa atau lanjut ke tingkat lebih tinggi.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Sukaramai Ibnu Suud mengatakan, masyarakat kami cuma menginginkan adanya tanggung jawab pihak perusahaan.

“Kami cuma menuntut tanggung jawab mereka, itu saja. Selanjutnya, bagaimana kontribusi pihak perusahaan dengan Masyarakat Desa yang wilayahnya ada DAS sebagai perlintasan Batu Bara,” tegasnya.

Tidak hanya itu, emak-emak juga ikut bersorak menghimbau kepada perusahaan tongkang Batu Bara untuk tidak melintas jalur sungai Batang Tembesi sebelum ada penyelesaian.

“Kami tidak ingin timbul permasalahan baru,” singkat masyarakat. (Red)




Penutupan MTQ ke 54 Kabupaten Batanghari, Camat: Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Batang Hari, Jambi – Pelaksanaan MTQ ke 54 Kabupaten Batang Hari di Kecamatan Muara Tembesi resmi ditutup. Penutupan diwakili oleh PJ Sekda.

Sebagai tuan rumah, Camat Muara Tembesi Edi Purwanto melaporkan kegiatan pelaksanaan MTQ ke 54 yang telah berlangsung sejak 25 April 2025 dan ditutup pada hari ini, Rabu (30/04/2025).

“Jumlah peserta yang ikut dalam perhelatan ini mencapai 808 orang, dengan dukungan official, pelatih dan panitia lokal,” tutur Edi.

Adapun cabang yang dilombakan mencakup, tilawah anak-anak, remaja dan dewasa. Tartil, hifzil Quran (1,5,10,20 dan 30 Juz), Tafsir Quran, Fahmil dan Syarhil Quran, Kaligrafi, serta Musabaqah Makalah Ilmiah Quran (M2IQ).

“Rangkaian kegiatan MTQ ini kami pusatkan di beberapa lokasi utama di Kecamatan Muara Tembesi. Alhamdulillah semua berlangsung lancar aman dan tertib,” imbuhnya.

Edi Purwanto menambahkan, hal itu tentu tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, forkopimda, aparat keamanan, panitia, serta seluruh masyarakat Kecamatan Muara Tembesi yang sangat antusias menyambut kegiatan ini.

“Semoga tempat-tempat tersebut menjadi saksi tumbuhnya generasi Qurani yang cemerlang. Mtq bukan hanya kegiatan seremonial atau kompetisi semata, melainkan untuk membumikan Al-quran. Mempererat ukhuwah islamiyah serta menumbuhkan semangat Qurani dalam kehidupan masyarakat,” imbuh Edi.

“Kita berharap, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-quran dapat terus menjadi pedoman dalam kehidupan pribadi, keluarga, bermasyarakat dan berbangsa,” tutupnya.

Penutupan ini dihadiri oleh Forkopimda, Forkopimcam dan seluruh masyarakat.

Terpantau di lokasi, masyarakat terlihat sangat antusias menantikan pengumuman juara MTQ ke 54 tingkat Kabupaten Batang Hari. (Red)

 




Asrofi Hadiri Penutupan MTQ di Kecamatan Muara Tembesi

Batang Hari, Jambi – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batanghari Rahmad Hasrofi hadiri penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 yang resmi ditutup oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Mula P Rambe, di Kecamatan Tembesi, Rabu malam (30/4/2025).

Turut hadir unsur Forkopimda dan Kepala OPD terkait serta camat se-Kabupaten Batanghari dan juga ribuan masyarakat dalam acara penutupan MTQ tersebut.

Pelaksanaan MTQ yang berlangsung selama 5 hari (26 sd 30 April 2025), Kecamatan Muara Bulian Tampil sebagai Juara umum dengan meraih nilai 119 dan disusul urutan kedua kecamatan Mersam nilai 95 dan diteruskan kecamatan Pemayung dan Bathin XXIV dengan nilai 68.

Di peringkat kelima secara berurut sampai akhir yaitu kecamatan Muara Tembesi (65), kecamatan maro sebo ulu MSU (45), kecamatan maro sebo ilir (42) dan terakhir kecamatan Bajubang di (31).

Dalam sambutanya, Pj sekda Kabupaten Batanghari Mula P Rambe berharap pelaksanaan MTQ ini bukan hanya untuk sekedar menjadi ajang unjuk kebolehan bagi setiap kafilah.

“saya berharap pelaksanaan MTQ ini dapat memberikan suatu pencerahan sekaligus dapat mengukuhkan kesadaran Religius dalam melaksanakan perintah Agama di dalam kehidupan sehari hari,” ujarnya.

Di akhir acara Pj Sekda menyerahkan piala bergilir kepada camat Muara Bulian sebagai juara Umum dalam pelaksanaan MTQ ke 54 tingkat Kabupaten Batanghari 2025.

Tahun 2026 MTQ ke-55 sebagai tuan rumah selanjutnya Kecamatan Bajubang, dengan ditandai pemberian bendera MTQ Kabupaten Batanghari yang langsung disambut camat Bajubang. (Red)




Fernando Kecam Tongkang Batu Bara Bersandar Liar di DAS Batanghari

Batang Hari, Jambi – Viral aksi masyarakat Desa Sukaramai Kecamatan Muara Tembesi yang sudah melakukan penyetopan terhadap kapal tongkang pengangkut Batu Bara di jalur sungai Batang Tembesi. Membuat salah satu anggota DPRD Kabupaten Batang Hari angkat bicara terkait permasalahan tersebut, Kamis (01/05/2025).

Anggota DPRD Kabupaten Batang Hari Fernando Putra Rinaldhi, S.H fraksi Golkar Dapil III sangat mengecam perbuatan perusahaan pengangkut Batu Bara jalur sungai.

“Saya mengecam keras perbuatan perusahaan angkutan Batu Bara yang semena-mena bersandar di tepi DAS Batang Hari,” ucapnya dengan tegas.

Menurutnya, tongkang Batu Bara itu tidak boleh sembarangan menambatkan tongkangnya di tepi aliran sungai Batang Hari.

“Pokoknya di sepanjang aliran sungai itu tidak boleh mereka bersandar, baik di wilayah Desa Sukaramai mau pun di daerah lainnya. Karena jelas dalam aturan sudah ada di mana mereka harus bersandar dan menambatkan tongkangnya,” papar pria yang akrab dipanggil Nando.

“Saya minta tegas terhadap pelaku usaha itu untuk segera bertanggung jawab mengganti rugi tanah masyarakat Desa Sukaramai yang terdampak longsor akibat bersandarnya tongkang tersebut,” ucapnya dengan suara yang lugas.

Nando juga menegaskan ke depannya tidak ada lagi tongkang yang bersandar liar di badan sungai Batang Hari.

“Ke depannya jangan ada lagi tongkang Batu Bara yang bersandar di DAS baik di wilayah Desa Sukaramai, Kelurahan Muara Tembesi mau pun Desa lainnya, karena itu sudah dilarang dan jangan jadikan pelabuhan liar,” singkatnya. (Red)




Pemenang MTQ ke 54 Kabupaten Batang Hari

Batang Hari, Jambi – Perhelatan MTQ ke 54 Kabupaten Batang Hari di Kecamatan Muara Tembesi resmi ditutup. Dewan hakim menyampaikan nama-nama pemenang, Rabu (30/04/2025)

 

Dalam rangkaian acara penutupan kegiatan tersebut, ketua Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran ke 54 Kabupaten Batang Hari tahun 2025 Drs. KH. Zaharuddin melalui sekretatis Meki Ansori, S.Sos.I., menyampaikan nama-nama pemenang lomba.

 

Pemenang tersebut ditetapkan dalam Keputusan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran ke 54 Kabupaten Batang Hari tahun 2025 nomor: 003 Tahun 2025 tentang penetapan pemenang I,II,dan III pada setiap cabang/golongan dan juara umum Musabaqah Tilawatil Quran ke 54 Kabupaten Batang Hari tahun 2025.

 

Mengesahkan sebagai juara umum dengan jumlah nilai 119 adalah Kecamatan Muara Bulian. Rangking II Mersam dengan jumlah nilai 95. Rangking III Pemayung dan Batin XXIV dengan jumlah nilai 68. Rangking IV Muara Tembesi dengan jumlah nilai 65. Rangking V Maro Sebo Ulu dengan jumlah nilai 45. Rangking VI Maro Sebo Ilir dengan jumlah nilai 42. Rangkin VII Bajubang dengan jumlah nilai 31.

 

Sedangkan, tim juri pawai taaruf jatuh kepada Juara I Muara Tembesi, Juara II Batin XXIV, dan Juara III Mersam.

 

Dewan Hakim MTQ ke 54 Kabupaten Batang Hari juga menunjuk Kecamatan Bajubang sebagai tuan rumah penyelenggara Musabaqah Tilawatil Quran ke 55 tingkat Kabupaten Batang Hari.

Berikut nama-nama pemenang peserta di setiap cabang yang diperlombakan:

Cabang Tilawah golongan tartil, Muratill terbaik I Hafid Anugrah (Pemayung), terbaik II Muhammad Abid Aufa (Muara Bulian), Terbaik III Azka Al Ikrom (Mersam). Muratillah terbaik I Nur Hafidzoh (Pemayung), terbaik II Janeta Raisa (Muara Bulian), terbaik III Afiqa Rania Fajri (Muara Tembesi).

 

Cabang Tilawah golongan anak-anak, Qori terbaik I Zahran Rifa”i (Maro Sebo Ulu), terbaik II Rifky Sarhilman (Pemayung), terbaik III Raka Zaipansyah (Bajubang). Qoriah terbaik I Sausan Salsabillah (Bajubang), terbaik II Azkia Putri (Maro Sebo Ilir), terbaik III Anggun Melati (Pemayung).

 

Cabang Tilawah golongan remaja, Qori terbaik I Irwandi Saputra (Mersam), terbaik II Luthfillah Fadliansyah (Batin XXIV), terbaik III Ikhsan Fatahillah Tami (Bajubang). Qori’ah terbaik I Zahwa Aulia Agustin (Muara Bulian), terbaik II Arinda Aufizahra (Maro Sebo Ilir), terbaik III Adellia Mayyada (Maro Sebo Ilir).

 

Cabang Tilawah golongan remaja, Qori terbaik I Anwar Sadat (Pemayung), terbaik II Muhammad Qusyairi (Mersam), terbaik III Syukron Makmun (Muara Tembesi). Qoriah terbaik I Siti Khodijah (Muara Tembesi), terbaik II Anita (Maro Sebo Ilir), terbaik III Lilis Suryani (Muara Tembesi).

 

Cabang Tilawah golongan tuna netra, Qori terbaik I tidak mencapai nilai standar, terbaik II Muhammad Roik (Muara Bulian), terbaik III Tidak Ada Peserta. Qoriah terbaik I Nurhikmah (Batin XXIV), terbaik II Nur Pita Sari (Pemayung), terbaik III Asmawati Muara Bulian.

 

Cabang Tilawah golongan qiraat mujawwad dewasa, Qori terbaik I M. Ibtigho Amardhotillah (Muara Bulian), terbaik II M. Padli (Maro Sebo Ilir), terbaik III M. Saddam (Mersam). Qoriah terbaik I Mutmainnah (Maro Sebo Ilir), terbaik II Ana Fitriani (Batin XXIV), terbaik III Salsabillah (Mersam).

 

Cabang Tilawah golongan murattal remaja, Qori terbaik I Aan Sobri (Mersam), terbaik II Sigit Susanto (Muara Bulian), terbaik III Qodri Azizi (Pemayung). Qoriah terbaik I Ropita (Maro Sebo Ilir), terbaik II Ara Rana Azkiyah (Muara Bulian), terbaik III Listiya Nurjannah (Mersam).

 

Cabang Tilawah golongan murattal dewasa, Qori terbaik I Andra Al Auf (Mersam), terbaik II M. Zuhriansah (Batin XXIV), terbaik III Rio Saputra (Maro Sebo Ulu). Qoriah terbaik I Hernanda Triyani (Pemayung), terbaik II Neneng Sumaryani (Maro Sebo Ulu), terbaik III Warohma (Maro Sebo Ilir).

 

Cabang Hifzil Quran golongan 1 Juz dan Tilawah, Hafizh terbaik I Azka Al Ghofari (Maro Sebo Ilir), terbaik II Gusti Randa (Maro Sebo Ulu), terbaik III M. Alzein (Pemayung). Hafizhah terbaik I Najwa Khofifah (Muara Tembesi), terbaik II Arzita (Pemayung), terbaik III Rihaadatul Aisya (Bajubang).

 

Cabang Hifzil Quran golongan 5 Juz dan Tilawah, Hafizh terbaik I Egi Saputra (Batin XXIV), terbaik II M. Zilmi (Pemayung), terbaik III Marwan Alrifki (Muara Tembesi). Hafizhah terbaik I Amira Azkiatul Ihsan (Batin XXIV), terbaik II Naila Sakina (Muara Bulian), terbaik III Erlin Wulandari (Bajubang).

 

Cabang Hifzil Quran golongan 10 Juz, Hafizh terbaik I M. Senjaya (Pemayung), terbaik II Muhammad Fakhri (Muara Bulian), terbaik III A. Zam Zami (Muara Tembes). Hafizhah terbaik I Denisa Hamidah Kaila (Mersam), terbaik II Nurafa Naura Ayu (Muara Tembesi), terbaik III Fahira (Pemayung).

 

Cabang Hifzil Quran golongan 20 Juz, Hafizh terbaik I Muhammad Dewa (Mersam), terbaik II M. Iqbal (Muara Bulian), terbaik III Bayu Razieq Setiadiningrum (Pemayung). Hafizhah terbaik I Vita Sari (Maro Sebo Ulu), terbaik II Naura Mufida Azra (Mersam), terbaik III Ica Tri Suci (Muara Bulian).

 

Cabang Hifzil Quran golongan 30 Juz, Hafizh terbaik I M. Hendri (Muara Bulian), terbaik II Hanif Al Mursyid (Maro Sebo Ulu), terbaik III Ahmad Al Faqih Husaini (Mersam). Hafizhah terbaik I Dinda Amelia (Maro Sebo Ilir), terbaik II Nopiyanti (Mersam), terbaik III Fifit Rahayu (Batin XXIV).

 

Cabang Tafsir Quran golongan bahasa Arab, Mufassir terbaik I M. Rizky Al Faraby (Maro Sebo Ulu), terbaik II M. Ilham Harefa (Muara Tembesi), terbaik III Gigih Setyo Aji (Maro Sebo Ilir). Mufassirah terbaik I Arifatul Muslimah (Muara Bulian), terbaik II Shakira Mawaddatul Fasya (Mersam), terbaik III Nabila Lutfiandri (Muara Tembesi).

 

Cabang Tafsir Quran golongan bahasa Indonesia, Mufassir terbaik I Abdul Kodir (Muara Bulian), terbaik II Muammar Saidi (Muara Tembesi), terbaik III M. Khoirul Afif (Mersam). Mufassirah terbaik I Desrita Butet (Batin XXIV), terbaik II Nur Habibah (Muara Bulian), terbaik III tidak ada peserta.

 

Cabang Tafsir Quran golongan bahasa Inggris, Mufassir terbaik I Fajar Rizki Baroka (Muara Tembesi), terbaik II Reno Yulianda (Mersam), terbaik III Imam Munawar (Muara Bulian). Mufassirah terbaik I Rakhila Sajidah Farahnur (Muara Bulian), terbaik II Sarini Abdillah (Mersam), terbaik III Hadistiawati (Batin XXIV).

 

Cabang Hapalan Hadits Nabi golongan 100 Hadits dengan sanad, Mufassir terbaik I Abin Hamdani (Maro Sebo Ulu), terbaik II Muhammad Ryan (Mersam), terbaik III Raffi Akmal Ghossan (Muara Bulian). Mufassirah terbaik I Hoirun Nisa Maharani (Mersam), terbaik II Maria Abidah Pane (Muara Tembesi), terbaik III Anggun Amanda (Maro Sebo Ilir).

 

Cabang Hapalan Hadits Nabi golongan 500 Hadits tanpa sanad, Mufassir terbaik I M. Raif Al Afif (Mersam), terbaik II Ibnu Mukhlis (Muara Bulian), terbaik III Reichan Mubarak (Muara Tembesi). Mufassirah terbaik I Nur Padila (Maro Sebo Ulu), terbaik II Mira Fadella Oktasya (Mersam), terbaik III Zahra Nur Awaliyah (Muara Tembesi).

 

Cabang Fahmil Quran, regu putra terbaik I F.012 1.250 (Muara Bulian), terbaik II F.008 1.050 (Mersam), terbaik III F.014 850 (Pemayung). Regu putri terbaik I F.011 1.250 (Muara Bulian), terbaik II F.005 1.140 (Mersam), terbaik III F.009 500 (Muara Tembesi).

 

Cabang Syarhul Quran, regu putra terbaik I S.010 89,50 (Muara Bulian), terbaik II S.014 84,25 (Pemayung), terbaik III S.006 84 (Muara Tembesi). Regu putri terbaik I S.011 91 (Pemayung), terbaik II S.007 88,75 (Muara Bulian), terbaik III S.013 84,25 (Muara Tembesi).

 

Cabang Khottil Quran golongan Naskah, Khottoth terbaik I M. Rifqi Dzannuroini (Batin XXIV), terbaik II Arrohman (Mersam), terbaik III Ahmad Saifudin (Muara Bulian). Khottotoh terbaik I Luthpiyatunnisa (Muara Bulian), terbaik II Rifda Afifah (Bajubang), terbaik III Miftahul Jannah (Mersam).

 

Cabang Khottil Quran golongan Hiasa Mushaf, Khottoth terbaik I M. Zaki (Muara Tembesi), terbaik II Ahmad Nuril Ghufroni (Batin XXIV), terbaik III Slamet Dwi Yulianto (Muara Bulian). Khottotoh terbaik I Rismiati (Batin XXIV), terbaik II Yuli Anggun Lestari (Muara Bulian), terbaik III Taniya Cahya Nabila (Pemayung).

 

Cabang Khottil Quran golongan Dekorasi, Khottoth terbaik I M. Mubarak (Batin XXIV), terbaik II Nasrul (Muara Tembesi), terbaik III Muhammad Yusuf (Mersam). Khottotoh terbaik I Ririn Khoirunnisa (Batin XXIV), terbaik II Siti Rumiza (Mersam), terbaik III RTS. Laila Syahira (Maro Sebo Ulu).

 

Cabang Khottil Quran golongan Kontemporer, Khottoth terbaik I Danil Saputra (Maro Sebo Ilir), terbaik II Reno Ulfanda (Batin XXIV), terbaik III Rudi Karno (Muara Bulian). Khottotoh terbaik I Athiyya Fitri Nawwafa (Muara Bulian), terbaik II Lisa Rahmawati (Bajubang), terbaik III Septiana Dewi (Batin XXIV).

 

Cabang Karya Tulis Ilmiah Alquran (KTIQ), Katib terbaik I Fariz Ramadan (Bajubang), terbaik II Rezqi Dwi Alamsyah (Muara Tembesi), terbaik III Wendi Syaputra (Muara Bulian). Katibah terbaik I Nazila Syifa Thohiroh (Pemayung), terbaik II Isqo Nabila Magfiroh (Muara Bulian), terbaik III Apifah Delisa (Mersam).

 

Cabang Berzanji Marhaba, regu putra terbaik I BM.006 154,5 (Muara Tembesi), terbaik II BM.002 151,5 (Mersam), terbaik III BM.008 150 (Pemayung). Regu putri terbaik I BM.009 153,5 (Pemayung), terbaik II BM.005 146,5 (Muara Tembesi), terbaik III BM.007 140 (Maro Sebo Ilir).

 

Cabang Qiraatul Kutub (Baca Kitab Kuning) tingkat Wustho, putra terbaik I M. Azriel Kadafi (Bajubang), terbaik II Kevin Ananda Putra (Batin XXIV), terbaik III Mhd. Thoriq (Pemayung). Putri terbaik I Siti Nur Fatimah (Muara Bulian), terbaik II Indah Kurniawati (Pemayung), terbaik III Naylatul Hasanah (Mersam).

 

Cabang Qiraatul Kutub (Baca Kitab Kuning) tingkat Ulya, putra terbaik I Rizki Aditiya (Mersam), terbaik II M. Fajri Ramadhon (Maro Sebo Ulu), terbaik III Edo Ardiansyah (Bajubang). Putri terbaik I Nadin Yesa Rizqia (Muara Bulian), terbaik II Hidayatul Azkia (Maro Sebo Ulu), terbaik III Sarah Wilda (Pemayung).

 

Cabang penyelenggaraan jenazah, regu putra terbaik I PJ.004 89,5 (Muara Bulian), terbaik II PJ.010 88,5 (Muara Tembesi), terbaik III PJ.012 86 (Batin XXIV). Regu putri terbaik I PJ.013 89,5 (Muara Tembesi), terbaik II PJ.003 87,5 (Maro Sebo Ulu), terbaik III PJ.015 86,5 (Mersam).

 

Cabang Hadroh, regu putra terbaik I H.012 77 (Bajubang), terbaik II H.014 75,5 (Batin XXIV), terbaik III H.006 75 (Muara Bulian). Regu putri terbaik I H.007 76 (Mersam), terbaik II H.003 70 (Batin XXIV), terbaik III H.005 66 (Muara Bulian). (Red)

 




DPRD Fokus Rencana Kerja Lima Tahun Bupati Batang Hari

Batang Hari, Jambi – DPRD Kabupaten Batang Hari menggelar rapat paripurna penyampaian Rancangan Awal (RANWAL) RPJMD Kepala Daerah, Selasa (29/4/2025).

Rapat ini membahas arah dan strategi pembangunan lima tahun ke depan yang merujuk pada visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Batang Hari.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Batanghari Bakhtiar, Ketua DPRD, para OPD serta anggota DPRD Batanghari.

Ketua DPRD Batang Hari Rahmad Asrofi mengatakan, rapat paripurna yang baru saja berlangsung ini membahas terkait nota pengantar RPJMD Kabupaten Batang Hari ke DPRD.

Dimana RPJMD ini menjadi dasar, atau program kerja Bupati dan wakil Bupati untuk Lima tahun ke depan. Dimana program kerja tersebut berdasarkan visi misi Bupati.

“Dimana program mereka ini kedepan sebagai penggambaran untuk mewujudkan Batang Hari super tangguh,“ ujarnya.

Terkait visi misi yang disampaikan Wakil Bupati Batanghari, pihak DPRD berharap visi misi tersebut dapat bersinergi dengan DPRD.

Di DPRD sendiri tetap sesuai tupoksinya sebagai pengawasan. “Setelah ini, kita akan melakukan pembahasan lanjutan. Dengan melibatkan tim ahli,“ jelasnya.

Terkait apa saja yang dibahas, dalam pembahasan tersebut. Tentunya tidak terlepas dari program dan visi misi para Bupati dan wakil Bupati. (Red)