Diduga Gratifikasi Proyek oleh Oknum Kadis, Inspektorat Segera Panggil Nf dan Rekanan

Batang Hari, Jambi – Buntut dugaan gratifikasi proyek yang viral di media online, Inspektorat Kabupaten Batang Hari segera memanggil Kepala Dinas berinisial NF, Senin (12/06/2023).

 

Ulah oknum tersebut menghebohkan dan dinilai mencoreng nama pemerintahan Kabupaten Batang Hari. Pasalnya kadis berinisial NF itu diduga menerima uang dari rekanan berinisial MD dengan dalih akan memberikan paket pekerjaan proyek.

 

Kepala Inspektorat Kabupaten Batang Hari melalui Sekretaris, Syahrizal, S.E., mengatakan, sejak pemberitaan tentang adanya kepala dinas NF meminta uang dengan menjanjikan kegiatan proyek, pihaknya sudah melakukan penulusuran siapa NF yang dimaksud.

 

Hanya saja, pihaknya belum bisa memanggil selama ini untuk dilakukan pemeriksaan.

 

“Tapi kini kita sudah dapat informasi siapa pejabat yang berinisial NF tersebut, maka segera kita panggil untuk diperiksa,” kata Syahrizal, di ruangannya.

 

Namun, ia tidak menyebutkan kapan pasti pemanggilan untuk dilakukan pemeriksaan.

 

”Persoalan ini sudah kita bahas bersama Irbansus. Maka langkah utama yang kita lakukan adalah menaikkan nota dinas untuk penjadwalan pemanggilan,” terangnya.

 

Pemanggilan untuk pemeriksaan ini tegasnya, bukan hanya terhadap kepala dinas berinisial NF saja, melainkan juga terhadap rekanan berinisial MD.

 

“Rekanannya juga kita panggil untuk diperiksa,” tegasnya.

 

Jika yang bersangkutan terbukti, Syahrizal menambahkan, akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

 

“Sanksi yang diberikan sesuai dengan PP no 94 tahun 2021 tentang disiplin kepegawaian,” singkatnya (Tim)




Bupati Batang Hari Lepas Calon Jamaah Haji 1444 H/2023

Batang Hari, Jambi – Bupati Batang Hari melepaskan calon jamaah haji di serambi rumah dinas, Minggu (11/06/2023).

 

Dalam sambutannya Muhammad Fadhil Arief Bupati Batang Hari mengingatkan bahwa cuaca di tanah suci bersuhu panas.

 

“Tadi malam saya lihat berita bahwa cuaca di tanah suci sedang panas, namun itu tergantung pada hati kita masing-masing,” ucapnya.

 

“Kalau lah badan terasa tidak kuat hendaknya berhenti jangan memaksakan. Karena kita sendiri mempunyai penyakit bawaan. Yang awalnya baik-baik saja takutnya kembali kambuh,” tambahnya.

 

Fadhil berharap, mudah-mudahan calon haji Kabupaten Batang Hari tahun ini semuanya ikhlas.

 

“Bahwa kita berangkat ini untuk menyempurnakan iman kita, ikhlas dengan apa yang telah diperbuat dan apa yang telah ditakdirkan,” kata Fadhil.

 

Pada kesempatan itu pula, ia menyampaikan salah satu program unggulan ketika kampanye menjadi Bupati lalu.

 

Menurutnya, saat ini banyak anak SD atau SMP yang tidak lancar membaca Al-Quran, dan kebiasaan anak-anak belajar dengan cara dia sendiri.

 

“Mensiasati anak yang tidak sekolah madrasah dan orang tua yang tidak sempat mengantar anak mengaji dengan cara guru ngaji masuk sekolah, jadi tamat SMP sudah lancar baca Al-Quran” ucapnya.

 

Tidak hanya memaparkan pencapaian, ia juga memaparkan program yang belum tercapai, seperti pembangunan islamic center.

 

“Kadang-kadang jamaah ini perlu dibangkitkan semangatnya dengan kegiatan bersama, pemusatan kegiatan keagamaan. Maka kita rencanakan bangun itu sekarang tahapannya sedang dibuat,” jelas Fadhil.

 

“Mohon doanya Bapak Ibu semua bahwa tiga puluh enam program ini harus kami laksanakan dengan bang Bakhtiar dalam waktu tiga tahun setengah,” tuturnya. (Red)




Resmikan Rumah BSPS di Kecamatan Maro Sebo Ilir, Fadhil: Tahun 2023 Mendapatkan 219 Unit

Batang Hari, Jambi – Kabupaten Batang Hari mendapatkan Program Kementerian PUPR berupa dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

 

Peresmiannya dilaksanakan langsung oleh Bupati Batang Hari di Desa Kehidupan Baru Kecamatan Maro Sebo Ilir, Jumat (09/06/2023).

 

Muhammad Fadhil Arief Bupati Batang Hari mengajak untuk bersyukur atas program yang diterima masyarakat.

 

“Kita patut bersyukur Kabupaten Batang Hari pada tahun 2023 mendapat alokasi BSPS sebanyak 219 unit rumah yang tersebar di 6 Kecamatan salah satu rumah yang telah selesai dibangun adalah rumah bapak irfan” ujarnya.

 

Lanjutnya, rumah itu adalah kebutuhan dasar manusia, maka semua orang berhak memiliki dan membangun rumah untuk keluarganya. Namun rumah yang harus dimiliki adalah rumah yang dapat dikatakan layak huni.

 

“Kita harus mengetahui standar rumah layak huni tersebut, karena fungsi rumah bukan hanya sebagai tempat berlindung, akan tetapi juga sebagai tempat pembinaan keluarga” kata Fadhil.

 

Turut hadir, pejabat pembuat komitmen rumah swadaya dan rumah umum komersil provinsi jambi, tenaga ahli BSPS jambi, Asisten Pemerintahan Setda, Kepala OPD, Camat Maro Sebo Ilir, Kapolsek, Danramil serta para tamu undangan lainnya. (**)




Lepas Kontingen Penas KTNA, Fadhil: Bawa Pulang Hal yang Positif

Batang Hari, Jambi – Kegiatan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke XVI di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Pemkab Batang Hari telah menyiapkan kontingen untuk mengikuti kegiatan tersebut, Jumat (09/06/2023).

Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief bersama Sekda dan Asisten 2 Setda beserta OPD lainnya, melepas para kontingen untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut yang akan diselenggarakan pada 10-15 Juni 2023.

Dalam sambutannya, Bupati Batang Hari mengucapkan terimakasih kepada Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kab. Batang Hari beserta jajaran yang telah mempersiapkan dengan baik para kontingen yang akan berangkat menuju event tersebut.

Fadhil mengatakan, Penas KTNA merupakan forum pertemuan para kontak tani nelayan sebagai media konsolidasi, komunikasi dan informasi kontak tani selaku pelaku utama dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan atau pelaku usaha.

“Pelaksanaan PENAS KTNA itu adalah untuk meningkatkan motivasi dan kegairahan petani-nelayan dan masyarakat pelaku agribisnis. Secara khusus kegiatan ini hendaknya mempunyai tujuan meningkatkan kepemimpinan dan kemandirian KTNA untuk menguatkan kelembagaan KTNA, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, meningkatkan jiwa wirausaha dan kesadaran terhadap lingkungan,” ujarnya.

Fadhil berharap agar para kontingen dapat menjaga nama baik Kabupaten Batang Hari serta bisa membawa pulang berbagai hal positif yang nantinya dapat bermanfaat serta menjadi inovasi bagi para peserta di masa yang akan datang.

“Untuk itu saya minta kepada seluruh peserta yang akan mengikuti kegiatan itu, agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, sehingga apa yang diperoleh pada kegiatan itu baik pengetahuan maupun keterampilan termasuk akses kerjasama bisnis, dapat meningkatkan percepatan pembangunan pertanian dalam arti luas di Provinsi Jambi terkhusus di Kabupaten Batang Hari yang kita cintai, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan,” jelas Muhammad Fadhil Arief. (**)




Ketua LSM Kompihtal Minta Bupati Batang Hari Non Aktifkan Oknum Kadis NF

Batang Hari, Jambi – Menjadi perbincangan hangat dugaan gratifikasi oleh oknum Kepala Dinas di Lingkup Kabupaten Batang Hari yang sempat diterbitkan oleh salah satu media online, Jumat (09/06/2023).

Usman Yusup ketua umum LSM KOMPIHTAL menanggapi dan mengaku geram dengan berita yang menjadi trending topik atau buah bibir mulai dari pejabat, aktifis, wartawan, bahkan sampai menjadi perbincangan di warung kopi yang mana telah terbit di salah satu media  JNN.co id.

“Diduga oknum kadis inisial NF telah meminta sejumlah uang kepada oknum rekanan yg berinisial MD dengan menjanjikan paket pekerjaan proyek atau suatu kegiatan, meski berita tersebut telah di hapus oleh pihak penerbit namun sudah cukup banyak yang membaca termasuk saya dua kali baca,” kata Usman Yusup,

Dari kalimat yang ia baca oknum kadis inisial NF mengakui kepada pihak media penerbit berita bahwa telah Menerima  uang dengan jumlah 45000000 empat puluh lima juta rupiah melau transfer rekening. Namun, berjanji akan mengembalikan akhir bulan nanti kata NF kepada media penerbit.

Dari kalimat tersebut, menurut Usman jelas berbentuk gratifikasi alias suap ini sangat membuat malu pihak pemerintah kabupaten Batang Hari.

“Oleh karena itu saya minta kepada inspektorat  batang hari  dan aparat penegak hukum agar mengambil tindakan tegas segera panggil pihak penerbit berita JNN.co.id  untuk mempertanyakan siapa oknum kadis inisial NF dan saya minta bapak bupati Batang Hari Muhamad Fadhil Arif  segera non aktifkan oknum kadis tersebut,” tegas Usman. (Red)




Wabup Batang Hari Tutup MTQ ke 53 di Kecamatan Mersam

Batang Hari, Jambi – Wakil bupati Batanghari H.Bahktiar. SP secara resmi menutup Musabaqoh  Tilawatil Qur’an Kecamatan mersam di kelurahan kembang Paseban tingkat kabupaten yang ke 53 tahun 2023 , (07/06/2023).

Untuk di ketahui juara umum MTQ tingkat kabupaten Batang Hari,di raih oleh Kecamatan Muara Bulian.

Wakil Bupati dalam sambutannya menyampaikan hal penting untuk Qori dan Qoriah agar jangan merasa puas terlebih dahulu dengan prestasi yang telah didapatkan, begitu juga yang belum mendapatkan prestasi harus tetap belajar.

Untuk itu kita harus mengevaluasi terhadap prestasi yang telah kita dapatkan,untuk kabupaten Batanghari kita pernah mendapatkan prestasi yang ke 4 MTQ di Tanjung Jabung barat, kita juga pernah mengikuti perlombaan MTQ di kota sungai penuh mendapatkan prestasi yang ke 6.

“Marilah adik-adik kita terus tingkatkan belajar,agar kita yang mengikuti perlombaan MTQ di tingkat provinsi  mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi,dan kami juga mengajak semua masyarakat untuk membangun jiwa Qur’ani sehingga pola pikir kita kedepannya juga berlandaskan Al-Quran dan Hadits,” ucap Wabup.

Turut hadir dalam acara penutupan MTQ tingkat Kabupaten yakni,wakil ketua LPTQ,ketua DPRD kabupaten Batang Hari, Kapolres, Kacabjari Mura Tembesi, camat se-kabupaten Batang Hari dan tamu undangan lainnya. (Red)




Hadiri Panen Raya, Fadhil Sebut Visi Misi yang Utama Disektor Pertanian

Batang Hari, Jambi – Panen Raya di Desa Teluk Leban, Kecamatan Maro Sebo Ulu, langsung diikuti oleh Bupati Batang hari, (07/06/2023).

 

Panen Raya tersebut berpusat di ladang persawahan kelompok Tani Tekad Jaya dan Tekad Makmur.

 

Selain Bupati, panen raya juga dihadiri juga oleh Para Asisten, kepala OPD, Camat dan Kapolsek MSU, para kelompok tani serta para tamu undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya Bupati Muhammad Fadhil Arief menyampaikan bahwa sektor pertanian tersebut merupakan salah satu bagian dari 36 program visi dan misi Batang Hari Tangguh.

 

“Di Visi Misi kami bersama bang H Bakhtiar yang pertama kali itu adalah di sektor pertanian,” katanya.

 

Menurutnya, secara hitungan ekonomi yang paling besar pendapatan dari sektor pertanian yaitu persawahan (petani padi) dibandingkan dengan sektor pertanian lainnya.

 

“Coba di hitung berapa pendapatan satu hektar tanaman padi dengan satu hektar tanama sawit, dan sampai saat ini kita belum pernah mendengar harga beras itu turun, tapi kalau harga sawit sering kita terdengar,” imbuh Fadhil.

 

Ditempat yang sama, Sargawi yang merupakan perwakilan dari kelompok tani tekad jaya dan tekad makmur menyampaikan ucapan terima kasih telah menyempatkan hadir pada acara tersebut.

 

“Syukur Alhamdulillah memang kesempatan ini yang kami tunggu, karena selama ini kami ingin ketemu ayah (Bupati Batang Hari),” Katanya.

 

Sargawi juga memaparkan lahan persawahan yang ada di Desa tersebut memiliki luasan lahan sebanyak 252, 52 hektar terdiri dari 14 kelompok tani dengan anggota berjumlah 928 orang.

 

Tak hanya itu, dihadapan Bupati Batang Hari Sargawi juga meminta bantuan agak para petani dpat lebih muda untuk menggarap lahan persawahan tersebut.

 

” Saya mewakili para petani yang ada disini meminta bantuan Jonder (Traktor Sawah) agar para petani dapat lebih mudah mengelola tanah sawah kepada bapak Bupati,” Sampainya.

 

Selain itu, para petani juga meminta agar dibangun jalan usaha tani yang bertujuan mempermudah untuk mengangkut hasil pertanian dan memperkecil biaya petani dalam mengangkut hasil panen serta beberapa permohonan lainnya

 

” Untuk benih unggul mohon agar disubsidi kan pak setiap tahun tanam, supaya kami menanam padi yang bagus tidak sembarang tanam benih padi,” harapnya. (Red)




Kendaraan Dinas Untuk Kemenag Batang Hari dari Bupati

Batang Hari, Jambi – Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief menyerahkan kendaraan dinas kepada Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, senin (05/06/2023).

 

Bupati menyerahkan kendaraan dinas Roda dua dan Roda empat kepada Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari di serambi rumah Dinas Bupati Batang Hari.

 

“Penyerahan kendaraan dinas ini merupakan salah satu motivasi untuk para pegawai kementerian Agama Kab.Batang Hari agar melaksanakan tugasnya lebih baik,” ungkap Fadhil.

 

Muhammad Fadhil Arief mengatakan, dalam bantuan terdapat delapan unit roda dua diberikan kepada Kantor Urusan Agama (KUA) dan satu unit roda empat diberikan kepada Kepala Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, bantuan diberikan Pemerintah Kabupaten Batang Hari menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Hari yang diperkirakan kurang lebih 514jt.

 

“Penyerahan ini sebagai bentuk sinergisitas Pemerintah Daerah kepada Kemenag sebab ada beberapa ruang yang perlu saling mengisi dengan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat pembangunan daerah salah satunya mensupport Pemda dalam mempercepat Isbat Nikah, Program Mensertifikatkan Tanah Wakaf serta bidang pendidikan agama lainnya,” ujar Fadhil.

 

Dalan arahan MFA mengatakan keberadaan penghulu sangat penting di lingkungan sosial masyarakat karena mereka adalah pegawai yang diberikan tugas dan tanggung jawab terhadap pencatatan – prosesi pernikahan,  dan karenanya mereka sangat diperlukan di tiap desa.

 

“Penghulu adalah jabatan terdepan dan ujung tombak Kementerian Agama di Kecamatan dalam tugas pelayanan, pengawasan dan pembinaan keagamaan khususnya pelaksanaan pernikahan dan rujuk,” ungkapnya. (**)




Lima Anggota DPRD Kabupaten Batang Hari Dapil III Akui Telah Laksanakan Reses

Batang Hari, Jambi – Lima dari tujuh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang Hari mengakui telah melakukan Reses sesuai ketentuan yang berlaku, Selasa (06/06/2023).

 

Lima dari tujuh tersebut yakni, Purwanto Fraksi PDIP, Febri Nurhalimah Fraksi Demokrat, Ilhamsyah Fraksi PKB, Adi Susanto Fraksi Demokrat, Risno Fraksi Nasdem, memberikan klarifikasi kepada media ini saat dikunjungi di Gedung DPRD Kabupaten Batang Hari.

 

Purwanto mengakui fokus melakukan Reses di tiga Desa yang merupakan basisnya, tiga Desa tersebut Terentang Baru, Bulian Baru, Jangga Baru.

 

“Karena tiga ini merupakan basis suaranya dan berfokus kepada mereka, Reses diluar konstituen juga ada keharusan cuma yang dikhawatirkan jika tidak bisa mengakomodir aspirasi masyarakat yang telah disampaikan,” kata Purwanto.

 

Menurutnya, khawatir jika aspirasi ini terlalu banyak saya tidak bisa mengakomodir menjadi diperjuangkan menjadi kegiatan.

 

Menanggapi Desa yang tidak pernah dikunjungi, menurut Purwanto kemungkinan akan ada dikunjungi.

 

Ilhamsyah juga menanggapi pemberitaan mengenai dugaan tidak pernah reses.

 

“Seharusnya sebelum menaikan berita itu konfirmasi dulu, bukan sebaliknya malah konfirmasi ulang,” ucapnya.

 

Ilhamsyah bercerita desa-desa yang telah dikunjungi olehnya saat Reses yaitu, Desa Simpang Aurgading, Desa Aurgading, Desa Olak Besar, Desa Mata Gual.

 

“Itu yang saya ingat. Untuk desa-desa yang belum tersentuh anggota DPRD Insya Allah kalau tidak di periode ini, periode yang akan datang akan saya kunjungi desa tersebut,” singkat Ilhamsyah.

 

Febri Nurhalimah yang merupakan PAW dari Camelia, sejak 2021 juga mengakui telah melaksanakan Reses sesuai ketentuan.

 

“Kalau saya mengutamakan mana yang banyak suara kemarin. Desa yang sudah dikunjungi saat Reses, Desa Ampelu Mudo, Ampelu Tuo, Jangga Aur,” ucap Febri.

 

Adi Susanto memalui via WhatsApp mengakui telah melakukan Reses dan sudah ada data di sekretariat Dewan.

 

“Desa Simpang Jelutih, Desa Jelutih. Itu lah kami sering,” ucapnya.

 

Menanggapi pengakuan Kades saat dikonfirmasi awak media ini mengatakan, pak syaifu kades itu paman kami.

 

“Simpang Jelutih tu ada dokumentasinya kalau memang mau. Dalam aturannya tidak disebut Reses di luar basis, kalau tidak aturan untuk menyebar artinya terpaksa kami reses di desa basis kami,” singkat Adi.

 

Di waktu yang sama, Risno juga mengakui bahwa telah melakukan Reses.

 

“Reses yang sudah dilakukan, Desa Pulau, Desa Koto Boyo, Desa Ampelu, Tanjung Marwo, Kelurahan Kampung Baru. Ada beberapa kali yang sudah lupa,” tuturnya.

 

Bagi Risno, menyerap aspirasi itu tidak harus formal. Jadi ketika diskusi berkelompok, juga secara dadakan.

 

“Namun, secara resmi juga dilaksanakan. Kalau masalah Desa yang belum tersentuh, secara pribadi saya mau kesana jika pemerintah desa itu menghendaki kehadiran saya disitu. Tetapi kalau saya Reses tanpa ada persetujuan ataupun kehendak masyarakat setempat itu tidak akan mungkin,” ucap Risno.

 

Ia menambahkan, “kalau ada secara emosional menghubungi langsung pastinya saya kesana tidak mungkin tidak.” (Red)




Anita Yasmin Akui Telah Laksanakan Reses Sesuai Ketentuan

Batang Hari, Jambi – Anita Yasmin, S.E., ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi PAN Kabupaten Batang Hari menanggapi pemberitaan mengenai dugaan tidak pernah reses. Ia menolak tegas bahwa itu tidak benar dan sudah melakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Selasa (06/06/2023).

 

Di ruang kerjanya, Anita Yasmin menceritakan tempat Reses yang telah dilaksanakan.

 

“Sejak tahun 2019 hingga 2023 Reses itu sudah dilakukan sebanyak 12 kali, kalau tidak salah. Karena di tahun 2019, reses hanya dilakukan satu kali,” imbuhnya.

 

“Dengan sebanyak itu artinya tidak mungkin bisa Reses sepenuhnya ke Desa/Kelurahan yang ada di Kecamatan Muara Tembesi dan Batin XXIV,” tambahnya.

 

Anita bercerita, dari 12 kali Reses itu, 7 kali di Kecamatan Batin XXIV dan 5 di Kecamatan Muara Tembesi.

 

“Di Jebak, Ampelu, Rantau Kapas, seingat saya,” kata Anita Yasmin.

 

Anita juga berterimakasih kepada media ini yang telah mengantongi pengakuan beberapa Kades/Lurah yang sama sekali belum pernah dikunjungi DPRD dalam kegiatan Reses.

 

“Saya berterimakasih sekali kepada rekan-rekan Pers yang telah mempunyai data pengakuan Kades/Lurah yang belum pernah dikunjungi oleh DPRD khususnya Dapil III,” tuturnya.

 

Ia menambahkan, “Mungkin nanti daerah-daerah itu menjadi prioritas utama untuk dilakukan lokus Reses. Dan juga menjadi masukan bagi kami untuk mendatangi daerah tersebut.”

 

Menurut Anita, kegiatan Reses itu sendiri bagusnya dilakukan secara terbuka, karena menyerap aspirasi artinya secara umum bukan tertutup.

 

Mengenai beberapa pengakuan Kades yang tidak ada Reses namun anggota DPRD mengakui ada Reses. Anita menjawab, memang tidak ada cindera mata untuk ditinggalkan, biasanya kami itu mengirim undangan ke Kades/Lurah setempat yang mungkin tidak di arsip oleh mereka.

 

Ia juga menanggapi penyampaian dari salah satu tokoh masyarakat Desa Sukaramai mantan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Batang Hari periode 2000-2005.

 

“Insya Allah dalam waktu dekat akan dikomunikasikan ke sana tidak menunggu waktu Reses, karena ini juga untuk meluruskan permasalahan yang disampaikan oleh tokoh masyarakat tersebut,” tutup Anita Yasmin. (Red)