Salah Satu Siswi SMA N 2 Batang Hari Trauma Belajar dengan Oknum Guru Ini

Batang Hari, Jambi – Salah satu siswi di SMAN 2 Batang Hari diduga mengalami kekerasan oleh oknum gurunya saat jam belajar, Jumat (17/02/2023).

Kejadian tersebut dialami oleh siswi berinisial LL(18) saat jam pelajaran Geografi di sekolahnya, Selasa (07/02). Saat itu dirinya sedang bergurau dengan teman sekelasnya ketika oknum guru Geografi belum memulai pembelajaran alias baru absen kelas.

Ia bercerita permasalahan ini memang sudah ada perdamaian dan saling mengakui kesalahan dihadapan kepala sekolah dan guru lainnya.

“Tetapi saya masih trauma belajar dengan guru tersebut, namun masih ada guru yang membujuk saya untuk tetap mengikuti pembelajaran dengan guru geografi. Jadi saat belajar saya hanya diam saja,” ungkapnya.

Lebih dalam lagi LL bercerita bahwa selama ini orangtuanya tidak pernah memukulnya.

“Bapak saya saja tidak pernah menampar saya, tapi disekolah saya ditampar oleh oknum guru dihadapan teman sekelas saya,” tuturnya.

Walaupun penamparan hanya sekali, namun ia juga mengaku menjadi malu dihadapan teman sekelasnya.

Oknum guru tersebut bernama Muksin yang diduga melakukan kekerasan tersebut saat dikonfirmasi malah menantang awak media untuk berjumpa di Polres.

“Begini saja, besok kita bertemu saja ya di Polres, bagus-bagus. Kalau gitu di sekolah saja nanti saya langsung bawa Polisinya, kebetulan saya tinggal dekat asrama Polisi,” ucapnya dengan nada tinggi.

Ia tidak menjawab menjawab benar atau tidaknya kejadian tersebut.

Sedangkan Kepala Sekolah SMA N 2 Batang Hari, Musmulyadi, membenarkan kejadian tersebut dan sudah dipanggil semua untuk mediasi.

“Kemarin sudah mediasi, sudah saling berdamai dan mengakui kesalahan mereka, baik dari siswi yang didampingi oleh orangtuanya dan guru. Saya kira permasalahan ini sudah selesai,” tuturnya.

Perdamaian itu juga tidak ada hitam di atas putihnya.

“Saya lupa, memberikan perdamaian di atas kertas. Terkait dengan hal trauma yang dialami olehnya, saya pun tidak tahu lebih dalam hal itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, “Besok datang saja ke sekolah ya, saya ada di sekolah biar semuanya jelas.”

Terpisah, setiba di sekolah dihadapan oknum guru yang bersangkutan bersama kepsek dan siswa yang lain membenarkan hal itu.

Siswi tersebut juga menceritakan bahwasannya ia sedikit trauma mengikuti pelajaran guru tersebut.

“Orangtua saya tidak pernah melakukan hal demikian, namun di sekolah saya diperlakukan seperti ini,” ucapnya.

Salah satu siswa yang menyaksikan juga hadir mengatakan, seperti ditampar cuma tidak kuat.

Terkait hal itu, Muksim tidak mau menanggapi dan berkomentar atas yang terjadi.

“Tidak mungkin saya menampar dia, saya juga punya anak perempuan tiga orang. Permasalahan ini bukan saya dengan siswi tersebut, tetapi ia sama dengan teman sekelasnya yang sedang bertengkar,” ujarnya.

Menurutnya siswi inisial LL tersebut sudah sering dipanggil ke sekolah, sering bermasalah.

“Jadi ini sudah puncaknya untuk memanggil orangtuanya. Orangtuanya pun sudah tidak mempermasalahkan hal ini karena dia menyadari sikap anaknya,” jelasnya.

Untuk diketahui, Republik Indonesia melalui Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyatakan bahwa setiap perempuan dan anak berhak untuk mendapatkan rasa aman dan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, penyiksaan, diskriminasi, dan perlakuan yang salah lainnya yang dapat merendahkan derajat manusia dan melanggar Hak Asasi Manusia.

Pasal 1 angka 6 Permen PPPA Nomor 12 tahun 2022 tentang standar layanan perlindungan perempuan dan anak, berbunyi:

“Kekerasan terhadap perempuan adalah setiap tindakan berdasarkan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik, seksual, dan psikologis, termasuk ancaman tindakan tertentu, perempasan kemerdekaan secara sewenang-wenang baik yang terjadi di ranah privat atau publik.” (Red)




Visi Misi Sukses, Wabup Batang Hari Kunjungi Kelompok Tani Simpur

Batang Hari, Jambi – Wakil Bupati Batang Hari Bakhtiar SP kunjungi Ladang Padi Kelompok Tani Simpur Rejo Dusun VI Tanjung Mandiri, Desa Bungku Kecamatan Bajubang, Rabu (15/02/2023).

 

Menurut Bakhtiar kelompok tani tersebut sudah menjadi contoh keberhasilan visi misi yang telah direncanakannya saat menjadi orang nomor satu di Batang Hari.

 

“Simpur Rejo tani ini adalah kelompok tani yang memgembangkan Padi Gogo atau Padi Ladang,” kata Wabup Baktiar.

 

Dikatakan Wabup Bakhtiar, Kelompok Tani Simpur Rejo tersebut merupakan kelompok tani yang sudah beberapa kali mendapatkan bantuan Benih melalui Pemkab Batang Hari untuk menjadi penangkar Padi gogo.

 

“Alhamdulillah selama Tiga tahun ini nampaknya kelompok tani ini terus berkembang dan tahun (2023) ini tidak lagi dibantukan oleh Pemerintah karena dia sudah mandiri, hari inilah buktinya seperti yang kita lihat dan pada tahun ini wilayah ladangnya berkembang menjadi 82 Haktar dari yang sebelumnya hanya ada 25 Haktar,” jelas Wabup Bakhtiar.

 

“Artinya, dari awalnya hanya 25 Haktar yang dibantukan oleh Pemerintah Batang Hari, kini berkembang menjadi seluas 82 Haktar Padi yang sudah di tanam yang kita sebut sudah jadi mandiri,dan hasil padi yang ada itu kita sebut menjadi Benih Sebar namanya” lanjut Wabup.

 

Kemudian Wabup Bakhtiar yang kesehariannya dipanggil dengan sebutan Muk Bakhtiar juga menyampaikan, dengan adanya penangkaran Padi Gogo yang dikelolah oleh Kelompok Tani Simpur Rejo, dirinya berujar disaat Masyarakat khususnya di Batang Hari membutuhkan benih Padi, Masyarakat Batang Hari bisa langsung melakukan komunikasi dengan kelompok Tani Simpur Rejo.

 

“Jadi kalau ada Petani yang lain, Petani yang berada diwilayah Kabupaten Batang Hari bisa menggunakan atau mengambil, membeli di Petani Penangkar Padi Gogo yang ada di Simpur Rejo ini. Karema kita selaku Pemerintah di sini hanya membantu pemberdayaan Petani yang punya lahan di Simpur Rejo ini. Karena lahan ini masuk kawasan kemaren sudah kita perdayakan” imbuhnya.

 

“Berarti Tiga Visi Misi yang kita rancang dalam Batang Hari Tangguh secara langsung sudah kita realisasikan. Yaitu Pendidikan sudah kita selesaikan, Kesehatan kita selesaikan pemberdayaan kepada Masyarakat, Petani dan ketahanan pangan sudah kita kerjakan. Insya Allah di Tahun 2023 ini juga akan kita kembangkan Kedelei dan Jagung,” demikian Wabup.

 

Sebagai Ketua kelompok Tani, Rimbayadi memaparkan jika luas Ladang Padi yang dikelolah oleh kelompok Tani Simpur Rejo dengan jumlah Luasan 82 Haktar itu dikerjakan oleh sebanyak 60 KK Petani. Dan dari 82 Haktar tersebut, adapun wilayah tanam padi dilakukan dengan lokasi yang berbeda dengan pelaksanaan tanamnya selama Satu tahu sekali.

 

“Dengan mandirinya kami saat ini, kami juga berharap Pemerintah Batang Hari bisa pertama, Perhatian kepada Kelompok Tani kami, yang Kedua ketika produksi kami agak lumayan bisa meningkat terus, kami berharap bantuan pemerintalah untuk membantu pemasaran. Jadi kalau kami-kami inilah mencari pemasaran sendiri itukan bahasanya kan susah, terus harapan yang ketiganya itu ya akses jalanlah. Jika sarana jalan dibantu pemerintah ada supaya hasil produksi petani ini bisa sesuai yang diharapkan untuk masyarakatnya,” pungkasnya.




Amir Hamzah Jadi Pemateri Rakor Kadis Kominfo Se-Provinsi Jambi

Batang Hari, Jambi – Pemerintah Kabupaten Batang Hari meraih predikat baik dalam hasil evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

 

Atas pencapaian tersebut kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Amir Hamzah, SE, M.Si diminta untuk menjadi pemateri pada rakor Kadis Kominfo se-Provinsi Jambi bertempat di Shang Ratu Hotel Jambi (14/02/23).

 

Adapun isi materi tersebut Kadis Kominfo Batanghari menyampaikan tentang kisi-kisi atas pencapaiannya, dan menyarankan dimana seharusnya Kabupaten/Kota membentuk tim kecil yang khusus mengurus tentang SPBE di kabupatennya masing-masing.

 

Dan dari hasil predikat yang diterima, Kabupaten Batanghari saat ini menjadi kabupaten yang indeksnya paling tinggi di antara Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, dengan nilai Indeks 3,04 dengan Predikat Baik.

 

 




Kades Rantau Puri Diduga Menjual Aset Desa Tanpa Musyawarah

Batang Hari, Jambi – Aset desa berupa besi gapura Desa berukuran 7 meter dan beberapa tiang dengan berat sekitar 100 kg saat ini sudah berada di pengepul barang rongsokan, Rabu (14/02/2023).

 

Berpindahnya besi Gapura tersebut, diduga dijual oleh kepala Desa Rantau Puri kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari Jambi menjadi buah bibir dan meresahkan masyarakat desa setempat.

 

Pengepul Barang rongsokan membenarkan besi gapura ada padanya.

 

“Benar besi gapura masih ada dengan saya dan beberapa bahannya sudah saya potong kemarin,” sebutnya.

 

Menurutnya, pengambilan itu atas perintah Kepala Desa, pada saat dirinya kerumah Kades karena ada keperluan lain tentang Pekerjaan anaknya.

 

“Kepala desa bilang kepada saya untuk merehap  menyuruh saya memperbaiki merenopasi gapura itu, menjadi model terbaru dan mengamankan besi gapura tersebut dikarenakan keberadaan nya ada di pemukiman masyarakat,” terangnya.

 

Ia menjelaskan penyampaian kades bahwa ada dua kemungkinan kalau mau direhab dan dibagusin gapura tersebut, atau dibuat baru dengan bahan yang baru.

 

“Bahan lama ini dijual saja, uangnya untuk menambah dana renovasi. Ucapnya sekitaran satu minggu yang lalu, bahkan sudah saya kasih panjar olehnya,” singkatnya.

 

Terpisah, Kepala Desa Rantau Puri Hafiz menjelaskan, gapura desa tersebut dibangun pada tahun 2014 lalu bukan termasuk aset desa dan tidak tercatat di aset dan anggarannya dari swadaya masyarakat kita sebutnya.

 

Ia juga membenarkan atas keberadaan besi gapura di tempat rongsokan.

 

“Karena ingin direnovasi ulang dan dibuat lebih megah lagi dari sebelumnya,” jelasnya.

 

Dari sumber terpercaya menanggapi pernyataan Kades, menurutnya pembuatan gapura termasuk aset desa bukan swadaya masyarakat.

 

“Pada zaman itu sepengetahuan saya itu memakai dana PAD desa. Kalau terbukti itu aset desa tidak bisa sembarangan, ada prosedur yang wajib di lewati, diantaranya harus melalui jalur Perdes, dan hasil musyawarah Desa,” jelasnya.

 

“Saya salah satu yang mewakili warga di sini juga minta kepada intansi terkait maupun inspektorat Batang Hari, untuk mendalami permasalahan ini sampai titik terang, supaya masyarakat Desa Rantau Puri bisa jelas mana yang aset Desa dan mana yang dari swadaya masyarakat,” harapnya. (Tim)




Limbah Cair Pabrik PT Dharmasraya Palma Sejahtera Diduga Mengalir ke Sungai Danglo

Batang Hari, Jambi – Sebelumnya Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Dharmasraya Palma Sejahtera di Desa Tanjung Putra Kecamatan Mersam Kabupaten Batang Hari Jambi, terpantau sedang membakar limbah Tandan Kosong (Tankos) Kelapa Sawit di pekarangan Pabrik menggunakan alat excavator untuk membolak balikkan Tankos, pada Selasa (31/01/2023) lalu, saat ini kembali diduga membuang limbah Cair kedalam aliran Sungai Danglo, kamis (09/02/2023).

 

Akibat limbahnya warga sekitar merasa dirugikan karena tidak bisa menggunakan air sungai tersebut.

 

Salah satu warga sekitar berinisial BS mengatakan, mengalirnya limbah cair ini lebih kurang dua minggu lalu yang lalu.

 

“Sungai itu menimbulkan bau menyengat tak sedap, dan sungai danglo ini tidak lagi dapat kami gunakan untuk keperluan mandi dan untuk mengambil Air wudu,” untuk Sholat.

 

Karena sungai ini tidak lagi dapat digunakan BS terpaksa menggali sumur untuk keperluan mandi dan sebagainya.

 

Ditambahkannya, “dampak mengalirnya limbah cair itu ada sebagian ikan yang mati dan tidak bisa lagi memasang perangkap ikan di sungai itu.”

 

Terpisah Manager PT. Dharmasraya Palma Sejahtera Sutarno saat dikonfirmasi terkait masalah limbah cair yang di duga mengalir ke aliran Sungai danglo mengatakan, ijin kami IPLC, Kolam terakhir kami kami pelihara ikan, ikan hidup dan Tgl 7 Feb 2023, baru saja dikunjungi Dinas Lingkungan Hidup termasuk outlet limbah.

 

“Sampel rutin kami kirim ke Dinas Lingkungan Hidup, semua parameter dibawah baku mutu, Saya minta titik koordinasi dari TKP video tersebut, untuk kami check langsung.”

 

“Ya, mesti dicross check Kami juga punya hak jawab lo, Saya mau check dulu jangan sampai hoax,” tulisnya melalui WhatsApp. (Tim)




Bupati Batang Hari Serahkan Sertifikat Hak Milik Masyarakat Secara Gratis

Batang Hari, Jambi – Wujud kerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang Hari dengan Kantor ATR BPN Kabupaten Batang Hari patut mendapatkan cap jempol.

 

Pasalnya tak henti Pemkab Batang Hari menjlain bekerjasama Kantor ATR BPN setempat untuk memberikan sertifikat gratis kepada masyarakat.

 

Pada awal tahun 2023 ini masyarakat di Desa Serasah Kecamatan Pemayung kembali memdapatkan program sertifikat tanah gratis.

 

Adapun Desa yang mendapatkan program tersebut yakni diantara Desa Serasah, Lubuk Ruso, Ture, Kuap, Selat dan Kelurahan Jembatan mas, sebanyak 1.492 sertifikat kembali diberikan dan total sertifikat yang akan diberikan pada tahun 2023 ini adalah sebanyak 9.730 sertifikat.

 

Program penyerahan sertifikat tersebut juga selaras dengan salah satu program unggulan pasangan Fadhil-Bakhtiar pada point ke 36 mengenai sertifikat tanah gratis untuk masyarakat Batang Hari.

 

Bupati Muhammad Fadhil Arief (MFA) dalam sambutannya mengatakan bahwa penyerahan sertifikat ini merupakan bagian 36 program unggulan yang disampaikan pada saat pilkada dahulu.

 

“Tujuan sertifikat ini agar jelas atas hak dari tanah yang di miliki masyarakat, bagi yang telah dapat sertifikat manfaatkan sebaik-baiknya” Imbuhnya.

 

Diketahui sepanjang tahun 2022 lalu hasil dari kerjasama ini telah memberikan sertifikat tanah sebanyak 3.000 an sertifikat kepada masyarakat. (Red)




Bupati Akui Banyak Jalan yang Jelek Akan Diperbaiki Secara Bertahap Termasuk Jalan Akses Yayasan Trio

Batang Hari, Jambi – Trio Batang Hari mengadakan Expo 2023 dan peresmian Institut Teknologi (IT) di Kelurahan Sridadi Kecamatan Muara Bulian, Selasa (07/02/2023).

 

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief sekaligus menanggapi keluh kesah Ketua Yayasan Trio.

 

“Saya akui banyak jalan di tempat kita yang jelek, tapi kalau dananya ada pasti selesai, mencari dananya yang berat. Tapi itu tidaklah seberat membangun manusia, karena pada dasarnya kalau manusianya baik dan SDM nya baik, maka semua hal bisa ia selesaikan,” kata Fadhil.

 

Menurutnya, SDM yang baik itu indikatornya adalah, badan sehat, otak cerdas dan iman kuat.

 

“Salah satu proses itu melalui pendidikan formal, mulai dari pendidikan PAUD sampai Kuliah, sambil diisi dengan pelajaran agama,” ujarnya.

 

Indonesia ini membuat kewenangan berjenjang, dari Lurah, Camat, Bupati, Gubernur, Menteri dan lainnya, dan untuk sentuhan yang bisa langsung dilakukan oleh Pemkab Batang Hari yaitu dari PAUD, SD dan SMP.

 

“Untuk jalan yang buruk ini kita akan lakukan perbaikan secara bertahap, dan Insya Allah tahun ini kita akan selesaikan jalan menuju Trio Batang Hari,” pungkasnya.

 

Ketua Yayasan Trio Batanghari Asringati, memaparkan selama 19 tahun yayasan tersebut telah melaksanakan proses belajar mengajar mulai dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA.

 

“Kami berencana memajukan dunia pendidikan khususnya di Batanghari dengan membuka perguruan tinggi, hingga akhirnya segala proses telah dilalui dan In Sya allah akan dibuka pada ajaran baru 2023/2024 yang akan datang. Dengan demikian secara kami meresmikan gedung IT Trio Batang Hari yang sebentar lagi akan diresmikan oleh Bupati Muhammad Fadhil Arief,” ucap Asringati.

 

Yayasan Trio Batang Hari selalu menanamkan tauhid ajaran yang paling mendasar, untuk menciptakan anak didik yang berakhlak mulia. Semua program belajar terlaksana berkat bantuan pihak-pihak yang sangat mendukung.Saat itu juga, Ketua Yayasan Trio menyampaikan permintaan infrastruktur jalan menuju area Yayasan Trio.

 

“Perlu juga kami sampaikan kepada bapak Bupati Batang Hari dan para tamu undangan, mungkin pihak orang tua yang sering berkunjung ke sekolah kami kekurangan yang kami rasakan pada saat ini adalah infrastruktur yang ada menuju sekolah kami bisa tergolong sangat buruk apalagi ketika turun hujan. Besar harapan kami nanti sesuatu saat akses ke Yayasan Trio Batang Hari bisa menjadi lebih baik,” ungkapnya.

 

Kegiatan yang dilaksanakan di Yayasan Trio Batang Hari Kelurahan Sridadi tersebut juga dihadiri oleh, Ketua TP-PKK, Sekretaris Daerah, beberapa OPD terkait, para tenaga dan peserta didik Yayasan Trio. (Red)




Banyak Program untuk Masyarakat Miskin, Bupati Batang Hari Minta Kades dan Lurah Update Masyarakatnya

Batang Hari, Jambi – Banyak program dari pemerintah untuk masyarakat miskin, Bupati Batang Hari meminta seluruh Kepala Desa dan Lurah untuk update data kemiskinan di wilayahnya masing-masing, Kamis (09/02/2023).

 

Dari data tersebut Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief juga meminta untuk segera menyerahkannya ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Batang Hari.

 

“Tolong kepada kepala desa dan lurah data masyarakat kita yang kurang mampu di update. Setelah itu, serahkan datanya ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Batanghari,” katanya saat bertemu dengan pimpinan Baznas di ruang Pola Kantor Bupati.

 

Menurutnya, data jumlah masyarakat miskin ini sangat penting sekali. Karena dengan data tersebut, banyak program yang bisa diperbuat oleh pemerintah.

 

“Jadi tolong di data dari yang paling miskin nomor 1 hingga berikutnya. Data itu berguna untuk membuat prioritas penerima bantuan,” imbuhnya.

 

Untuk yang paling mudah, data tersebut diserahkan ke Baznas agar masyarakat yang kurang mampu ini bisa mendapatkan bantuan. Selain itu, pemerintah juga akan mengupayakan untuk meningkatkan potensi zakat.

 

“Kami harapkan semua bisa bersinergi dengan baznas. Setelah data diterima baznas, kita coba memaksimalkan potensi zakat,” tutupnya. (Red)




Pabrik PT SJL Diduga Fasilitasi Pungli Bongkar Kelapa Sawit

Batang Hari, Jambi – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sawit Jambi Lestari di Desa Rantau Gedang Kecamatan Mersam Kabupaten Batang Hari diduga memfasilitasi pungli untuk biaya bongkar sawit, Kamis (09/02/2023).

 

Bongkar sawit PKS tersebut dikerjakan oleh Serikat Pekerja Buruh Transportir Tani Indonesia (SPBTI) yang izinnya sudah tidak berlaku, dan difasilitasi tempat sebuah pos oleh pihak PT SJL.

 

Salah satu anggota SPBTI mengatakan biaya bongkar sawit Rp. 150.000/mobil yang akan dipotong sebesar Rp. 20.000/mobil untuk pengurus serikat.

 

“Dulu pernah ada serikat lain yang mencoba masuk, namun tidak diterima oleh perusahaan karena kami SPBTI sudah ada teken kontrak dengan perusahaan,” imbuhnya.

 

Ia menambahkan, kalau untuk bergabung menjadi anggota SPBTI sudah tidak bisa lagi, karena sudah tutup pencetakan kartu anggota.

 

“Jadi kalau ada yang mau masuk dikenakan biaya sebesar dua puluh lima juta rupiah, itu pun kalau ada anggota yang mau menjual kartunya untuk ganti nama,” tuturnya.

 

Ngatiman Sebagai menejer PT. SJL melalui WhatsApp mengatakan, diskusi dulu dengan kami.

 

“Saya juga belum paham kali tentang organisasi tersebut, Karena infonya mereka sudah menyerahkan sesuatunya ke kuasa hukumnya, terimakasih,” imbuhnya.

 

Sementara itu ketua SBPTI tidak bisa dihubungi. (Red)




Penutupan Musrenbang RKPD 2024 di MSI, Fadhil: Perlu Dilakukan Perencanaan yang Terukur

Batang Hari, Jambi– Bupati Batang Hari menghadiri penutupan Musrenbang RKPD 2024 di halaman kantor Camat Maro Sebo Ilir, Selasa (07/02/2023).

Camat Maro Sebo Ilir M. Amin.SE menyampaikan berbagai usulan serapan aspirasi masyarakat dari berbagai desa di wilayahnya.

“Untuk jalan yang belum masuk jalan Kabupaten agar segera diinventarisir oleh para Kades, supaya bisa ditangani instansi terkait,karena jalan yang tidak terdata dalam aset tidak akan direspon dan tidak bisa ditangani instansi terkait,” ucapnya.

Terkait usulan para Kades dan diskusi berlangsung seru, namun suasana tetap kondusif.

Ditempat yang sama, Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief mengatakan, musrenbang yang dilaksanakan pada hari ini pada hakikatnya untuk membahas dan menyepakati, secara objektif hasil-hasil Musrenbang pada tingkat desa yang akan menjadi usulan prioritas pemerintah di wilayah Kecamatan.

“Secara umum harus kita akui bahwa penetapan prioritas program pembangunan yaitu tingkat kesenjangan antara anggaran yang tersedia,dari 36 butir program yang saya Sampaikan waktu mencalonkan dulu, Sudah 33 tercapai, Insya Allah tahun ini tiga (3) program akan dilaksanakan lagi,” imbuhnya.

“Dengan kebutuhan pembangunan yang sangat dinamis. Untuk menyikapi ini maka perlu dilakukan penajaman perencanaan yang terukur untuk memenuhi tuntutan pembangunan di setiap wilayah Kecamatan,”tambahnya.

“Saya berharap kepada Masyarakat agar bisa saling mendukung dan mendoakan, Semoga kedepannya Kabupaten kita bisa cepat berkembang Seperti Kabupaten-kabupaten lain pada umumnya,” tutupnya.

Kegiatan ini dihadiri juga dihadiri oleh Ketua PKK Batang Hari Zulva Fadhil, Para Asisten setda Batang Hari, para Kepala OPD, anggota DPRD Patoni, Kacabjari Muara Tembesi, Forkopimda, Forkopimcam Maro Sebo Ilir (MSI), Para Kepala Desa Se kecamatan, Kelurahan, para tokoh masyarakat, BKAD dan perwakilan perusahaan yang ada di lingkup Kecamatan MSI. (Red)