Festival Sinema Keliling Bulanan di Batang Hari, Fadhil Harapkan Jadi Pemicu Komunitas Perfilman

Batang Hari, Jambi – Alun-alun lapangan Garuda terlihat lebih hidup, karena dikunjungi oleh masyarakat untuk melihat kegiatan festival sinema keliling (roadshow) bulanan pada tanggal 07 sampai dengan 09 Juli 2023 mendatang.

Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief, S.E., mengatakan, film sebagai subsektor ekraf memiliki keterkaitan dan potensi cukup besar dalam pengambangan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

“Dapat dikatakan film pendek masih kurang mendapat perhatian bahkan kurang dikenal oleh masyarakat umum, padahal film pendek memiliki keunikan tersendiri dan dapat menjadi tren konsumsi baru di era masa kini, semoga kehadiran festival film bulanan melalui program roadshow sinema keliling kali ini dapat menjadi trigger (pemacu) bagi komunitas perfilman lokal yang ada di Batang Hari,” ungkap Fadhil, Jumat (07/07/2023).

Selain itu, ia juga berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan dampak pertumbuhan ekonomi baik disektor UMKM yang ada yang di wilayah kepemimpinannya.

Selanjutnya, Fadhil Arief mengucapakan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang telah menjadikan Batang Hari sebagai tuan rumah Provinsi Jambi dalam pelaksanaan Sinema Keliling Roadshow Festival Bulanan 2023.

Dalam sambutan Direktur musik film dan Animasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, M. Amin, menyampaikan, Program sinema keliling merupakan salah satu bentuk kegiatan yang bertujuan untuk memperluas pengetahuan dan pengalaman penonton tentang film, sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap karya-karya film lokal.

“Jangan sampai keterbatasan menjadikan hambatan dalam berkreasi, mudah-mudahan kegiatan hari ini dapat memberi dampak kepada Generasi muda saat ini harus lebih kuat lagi sehingga membanggakan daerah,” paparnya.

Disisi lain, MAV Production pernah menggarap film karya anak negeri dengan judul ‘Selembar Mimpi’. Film tersebut menceritakan tentang kehidupan masyarakat Kabupaten Batang Hari, salah satu karya dari Andika asal kabupaten setempat. (*)




Begini Kronologi Kecelakaan di Simpang Terusan yang Mengakibatkan Macet Panjang

Batang Hari, Jambi – Telah terjadi kecelakaan beruntun di wilayah hukum Polres Batang Hari yang mengakibatkan satu pengendara roda dua mengalami luka-luka, Jumat (07/07/2023).

 

Kecelakaan terjadi pada Kamis (06/07) lalu sekitar pukul 04.30 WIB, di Jalinsum Muara Bulian – Tembesi Desa Simpang Terusan Kecamatan Muara Bulian.

 

Kapolres Batang Hari AKBP Bambang Purwanto, S.I.K., melalui Kasatlantas AKP Eko Sudiharsono mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan truk roda enam dengan satu kendaraan roda dua.

 

“Sebelum terjadi lakalantas kendaraan roda enam Hino Dutro Fuso bernopol BH 8497 NU menuju Muara Bulian menabrak bagian belakang kendaraan roda enam Hino Dutro BH 8218 MW yang berhenti di badan jalan karena mengalami kerusakan,” terangnya.

 

Selanjutnya, kendaraan roda dua Honda Supra bernopol BH 2748 BH menabrak bagian belakang kendaraan roda enam Hino Dutro Fuso yang berada di depannya.

 

“Atas kejadian tersebut langkah yg dilakukan satuan lalu lintas Batang Hari yakni, evakuasi korban luka ke Rumah Sakit Hamba Muara Bulian,” ucap Kasatlantas Eko.

 

Ia mengatakan, selain itu juga melakukan pengaturan buka tutup arus lalu lintas satu lajur di TKP, evakuasi kendaraan R6 dan Fuso yg terlibat laka, urai kepadatan arus lalu lintas jalur Tembesi – Sridadi – BBC. (Red)




Koramil Muara Tembesi Terima Kunjungan Kerja Dandim 0415 Jambi

Batang Hari, Jambi – Koramil 415-03 Muara Tembesi menerima kunjungan kerja dari Komandan Kodim 0415 Jambi,  Letkol Arm Eko Pristiono, S.H., M.I.Pol., beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cab XXIII Dim, Ny Maya Eko Pristiono di Makoramil, Rabu (05/07/2023).

 

Selain Personel dan Persit Koramil Muara Tembesi, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Camat dan Kapolsek Batin XXIV, Kacabjari, Kapolsek, Sekretaris Camat dan tokoh masyarakat Muara Tembesi.

 

Komandan Koramil 415-03 Muara Tembesi, Kapten Inf Abd Rauf mengucapkan terimakasih atas kunjungan dari Komandan Kodim.

 

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih atas kunjungan dari Komandan Kodim, ini yang sangat kami tunggu-tunggu dan merupakan kebanggan kami. Komandan Kodim juga memberikan pandangan-pandangan serta hal yang positif untuk personel dan Persit Koramil 03,” singkatnya.

 

Dandim, Letkol Arm Eko Pristiono mengatakan, kegiatan ini merupakan anjangsana dari kodim untuk melihat langsung keadaan Makoramil yang berada dalam naungan Kodim Jambi, khususnya di Kabupaten Batang Hari.

 

“Kegiatan anjangsana ke Koramil-Koramil jajaran akan terus diprogramkan guna menjalin dan menjaga silaturahmi serta komunikasi antara pimpinan dengan anggota, sehingga dengan sendirinya akan muncul rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang semakin erat. Dengan demikian apapun tugas yang diemban pasti dapat dipikul secara bersama-sama,” katanya.

 

Ia juga mengajak personil koramil beserta keluarganya untuk selalu menjaga keharmonisan rumah tangganya, tentunya dengan menjaga nama baik, baik itu nama pribadi terlebih nama satuan.

 

“Mindset yang harus tertanam dipikiran kalian tentunya harus menjaga nama baik pribadi dan satuan dimanapun kalian berada. Jangan sampai langkah atau tindakan  kalian malah menjadi bumerang dan kontradiktif bagi satuan,” tutur Letkol Eko.

 

Lebih lanjut, ia juga meminta untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, kompak dan selalu bekerjasama, peran sebagai aparat kewilayahan yang selalu bermanfaat untuk warga sekitar.

 

Memasuki tahun politik pada 2024 yang akan datang, Letkol Eko mengingatkan untuk menjaga netralitas.

 

“Di tahun politik sekarang ini, jangan kita terjebak dengan kepentingan pragmatis,” ujar Dandim.

 

Sebagai bentuk kepedulian Dandim kepada Koramil jajaran, masing-masing Koramil diberikan satu set sound sistem/pengeras suara untuk dapat dipergunakan dalam rangka mendukung tugas-tugas satuan.

 

Sebelum mengunjugi Koramil 415-03 Muara Tembesi, Komandan Kodim sudah mengunjungi Koramil 415-02/Mersam dilanjutkan ke Koramil 415-04/Ma Bulian. (Red)




Dugaan Korupsi Penjualan Tanah Payo Pucat Kaki Mersam Dalam Penyelidikan, Kades dan Sekdes Mangkir

Batang Hari, Jambi – Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Batang Hari di Muara Tembesi sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi penjualan tanah payo pucat kaki di Desa Mersam Kecamatan Mersam, Rabu (05/07/2023).

 

Kacabjari, M Lukber Liantama, S.H., M.H., mengatakan bahwa dugaan tersebut tetap dalam tahap penyelidikan.

 

“Sudah memanggil 30 orang untuk klarifikasi namun yang datang hanya 8 orang yakni, lima pemilik sporadik, satu mantan kades, dan dua tokoh masyarakat. Sedangkan kades, sekdes dan ketua RT 20 yang dekat lokasi payo, sudah dua kali pemanggilan tidak hadir,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, “Hari ini sudah ada upaya dari kami selaku penyidik untuk menjemput bola, dengan mengundang sepuluh orang untuk klarifikasi ke kantor Kecamatan. Namun, tidak hadir dan tidak tahu kenapa, karena tidak ada konfirmasi balik.”

 

Dugaan sementara, Lukber mengatakan, diperkirakan lahan tersebut milik negara yang dijual dengan luas sekitar 500 hektare dan transaksinya sudah terlaksana.

 

“Kenapa tanah negara, karena lahan itu belum sama sekali melekat suatu hak dan nama yang dibuatkan sporadik mengakui bahwa sebelumnya tidak pernah mengusahakan tanah tersebut,” papar Lukber.

 

Saat ini, Lukber bersama pihak BPN sudah turun ke lokasi untuk memastikan titik koordinat tanah payo pucat kaki.

 

“Di lokasi tersebut sepertinya sudah ada aktivitas. Namun, belum pasti apakah di titik payo yang sudah diperjualbelikan atau di luar,” tuturnya.

 

Dalam hal ini, Lukber menuturkan, masih mencari apakah ada perbuatan melawan hukum atau tidak. Jika, hal tersebut naik ke tingkat penyidikan maka akan ada upaya paksa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Tidak lupa, Lukber meminta doa kepada masyarakat agar penyelidikan ini berjalan dengan lancar dan baik.

 

“Semoga berjalan lancar dan baik. Kami akan tetap profesional dalam menjalankan tugas,” ucapnya. (Red)




Diduga Proyek Drainase Provinsi Banyak Dicampur Tanah

Batang Hari, Jambi – Provinsi Jambi kembali melaksanakan kegiatan pembangunan fisik berupa drainase di wilayah Kecamatan Maro Sebo Ulu Kabupaten Batang Hari, kali ini dalam proses pengerjaannya diduga dengan sengaja banyak dicampur dengan tanah dibanding semen, Rabu (05/07/2023).

 

Hal itu diungkap oleh pemuda setempat yang melihat proses pengerjaannya secara langsung.

 

“Diduga pengerjaannya tidak sesuai dengan regulasi dan asal jadi, pasalnya terlihat dengan rapi bagian depan drainase ditutup semen namun di tengah-tengahnya dicampur dengan tanah,” ujar Edo pemuda setempat.

 

Ia menambahkan, “Pihak pelaksana juga tidak memberdayakan warga setempat untuk bekerja yang bisa membantu perekonomian bagi yang membutuhkan pekerjaan, dan ada orang dari luar daerah sebanyak lima belas orang.”

 

Saat Edo bertanya langsung kepada Ardi selaku pengawas mengucapkan terimakasih, jika ada temuan kasih teguran aja, nanti biar saya kasih tau tukang untuk perbaikan.

 

“Terimakasih bang, nanti kalau saya ke lapangan saya hubungi,” tulisnya melalui WhatsApp Edo.

 

Ardi juga memperkenalkan kepada Edo bahwa dirinya anggota Laskar Merah Putih (LMP).

 

“2008 saya bergabung di LMP Merangin dibawah pimpinan bang tanjung. Pada 2021 saya istirahat karena saya hijrah ke PT abunsendi Jambi bg. Pada intinya terimakasih bang atas silaturahminya salam hormat saya bang, insyaallah Minggu saya ke lokasi,” singkatnya. (Tim)




Dandim 0415 Jambi Anjangsana ke Jajaran Koramil Wilayah Batang Hari

Batang Hari, Jambi – Melanjutkan safari kunjungannya ke Koramil-Koramil jajaran, Komandan Kodim 0415/Jambi Letkol Arm Eko Pristiono, SH., M.I.Pol melanjutkan lawatannya ke Koramil yang berada di wilayah Kab. Batanghari, Rabu (05/07/2023). Koramil 415-04/Ma Bulian, Koramil 415-02/Mersam dan Koramil 415-03/Ma Tembesi menjadi sasaran kunjungan Dandim Eko.

 

Anjangsana ke jajaran merupakan kegiatan biasa dan rutin yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin guna untuk mengetahui kondisi dan situasi wilayah, personil serta satuan secara langsung.

 

Menurut Dandim, kegiatan anjangsana ke Koramil-Koramil jajaran akan terus diprogramkan guna menjalin dan menjaga silaturahmi serta komunikasi antara pimpinan dengan anggota, sehingga dengan sendirinya akan muncul rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang semakin erat. Dengan demikian apapun tugas yang diemban pasti dapat dipikul secara bersama-sama.

 

Didampingi oleh Pasi intel dan Perwira staf Kodim, Dandim menerima paparan dari perwira tertua dan Danramil sebagai gambaran untuk mengambil kebijakkan dan arah penyusunan program kerja satuan.

 

Dalam sambutannya, Dandim mengajak kepada personil Koramil beserta keluarganya untuk selalu menjaga keharmonisan rumah tangganya, tentunya dengan menjaga nama baik, baik itu nama pribadi terlebih nama satuan.

 

“Mindset yang harus tertanam dipikiran kalian tentunya harus menjaga nama baik pribadi dan satuan dimanapun kalian berada. Jangan sampai langkah atau tindakan kalian malah menjadi bumerang dan kontradiktif bagi satuan.” pinta Dandim.

 

Lebih lanjut dalam sambutannya, Dandim meminta untuk lebih bijak dalam bermedia sosial, kompak dan selalu bekerjasama, peran sebagai aparat kewilayahan yang selalu bermanfaat untuk warga sekitar.

 

Sebelum mengakhiri kunjungannya, Dandim mengingatkan kembali tentang netralitas. Sebelumnya dalam arahan pada saat jam komandan, apel, upacara dan lain-lain telah disinggung tentang netralitas. Tahun politik sekarang ini, jangan kita terjebak dengan kepentingan pragmatis, ujar Dandim.

 

Sebagai bentuk kepedulian Dandim kepada Koramil jajaran, masing-masing Koramil diberikan satu set sound sistem/pengeras suara untuk dapat dipergunakan dalam rangka mendukung tugas-tugas satuan. (*)




Gaduh Soal Limbah PT JWI, LSM Kompihtal Desak Dinas LH Batang Hari Turun Tangan

Batang Hari, Jambi – Kegaduhan dampak limbah serbuk kayu halus PT. Jambi Wood Industry (JWI) Desa Rantau Puri Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari terhadap masyarakat sekitar menjadi sorotan lembaga pemerhati lingkungan, Minggu (02/07/2023).

 

Sebut saja LSM Komunitas Peduli Hutan, Tahura dan Lingkungan (Kompihtal) yang mengharapkan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Batang Hari untuk segera turun guna menyikapi persoalan yang sudah berlarut lama tersebut.

 

“Kita lembaga fokus pada persoalan lingkungan, maka persoalan tersebut juga kita sikapi,” kata Usman Yusuf Ketua LSM Kompihtal.

 

Sebagai lembaga yang berpihak kepada masyarakat, jelas Usman, pihaknya sudah menyampaikan kepada Dinas LH Batanghari untuk turun tangan menyikapi itu.

 

“Alhamdulillah, apa yang kita sampaikan direspon dan dinas segera menurunkan tim ke lokasi PT JWI,” jelasnya.

 

Bagaimana jika hasil dari Dinas LH tak memuaskan? Ditegaskan Usman, persoalan limbah ini sudah berlarut lama dan terkesan dibiarkan saja sementara masyarakat sekitar perusahaan terus menganggung dampak dari limbah tersebut.

 

“Terus terang, kalau persoalan lingkungan saya tak akan main main. Jika, Dinas LH turun dan hasilnya kurang memuaskan, saya akan bawa tim independent. Karena, salah satu bidang lembaga yang saya pimpin membidangi persoalan itu. Tim independent kami dilindungi undang-undang,” tegas Usman.

 

Disinggung soal tenaga kerja yang di PHK tanpa pesangon, dirinya mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Disnakertrans.

 

“Jika, memang benar apa yang disampaikan oleh mantan karyawan perusahaan tersebut berarti itu jelas sudah melanggar undang-undang. Apa lagi, saya dengar sebagian besar para karyawan yang dipekerjakan tidak memiliki BPJS itu juga sangat disayangkan,” jawabnya.

 

LSM Kompihtal, tegasnya lagi akan terus mendampingi masyarakat dan para karyawan yang meminta bantuan pendampingan.

 

“Kalau pemerintah tidak respon saya akan lakukan aksi masa. Saya tidak main main kalau terkait masalah ini,” tegasnya lagi. (Tim)




Partisipasi IWO dalam HUT Bhayangkara Polri Ke 77 Sabet Juara Karya Jurnalistik

Batang Hari, Jambi – Rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT Bhayangkara ke 77, selain lomba menembak, Polres Batang Hari juga menggelar lomba menulis karya jurnalistik dengan tema ‘Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju’.

 

Lomba tersebut diborong jurnalis di lingkup Pengurus Daerah (PD) IWO Kabupaten Batang Hari. Penyerahan hadiah dilaksanakan sesudah upacara peringatan HUT Bhayangkara di kantor Bupati Batang Hari, Sabtu (01/07/2023).

 

Juara satu berhasil diraih oleh Dedi Aryanto anggota IWO dari media Aone.co.id, untuk juara dua diraih M Yudha Pratama juga dari Jurnalelite.co.id. Sedangkan untuk juara tiga diraih Syahreddi dari kabarjambikito.id.

Bukan itu saja, untuk peserta peserta yang masuk 10 besar pun juga didominasi oleh media yang tergabung dalam organisasi PD IWO Batang Hari.

Rudi Siswanto Ketua IWO mengapresiasi pelaksanaan rangkaian acara HUT ke-77 Bhayangkara oleh Polres Batang Hari.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat merajut hubungan baik antara Polres Batanghari dengan para jurnalis di wilayah hukum Kabupaten setempat.

 

“Sebagai pimpinan IWO Batanghari sangat mengapresiasi kegiatan ini dan kita juga sangat berterima kasih kepada Kapolres Batanghari yang sudah memprakarsai kegiatan ini,” kata Rudi.

Piminan media jurnalelit.co.id ini berharap kegiatan Lomba Karya Tulis ini dapat dijadikan sebagai kegiatan rutin Polres Batanghari sembari menjadi rangkaian HUT ke-77 Bhayangkara ke depan.

 

“Kalau kegiatan lomba menulis ini menjadi kegiatan rutin kan enak. Para jurnalis bisa mendapat ruang mengasah ilmu menulisnya selama ini,” harapnya.

Sekretaris IWO Baidillah mengatakan, lomba membuat karya tulis ini IWO mengirim sembilan wartawan kesemuanya itu masuk dalam 10 besar dari 24 peserta lomba.

 

“Ini patut disyukuri karena dengan prestasi ini akan meningkatkan inovasi dan menambah semangat rekan-rekan wartawan yang tergabung dalam IWO Batanghari untuk giat belajar menulis,” katanya.

Berikut rekapitulasi penilaian Lomba Karya Tulis Jurnalistik Polres Batanghari dalam rangka HUT ke-77 Polri Tahun 2023.

No Judul Karya Tulis Total Nilai

1. Ciptakan Pemilu Damai, Kapolres Batanghari: Apapun Pilihannya Tetap Jaga Kamtibmas .

2. KPU, Polri dan Secarik Kertas Suara.

3. Songsong Pemilu 2024, Polres Batanghari Siap Ciptakan Situasi Politik Damai.

4. Kepercayaan Publik Meningkat, Polres Batanghari Gaungkan Pemilu Damai.

5. Polres Batanghari Siap Menjaga Stabilitas Keamanan di Pemilu 2024.

6. Peran Serta Polri Dalam Mewujudkan Pemilu Damai.

7. Upaya Polsek Maro Sebo Ulu Perbaiki Citra Polri: Siap Sukseskan Pemilu 2024.

8. Sinergi Polri-Masyarakat Dalam Mewujudkan Indonesia Dama.

9. Peran Pentin Polri Dalam Ciptakan Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju 440

10. Bripka Irwan Sukandi: Kondusifkan Pemilu Salah Satu Tugas Kami Anggota Polri 400. (tim)

 

 

 

 

 

 




Ada Ulat Bulu Hitam di Limbah PT Jambi Wood Industry

Batang Hari, Jambi – Limbah serbuk kayu milik Limbah PT Jambi Wood Industri, Desa Rantau Puri, Kecamatan Muara Bulian, Batanghari sudah menggunung hingga mengakibatkan kolam-kolam milik warga sekitar menjadi tercemar, Selasa (27/06/2023).

 

Pantauan media ini di lapangan, tumpukan serbuk limbah kayu tersebut kini dipenuhi ulat bulu hitam. Tampak tak pernah dibuang ataupun dimusnahkan oleh pihak perusahaan. Padahal, lokasi pembuangan limbah tak begitu jauh dari pemukiman warga.

 

Salah seorang warga setempat Hartini, kepada media ini menceritakan, lokasi yang menjadi tempat pembuangan limbah merupakan tanah warga yang dikontrakkan oleh perusahaan.  Namun tidak tau berapa lama lokasi tersebut dikontrakkan.

 

“Untuk lokasi pihak perusahaan gontrak tanah milik warga. Tapi kita menyayangkan lokasinya dekat permukiman kami,” tutur Hartini.

 

Dulu, paparnya lagi, kolam miliknya airnya jernih. Akan tetapi kini air kolam miliknya berubah menjadi bewarna hitam.

 

“Dulu air kolam ini jernih, cuma beberapa tahun terakhir ini berubah menjadi hitam pekat. Akibatnya ikan yang kami pelihara di sini mati semua dan untuk minum kami tidak lagi menggunakan air sumur, melainkan meminta ke rumah tetangga sebelah,” ucapnya.

 

Dalam perjalanannya, perusahaan kayu ini sudah banyak memberhentikan karyawan secara sepihak tanpa pesangon. Padahal, sebagian besar karyawan perusahaan merupakan masyarakat sekitar.

 

Beberapa masyarakat setempat mengaku pemberhentian yang dilakukan pihak perusahaan secara sepihak, tanpa surat peringatan dan uang tolak.

 

“Saya sudah diberhentikan secara sepihak oleh perusahaan, dengan alasan saya tidak masuk selama tiga hari. Mungkin kesalahan saya hanya meminta izin melalui lisan, bukan secara tulisan,” ungkapnya Santoso salah warga yang mengaku diberhentikan secara sepihak.

 

Disinggung berapa lama bekerja di perusahaan tersebut, dia menuturkan, sudah bekerja empat tahun. Namun, dalam proses pemberhentian dirinya mengaku tidak mendapatkan surat pemberitahuan.

 

“ Tiba-tiba diberhentikan dan tanpa pesangon,” terangnya.

 

Tetap menerima atas pemberhentian tersebut namun, dirinya tetap berusaha untuk mendapatkan pesangon.

 

“Setelah diberhentikan, saya mencoba mengurus uang pesangon, namun saya disuruh masuk lagi sama Pak H (inisial) kemudian dua hari bekerja diberhentikan lagi oleh orang yang lain. Akhirnya saya kecewa dan tidak mau lagi bekerja di sana, meski tanpa uang pesangon,” kesal Santoso.

 

Ditempat yang sama, beberapa tokoh masyarakat juga menceritakan keluhannya mengenai tenaga kerja, mulai dari yang berumur diatas empat puluh tahun dan masih berusia dua puluh tahun diberhentikan sepihak.

 

Menariknya, di perusahaan tersebut ada beberapa orang  tenaga asing yang terindikasi tanpa dokumen lengkap.

 

Hal ini terlihat ketika utusan Imigrasi mendatangi perusahaan, para tenaga asing tersebut kabur dari lokasi perusahaan.

 

“Dulu waktu bekerja, ada pihak imigrasi yang datang. Saya melihat orang asing yang bekerja kabur manjat pagar perusahaan,”  tutur Heri, mantan pengawas perusahaan.

 

Hingga berita ini diterbitkan, awak media tidak bisa menemui pihak perusahaan untuk dikonfirmasi lebih lanjut.

 

Rendi Satpam yang bertugas mengatakan, manager perusahaan tidak bisa ditemui sekarang karena sedang mempersiapkan berkas.

 

“Dak bisa sekarang, mereka sedang sibuk ngurusin berkas dan alat yang baru,” ucapnya.

 

Rendi juga keberatan ketika awak media mengambil gambar disekitar pos satpam.

 

“Abang foto-foto untuk apa, kagek kenapa-kenapa pula. Untuk merek perusahaan ada di depan kantor yang berada di dalam. (Tim)




Diduga PT Jindi South Jambi Beri Harapan Palsu

Batang Hari, Jambi – Menanggapi keluhan masyarakat RT 06 Desa Padang Kelapo yang rumahnya mengalami keretakan diduga akibat aktivitas perusahaan. Humas PT Jindi South Jambi saat dihubungi media ini mengatakan, akan menurunkan tim ke lapangan ternyata hanya harapan palsu, Selasa (27/06/2023).

 

“Selamat pagi, terkait issue tersebut kami sudah menurunkan tim untuk menyelidiki lebih lanjut, jika memang hal tersebut terdampak karena kegiatan Jindi, maka kami sebagai KKKS dibawah SKK Migas, akan bertanggung jawab untuk menyelesaikan masalah tersebut. Terimakasih,” tulis Humas (pihak Jindi) melalui via WhatsApp.

 

Saat ditanya mengenai kelanjutan dari hasil turun ke lapangan, ia tidak menjawab.

 

Terpisah, salah satu warga RT setempat yang rumahnya retak mengatakan, tidak ada tim dari Jindi turun.

 

“Tidak ada tim Jindi yang turun ke lapangan,” ucapnya.

 

Ketua RT 06 mengatakan, ada turun ketika mengecek dua rumah yang selebihnya tidak tahu.

 

“Pengecekan itu sehitar dua atau tiga hari ketika alat berat Jindi masuk ke lokasi. Tapi sekarang belum ada yang diperbaiki PT Jindi,” tuturnya.

 

Diperkirakan sembilan rumah warga RT 06 Desa Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu mengalami keretakan, diduga akibat adanya aktivitas alat dari PT Jindi South Jambi.

 

Salah satu warga setempat berinisial K kepada awak media mengaku keretakan di rumahnya semenjak adanya aktivitas alat PT Jindi South Jambi untuk pengeboran minyak.

 

“Sebelumnya rumah saya tidak mengalami keretakan seperti ini, mungkin karena alat pengeboran minyak yang baru saja beraktivitas di Desa kami. Diperkirakan aktivitas perusahaan tersebut pada malam hari jam satu, ketika sedang enak tidur,” katanya.

 

Menurut K, jarak titik pengeboran itu diperkirakan 600 meter dari rumahnya.

 

“Kira-kira 600 meter dari rumah ini, jika ditarik lurus ke titiknya. Kalau dari jalan masuk lokasinya memang agak jauh,” imbuhnya.

 

“Kemarin pak RT sudah mendata rumah-rumah warga yang mengalami keretakan, diperkirakan ada sembilan rumah termasuk saya yang terdampak,” tambahnya.

 

Setelah didata oleh ketua RT 06, K menyebut, kemungkinan akan diajukan ke pihak PT Jindi South Jambi.

 

“Untuk tindaklanjutnya belum tahu, yang pastinya saya berharap ada kompensasi dari perusahaan tersebut untuk kami yang terdampak,” singkatnya. (Red)