Peringati HUT ke 12, IWO Tanjab Barat Berikan Santunan Anak Yatim Tahfizd

Tanjab Barat, Jambi – Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Tanjab Barat menggelar kegiatan bakti sosial di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Qur’an As-Syatibi Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Minggu (04/08/2024).

IWO Tanjab Barat menyantuni 24 anak yatim piatu yang menjadi santri pada Ponpes Al-Qur’an As-Syatibi.

Ketua IWO Tanjab Barat, Eko mengatakan kegiatan bakti sosial bertajuk “Berbagi Kebahagiaan Bersama Dhuafa“ ini digelar dalam rangka memperingati HUT Ikatan Wartawan Online (IWO) ke-12, yang diperingati setiap tanggal 8 Agustus.

“Dalam kegiatan ini, kita memberikan santunan untuk anak yatim piatu yang menjadi santri pada Ponpes Al-Qur’an As-Syatibi sejumlah 24 orang.

Selain santunan, kita juga menyalurkan bantuan paket sembako untuk Ponpes Al-Qur’an As-Syatibi, berupa 10 karung beras, 10 karton mie instan, 10 papan telur dan 20 liter minyak sayur, yang berasal dari sumbangan anggota, donasi hingga sponsorship,” ujar Eko.

Meskipun nilainya tidak seberapa, Eko berharap semoga bantuan ini bisa bermanfaat.

“Semoga bantuan yang nilainya tidak seberapa ini bisa bermanfaat dan dapat membantu untuk kebutuhan sehari-hari di Ponpes Al-Qur’an As-Syatibi,” ucapnya.

Lebih lanjut Eko menyampaikan, mewakili teman-teman jurnalis yang tergabung dalam organisasi Ikatan Wartawan Online Tanjab Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport kegiatan positif ini.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensupport kegiatan positif ini. Semoga menjadi berkah bagi semuanya,” tukasnya

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an As-Syatibi, Ustad H. Zakaria Anshori mengucapkan terima kasih kepada teman-teman dari IWO maupun donatur yang telah memberikan sedekahnya berupa sembako untuk kebutuhan sehari-hari santri kami dan kepada anak yatim piatu.

“Terima kasih kepada teman-teman dari IWO dan donatur atas donasi terbaiknya dalam program ini, semoga apa yang disedekahkan ini bisa menjadi amal jariyah karena beras-beras dan sembako yang dimakan menjadi darah dan daging para santri yang melafalkan Al-Qur’an. Semoga pahala terbaik yang diperoleh santri, mengalir juga kepada para teman teman IWO dan donatur. Aamiin ya rabbal ‘alamin,” ucapnya.

Selamat ulang tahun IWO yang ke-12, semoga IWO semakin sukses, semakin jaya dan bisa menjadi wadah masyarakat untuk berbagi informasi yang positif dan bermanfaat.

“Sukses semuanya, atas nama Pondok Pesantren Al-Qur’an As-Syatibi sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas donasi sedekahnya,” imbuhnya. (Red)




Wabup Batang Hari Buka Kegiatan Fun Trail Adventure Tambat

Batang Hari, Jambi – Ratusan peserta Off Road dari berbagai daerah meramaikan kegiatan Fun Trail Adventure (FTA) Reborn ke-5 yang digelar Trail Adventure Modifikasi Batang Hari (Tambat) dalam rangka HUT Republik Indonesia ke-79.

Kegiatan itu dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Batang Hari, H. Bakhtiar, SP., di Taman Sungai Bujang Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, pada Minggu (04/08/2024).

Selain dari Batang Hari, acara ini juga menarik minat Off Roader dari dalam Provinsi Jambi dan luar daerah lainnya.

Wakil Bupati Batang Hari, H. Bakhtiar, SP., mengungkapkan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas terselenggaranya FTA Reborn 5 tersebut.

“Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh peserta Ofroader yang kurang lebih 546 ini baik itu peserta dalam kabupaten Batanghari maupun dari luar daerah, mari kita bersama-sama yang datang ke Batanghari nikmati keindahan alam di Batanghari ini, kita sambut dengan hati senang dan gembira,” ucapnya.

“Tetap kita jaga kesehatan, jaga keamanan dan keselamatan kita dalam melaksanakan kegiatan olahraga ini yang menantang di arena trail yang disediakan komunitas Trail adventure modifikasi Batanghari ini,” Tambah Wabup.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim atas izin dari Allah subhanahu wa ta’ala Fun Trail Adventure yang kelima di Kabupaten Batanghari secara resmi dibuka dan dimulai,” Ucap Wabup.

Sementara Ketua Panitia, Riki Jaya Pratama, SSTp mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda kami yang ke-5 selama beridirinya Komunitas Trail Adventure Modifikasi Batang Hari (TAMBAT) yang bernaung pada Asosiasi Trail Adventure Batanghari (ATAB) yang diketuai oleh Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief.

“Ahamdulillah Pada kesempatan ini kami dari Trail Adventure Modifikasi Batanghari (TAMBAT) bisa menyelenggarakan Fun Trail Adventure (FTA) Ke -5. Pada kesempatan ini kami mempunyai tujuan yaitu kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahm bersama komunitas yang ada di Kabupaten Batanghari dan provinsi Jambi pada umumnya,” ungkap Riki ketua panitia kegiatan.

Kemudian kata Riki, tujuan kegiatan ini juga untuk mempromosikan Kabupaten Batang Hari sehingga kedepan Kabupaten meningkat, baik itu dari wisata ataupun dari lainnya.

Selanjutnya, Dalam laporannya Ia menyampaikan keikutsertaan pada kegiatan tersebut yang mana peserta diikuti kurang lebih 546 Off Roader.

“Alhamdulillah yang sudah registrasi kurang lebih 546 peserta, kemudian kami panitia menyiapkan Doorprize utama berupa 1 unit mobil Jimmy Katana, 1 unit Honda Yamaha Mio dan 1 unit Honda Revo ditambah dengan beberapa elektronik lainnya,” katanya.

“Pada kesempatan ini kami panitia penyelenggara mengucapkan banyak terima kasih terutama pada pemerintah Kabupaten Batanghari yang terus mensupport klub-klub yang ada di Kabupaten Batang Hari. Kemudian kepada Polres dan jajaran, Kejari dan jajaran, Ketua Koni serta owner taman Bujang dan kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut berpartisipasi pada kegiatan hari ini,” ucapnya.

Selanjutnya, Ketua Panitia juga mengucapkan kepada kawan-kawan Off Roader Selamat datang di Kabupaten Batang Hari di bumi serentak bak regam.

“Selamat menikmati jalur yang kami sediakan tetap dijaga keselamatan masing-masing kemudian tetap patuhi rambu-rambu yang ada di jalur sehingga bisa dapat sampai nanti finish di sini dengan selamat,” tutupnya.

Kegiatan dihadiri Kapolres Batang Hari, Kejari, Koordinator Kejati Jambi, Ketua KONI, Owner Taman Sungai Bujang, Ketua Formi Batang Hari, Ketua Harian ATAB, Kasi Intel Kejari dan Kapolsek Muara Bulian, serta Tamu Undangan lainnya. (Red)




Diduga Salah Satu Pemain Besar Ilegal Drilling Bebas Melenggang

Jambi – Hingga saat ini diduga salah satu pemain besar (toke besar) ilegal drilling di wilayah Provinsi Jambi masih bebas melenggang, tanpa tersentuh hukum, Selasa (30/07/2024).

Hal itu tentunya menjadi presepsi negatif di kalangan masyarakat, apakah kegiatan ilegal drilling sudah terkoordinasi dengan rapi.

Akibat dari maraknya aktivitas ilegal driling di Provinsi Jambi banyak menimbulkan pencemaran lingkungan.

Dikutip dari media matajurnalis.com, salah satu pemodal atau pelaku ilegal drilling di Provinsi Jambi tersebut bernama Tanggang warga Muaro Jambi.

Informasi yg terima, Tanggang memiliki kepokaan minyak, bahkan sumur ilegal drilling yang masih beroperasi.

Tanggang melakukan bisnis illegal drilling sudah cukup lama, dari pembeli minyak illegal drilling, hingga pemilik sumur Illegal Drilling di beberapa tempat di Provinsi Jambi.

Salah satu sumber menyampaikan, pelaku merupakan pemain besar ilegal drilling di Provinsi Jambi.

“Tanggang sudah koordinasi dengan pihak penegak hukum, makanya tidak ada yang berani meriksa tanggang, koordinasi nya kecang dengan petinggi di Jambi,” ungkap sumber tidak mau di sebutkan namanya.

Ia berharap kepada aparat penegak hukum, khususnya Polda Jambi periksa dan panggil pemodal Ilegal driling di Provinsi Jambi.

“Saya berharap Polda Jambi Panggil dan periksa Tanggang, karna dia sudah melakukan bisnis ya g sudah jelas sudah merugikan negara, dan sudah mencemarkan lingkungan,” singkatnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Tanggang belum dapat dikonfirmasi. (Red)




Sirojudin Kecewa, Camat MSU Tak Hadir RDP Permasalahan Perangkat Desa Sei Lingkar

BATANGHARI – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batanghari menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait permasalahan Perangkat Desa Sei Lingkar, Kecamatan Maro Sebo Ulu (MSU), Senin (29/07/2024).

RDP digelar di Ruang Komisi I, dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Batanghari, Sirojudin didampingi Wakil Ketua Komisi I, Aminuddin dan dihadiri pihak Dinas PDK serta Dinas PMD Batanghari.

Namun disayangkan, Ketua Komisi I Sirojudin menuai kekecewaan atas ketidakhadiran Camat Maro Sebo Ulu dalam rapat tersebut.

“Kami Komisi I kecewa Camat tidak hadir, sedangkan PMD menghadiri,” tegas Ketua Komisi I DPRD Batanghari.

Disampaikan Sirojudin, RDP tersebut membahas terkait Permasalahan Perangkat Desa Sei Lingkar inisial RS. Dimana RS menerima SK pada tahun 2017, sementara Ijazah sekolahnya (SMA/Sederajat) dikeluarkan pada tahun 2020.

“SK 2017 sedangkan Ijazah Perangkat Desa tahun 2020, dalam artian dulu SK daripada Ijazah dan juga ada indikasi Ijazah palsu. Dia diangkat lebih dulu 2017 sebagai Perangkat Desa sedangkan Ijazahnya SMA nya terbit pada tahun 2020,” beber Sirojudin.

“Jadi selama tiga tahun itu, dia belum tamat SMA. Maka Kades yang baru dan juga BPD takut menyalahi aturan dan ingin meluruskan ini menyampaikan ke DPR untuk difasilitasi ternyata Camat tidak hadir, sudah dua kali RDP permasalahan ini Camat tidak hadir,” sambungnya.

Sirojudin juga menyebutkan, dia tidak mengetahui apa alasan yang membuat Camat MSU tidak menghadiri RDP permasalahan Perangkat Desa tersebut.

“Tidak tahu sampai hari ini tidak ada konfirmasi,” tegasnya.

Sirojudin juga menambahkan, selain Camat MSU, pihak Komisi I DPRD Batanghari juga mengundang Bagian Hukum Setda Batanghari namun tidak pernah menghadiri RDP permasalahan Perangkat Desa Sei Lingkar. (Red)




Jambore Kader PKK Tingkat Kecamatan Muara Tembesi Berlangsung Meriah

Batang Hari, Jambi – Jambore Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tingkat Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batang Hari berlangsung meriah, lancar tanpa hambatan, Minggu (28/07/2024).

Kali ini, Jambore Kader PKK tingkat Kecamatan Muara Tembesi Tahun 2024 mengusung tema ‘Sinergitas Bersama PKK Mewujudkan Keluarga Sejahterah, PPK Maju Batang Hari Tangguh’.

Kegiatan berlangsung di halaman kantor Camat Muara Tembesi dan diikuti oleh para kader tingkat Desa dan Kelurahan Sekecamatan Muara Tembesi.

Ketua TP-PKK tingkat Kecamatan Muara Tembesi Savitri Farah Astuti, S.Pd., mengucapkan terima kasih kepada segenap Ibu-Ibu TP PKK Desa dan Kelurahan beserta kadernya yang telah ikut serta meluangkan tenaga dan fikirannya berpartisipasi dalam kegiatan Jambore Kader PKK Tahun 2024.

“Jambore pada tahun ini kami laksanakan selama dua hari, dimulai hari kemarin sehabis zuhur sampai hari ini. Dengan lima cabang perlombaan, lomba memasak dan LCC kemarin dan hari ini lomba parade budaya Nusantara, jinggel galeri pelangi dan paduan suara,” ungkapnya.

Kegiatan Jambore Kader PKK ini setiap tahun wajib diadakan, karena merupakan salah satu program PKK dari Pusat, Provinsi, Kabupaten, hingga Kecamatan Desa dan Kelurahan.

“Melalui berbagai kegiatan dan lomba Jambore ini, semoga sinergitas, kerjasama, dan kebersamaan yang sudah terjalin dapat terus ditingkatkan,” tutur istri Camat Muara Tembesi yang akrab disapa fifit.

Fifit juga menyampaikan bahwa ada satu kelurahan yang tidak ikut serta dalam kegiatan ini.

“Saya ingin melaporkan bahwa dari 14 Desa dan Kelurahan yang ada di Kecamatan Muara Tembesi ada satu kelurahan yang tidak ikut serta Jambore Kader PKK tanpa alasan. Tolong ibu-ibu dari tim penggerak Kabupaten Batang Hari untuk melaporkan kepada ketua,” bebernya.

Ditempat yang sama, Ketua Pembina TP PKK tingkat Kecamatan Muara Tembesi Edi Purwanto memberikan apresiasi kepada ibu-ibu PKK yang telah sudi meluangkan waktu, tenaga dan fikirannya untuk kegiatan ini.

“Ketika Ibu-ibu pulang dengan rasa letih, mungkin ada suaminya yang cemberut. Atau pun mungkin ada suaminya yang tidak memberikan support kepada istrinya, saya mohon untuk mengikhlaskan tenaga dan fikiran istrinya yang telah berpartisasipasi ikut kegiatan Kader PKK,” tuturnya.

Terkait adanya satu Kelurahan yang tidak ikut serta Jambore Kader PPK, Salah satu Wakil Sekretaris I TP PKK tingkat Kabupaten Batang Hari, Dian Anggraini dalam pidatonya mengatakan, akan menyampaikan kepada ketua bahwa ada satu kelurahan yang tidak ikut serta.

“Baru ini dari beberapa Kecamatan yang telah kami ikuti ada satu kelurahan yang tidak ikut serta. Mudah-mudahan nanti apa pun kendalanya atau tantangannya akan kita diskusi sama-sama,” tuturnya.

Menurutnya, hal ini bukan masalah pendanaan, karena semuanya sama saja. Buktinya kelurahan lain bisa tampil.

“Artinya ketika punya semangat itu bisa dilaksanakan. Mudah-mudahan ke depannya masing-masing Desa dan Kelurahan dapat bersinergi dengan Kecamatan Muara Tembesi,” singkatnya.

Kegiatan dihadiri oleh Asisten III Setda Batang Hari, Wakil Sekretaris I dan II TP PKK Kabupaten, Ketua Pokja I, II, III dan IV beserta anggota, Babinsa, Para Kades dan Lurah Beserta jajaran dan tamu undangan lainnya.(Red)




Sekilas Mengenai Bimtek Kades di Batang Hari ke Bali

Batang Hari, Jambi – Sempat heboh di kalangan masyarakat Kabupaten Batang Hari mengenai kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) para Kades di Provinsi Bali. Tentunya menjadi sorotan, menuai pro dan kontra atas kegiatan tersebut, Jumat (26/07/2024).

Informasi yang berhasil di dapat oleh media suaralugas.com bahwasannya Bimtek para Kades di Batang Hari dilaksanakan oleh Media Riset, Diklat dan Konsultan Sinergi Studi Nasional.

Yayasan Sinergi Studi Nasional (SSN) merupakan sebuah lembaga yang bergerak dalam peningkatan kapasitas SDM yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM No. AHU – 0028336.AH.01.12.TAHUN 2023 – NIB. 2212230045005. Beralamat di Jl. TP. Sriwijaya Perumahan Beliung Indah, Alam Barajo, Kota Jambi. Sekretariat: Jl. TB. Simatupang KV. 1 LT 4 Gedung Menara 165 ESQ, Cilandak Timur – Jakarta.

Dalam suratnya yang ditujukan untuk Bupati Batang Hari, bernomor : 013-02/UND/SSN-ST/V/2024, sifat: Penting, perihal: Undangan Bimbingan Teknis dan Benchamarking. Meminta agar mengutuskan para Kepala Desa, TP PKK dan Ketua BPD beserta jajarannya yang berkompeten untuk mengikuti pelatihan.

Sebelum kegiatan studi tiru di Desa Pengalipuran Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli Provinsi Bali, para peserta mengikuti Bimtek di Aula Gedung PKK Muara Bulian Batang Hari pada Senin (08/07) lalu.

Maksud dari kegiatan tersebut, yakni menumbuhkembangkan, menggerakkan prakarsa dan partisipasi serta swadaya masyarakat dalam proses pembangunan di Desa.

Tujuan Pelaksaan kegiatan, diantaranya:

a. Meningkatkan kemampuan dasar dan kemampuan teknis Aparatur Pemerintahan Desa yang berkompeten, berkualitas dan profesional.

b. Meningkatkan kapasitas kinerja penyelenggaraan pemerintah desa ke arah yang lebih baik dalam tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

c. Untuk meningkatkan pengetahuan SDM, diharapkan pula bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat menularkan ilmunya kepada aparatur lainnya di wilayahnya masing-masing.

d. Meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM Perangkat Desa dalam melakukan fasilitasi pembangunan yang berorientasi pada kondisi riil masyarakat desa.

e. Meningkatkan kemampuan aparatur desa dalam menggerakkan dan memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembangunan di wilayahnya.

f. Mampu menyerap dan mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dari pelatihan untuk menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dengan fasilitator, tenaga pengajar yang direncanakan hadir berasal dari Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Kementerian Keuangan, Kejaksaan Republik Indonesia, dan praktisi di bidangnya.

Dalam hal ini, yayasan SSN menawarkan beberapa pilihan pelatihan, antara lain:

1. Bimbingan Teknis Pembinaan Hukum dan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi bagi Aparatur Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan Badan Usaha Milik Desa.

2. Bimbingan Teknis Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Bagi Kepala Desa untuk Mempertebal Rasa Kebangsaan dan Meningkatkan Semangat Kebangsaan.

3. Bimbingan Teknis Pengembangan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa di Bidang Hukum dan Pengelolaan Aset Desa serta Sosialisasi Hasil Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama antara Kejaksaan Agung dan Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi serta Nota Kesepahaman antara Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi.

4. Bimbingan Teknis Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

5. Bimbingan Teknis Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa.

6. Bimbingan Teknis Peran dan Tupoksi Badan Permusyawaratan Desa.

7. Bimbingan Teknis Penyusunan Produk Hukum Desa dan Standar Pelayanan Minimal Desa.

8. Bimbingan Teknis Penguatan dan Pengelolaan Program PKK Untuk Meningkatkan

Kesejahteraan Keluarga.

9. Bimbingan Teknis Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Dana Kelurahan Tahun Anggaran

2024 Bagi Pemerintah Kota (Kecamatan ,Kelurahan) Se-Indonesia.

10. Atau dapat Request Materi Sesuai dengan yang dibutuhkan.

Adapun mengenai biaya kontribusi dan fasilitas perserta yang mengikuti pelatihan dimaksud, dikenakan biaya kontribusi pelatihan sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) per peserta, dengan fasiltas sebagai berikut:

1. Penginapan selama empat malam dengan ketentuan satu kamar untuk dua orang (twin- sharing).

2. Konsumsi berupa: sarapan pagi, makan siang, makan malam, dan rehat pagi dan sore (coffee break).

3. Tas, ATK, Modul dan Cocarde Peserta.

4. Seragam peserta.

5. Paket Studi Tiru KeDesa Percontohan Nasional

6. Honor Narasumber

7. Honor dan Akomodasi Panitia Pelaksana

8. Transportasi Peserta Selama Kegiatan

9. Sertifikat dari Pelaksana.

Biaya Tranportasi meliputi tiket pesawat Jambi ke Denpasar pergi pulang sebesar Rp.5.000.000,.(lima juta rupiah).dan biaya bimtek sebesar RP.5000.000.(lima juta rupiah)dana akomodasi bisa melaui via transfer atau tunai.sebesar Rp.10.000.000,00, perpeserta. (Red)




Program BKBK Gubernur Jambi Terindikasi Manipulasi Data, Masyarakat Alami Buta Tidak Dapat Manfaat

Jambi – Program manfaat bantuan keuangan bersifat khusus (BKBK) yang dicanangkan oleh gubernur Jambi melalui perlindungan BPJS Ketenagakerjaan BPU untuk masyarakat ekonomi Eekstrim di Provinsi Jambi, terindikasi syarat korupsi. Pasalnya ditemukan kejanggalan dari data pemilik pemerintah,Rabu (24/07/2024).

Kurniadi Hidayat menyebutkan, program manfaat Bantuan Keuangan Bersifat Khusus(BKBK) yang dicanangkan oleh Al Haris Gubernur Jambi diduga gagal dan tidak transparan.

“Sebagaimana dikutip dari pemberitaan sebelumnya yang ditulis oleh Media Jamberita.com di tanggal 06/10/2023, Program Manfaat Bantuan Keuangan Bersifat Khusus(BKBK) yang dicanangkan Gubernur Jambi,” paparnya.

Namun, anehnya di rilis resmi media Antara tertulis Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Jambi menyebutkan sebanyak Rp. 6,2 Miliar dana yang telah disalurkan kepada penerima manfaat masyarakat miskin ekstrem di Provinsi Jambi, yang dirilis pada Senin 18/09/2023 lalu.

Dalam dua rilis berita diatas ada selisih jumlah yang disalurkan ke penerima manfaat BKBK. Akan tetapi, Pemberitaan antara media dan website www.bpjsketenagakerjaan.go.id ditemukan Ada perbedaan nilai Anggaran.

“LPKNI sudah melakukan Klarifikasi ke Kabid Ibu Ani yang berkerja ke dinas Sosial provinsi Jambi, dan Ibu Ani melemparkan ke DP3AP2  Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi,” jelasnya.

Kabid Dinas Sosial Provinsi Jambi saat dipertanyakan Kurniadi Soal Program tersebut tidak menggubris.

Program dana BKBK (Bantuan Khusus Bukan Keuangan) untuk masyarakat miskin ekstrim dan masyarakat pekerja rentan tidak sesuai dilapangan.

Untuk Setiap Kelurahan dan Desa mendapatkan manfaat bantuan program BKBK rata-rata 75 orang, terbagi 50 orang untuk Masyarakat Meskin Ekstrim dan 25 orang untuk Masyarakat Pekerja Rentan.

Tapi Dugaan dilapangan dari setiap Kelurahan dan Desa ada yang jumlahnya tidak sesuai, Banyak sebagian Masyarakat tidak menerima Kartu BPJSTK dan Program tersebut tidak pernah disosialisasikan.

“Ada masyarakat yang menerima Kartu BPJSTK tapi tidak tahu manfaatnya karena tidak pernah ada sosialisasi baik dari pemerintah maupun Tim BPJSTK,” tambah Kurniadi.

Sehingga kejadian dilapangan seperti masyarakat mengalami kecelakaan kerja sampai mengalami kebutaan dan berobat di Rumah Sakit tidak menggunakan Kartu BPJSTK.

Dari data dilapangan juga ditemukan Sebagian masyarakat yang terdaftar tidak sesuai dengan  pekerjaannya yang sebenarnya.

Karena Pendataan tidak pernah melibatkan masyarakat penerima Program BKBK.

Sehingga saat terjadi kecelakaan Kerja masyarakat tidak mengetahui apa pekerjaan yang didaftarkannya, sehingga terjadi penolakan perobatan di rumah sakit.

Contoh Pekerja sesunguhnya adalah Tukang ojek, lalu mengalami kecelakaan di Jalan, saat dibawa kerumah sakit ternyata di tolak karena yang terdaftar di BPJSTK pekerjaannya sebagai petani.

Ada juga masyarakat yang telah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu, ternyata di daftarkan BPJSTK dan sampai saat ini program kartunya masih aktif.”bebernya

Kurniadi menambahkan, “Program ini diduga ada dugaan pemalsuan data dan indikasi ada dugaan korupsi dan penyelewengan anggaran maupun penyalahgunaan jabatan.

“Pertanyaan yang kami lontarkan kepada dinas terkait pun tidak bisa menjawab dan kelabakan. Kami menduga program yang memakai anggaran milyaran rupiah disalahgunakan, Secara tersistem dan teroganisir,” ungkapnya. (Red)




DPRD dan Pemkab Batanghari Gelar Paripurna KUA PPAS RAPBD TA 2025

BATANGHARI – Bersama Pemerintah Daerah, DPRD Kabupaten Batanghari gelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian nota pengantar KUA (Kebijakan Umum Anggaran) PPAS (Prioritas Plafon Anggaran Sementara) Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Batanghari tahun anggaran 2025.

Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Anita Yasmin, digelar di Gedung DPRD Kabupaten Batanghari Jalan Jendral Sudirman, Senin (22/07/2024) dihadiri oleh Forkopimda, Anggota DPRD serta jajaran Pemkab Batanghari.

Memandu jalannya rapat Paripurna, Ketua DPRD Batanghari Anita Yasmin dalam sambutannya mengatakan rapat Paripurna antara DPRD bersama Pemkab Batanghari dalam rangka pembahasan KUA PPAS RAPBD Kabupaten Batanghari TA 2025.

Sementara itu mewakili Bupati Batanghari, Wakil Bupati Bakhtiar menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Fadhil karena tidak dapat menghadiri rapat Paripurna dikarenakan ada kegiatan lain. (Red)




Kenduri Swarnabhumi 2024, Festival Suku Batin IX dan Lomba Masak Brengkes Ikan

Jambi, Batang Hari – Kenduri Swarnabhumi 2024 menghadirkan festival Suku Batin IX, menampilkan lomba memasak kuliner khas Batang Hari, yakni brengkes ikan.

Kegiatan yang digelar di Lapangan King Lion, Desa Muaro Singoan, ini tidak hanya memeriahkan suasana festival, tetapi juga mengangkat kembali tradisi kuliner lokal yang kaya rasa dan nilai identitas masyaramat setempat.

Pamong Budaya Ahli Utama Kemendikbudristek, Siswanto mengatakan pagelaran Festival Suku Batin IX yang menyajikan lomba memasak Brengkes Ikan memiliki peran penting dalam melestarikan sebuah kebudayaan.

“Pagelaran di Desa Muaro Singoan dalam rangka Kenduri Swarnabhumi bisa mengangkat kebudayaan yang hampir punah,” ucap Siswanto, Sabtu, 20 Juli 2024.

Festival ini, lanjut Siswanto, menjadi ajang masyarakat saling berinteraksi dan bergotong royong melestarikan nilai-nilai budaya di tengah perkembangan teknologi.

Brengkes ikan adalah hidangan tradisional khas yang terbuat dari ikan-ikan dari Sungai Batanghari, dibaluri sambal tempoyak maupun sambal-sambal lain yang terbuat dari rempah-rempah lokal, lalu dibungkus dengan daun pisang dan dimasak dengan cara dibakar.

“Brengkes ikan adalah salah satu warisan kuliner kita yang kaya akan cita rasa dan juga sejarah,” ujar Kepala Desa Muaro Singoan, Samadani.

Menurut Samadani, setiap daerah di Jambi memiliki variasi brengkes mereka sendiri dan memasak brengkes ikan pada pembukaan Festival Suku Batin IX merupakan cara menunjukkan kekayaan budaya kuliner yang dimiliki.

Lomba masak brengkes ikan ini diikuti oleh ibu-ibu dari berbagai desa di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari. Ibu-ibu yang memakai tengkuluk khas Jambi dan berkebaya ini memasak dengan menggunakan alat-alat tradisional dan kayu bakar seperti yang dilakukan nenek moyang mereka.

“Ini bukan sekadar lomba, tapi juga cara kami melestarikan tradisi memasak dengan cara yang alami dan tradisional,” tegas Pamong Ahli Budaya Kemendikbudristek, Siswanto.

Menurut Siswanto, memasak menggunakan kayu bakar memberikan rasa yang khas pada masakan yang tidak bisa ditiru oleh alat modern. Ia menambahkan, lomba memasak ini adalah salah satu cara memberikan nilai-nilai sosial dalam berinteraksi antarindividu.

“Kebersamaan adalah kunci dari acara ini,” pungkasnya.

Keseruan Festival Suku Batin IX yang dimulai pada Sabtu, 20 Juli 2024 ini turut dirasakan para warga. Salah satu warga dan asli Suku Batin IX yang hadir, Nyimas Artika, merasa senang melihat antusiasme para peserta lomba.

“Acara ini benar-benar menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan di desa kami,” ungkapnya.

Selain lomba masak brengkes ikan, Festival Suku Batin IX juga menampilkan berbagai kegiatan menarik lainnya. Ada juga makan merawang (makan bersama dalam satu wadah) di pinggir sungai Batanghari, pameran objek diduga cagar budaya (ODCB), pertunjukan tarian dan lagu daerah, serta pasar budaya yang menampilkan berbagai kerajinan tangan dan kuliner lokal.

Kenduri Swarnabhumi, yang dibuka pada 5 Juni 2024 lalu, merupakan rangkaian kegiatan kebudayaan di sepanjang DAS Batanghari atas inisiasi berbagai kalangan masyarakat setempat serta didukung Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi melalui Direktorat Perfilman Musik dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Dukungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam melestarikan dan memajukan kebudayaan lokal, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga warisan budaya.

Festival Suku Bathin IX, dengan segala keragaman acaranya, menjadi bukti nyata bagaimana tradisi dan inovasi dapat berjalan beriringan.

Acara ini tidak hanya menjaga warisan budaya tetapi juga mengadaptasi perubahan zaman, memastikan bahwa tradisi-tradisi ini tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang.

Dukungan dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat setempat menjadi kunci keberhasilan festival ini, yang tak hanya merayakan budaya tetapi juga mempererat ikatan komunitas.[*]




Fadhil Ikut Resmikan Lapangan Tembak Polsekta

Batang Hari, Jambi – Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief Hadiri acara peresmian lapangan tembak Tantya Sudhirajati yang bertempat di Polsekta Muara Bulian Kelurahan Pasar Baru, Sabtu (20/07/2024).

Dalam peresmian lapangan tembak tersebut, diresmikan langsung oleh Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief, dan didampingi oleh Kepala Opd.

“Saya menyambut baik kehadiran lapangan tembak Tantya Sudhirajati Polres Batang Hari, sebagai wahana untuk meningkatkan kemampuan khususnya di bidang menembak bagi anggota polri, khususnya Polres Batang Hari”, imbuh Fadhil.

Dengan adanya lapangan tembak di Kabupaten Batang Hari, Bupati Batang Hari MFA, berharap olahraga menembak akan akan lebih berkembang.

“Semoga menumbuhkan atlet-atlet baru yang mendapatkan bimbingan dari Polres Batang Hari dan tentunya olahraga menembak akan lebih baik kedepannya.

“Saya selaku Bupati Batang Hari, mengucapkan terimakasih kepada bapak Kapolres Batang Hari, yang telah membangun lapangan tembak Tantya Sudhirajati Di Kabupaten Batang Hari”, singkat Fadhil.

“Semoga lapangan tembak ini memberi banyak manfaat untuk Anggota Polri Batang Hari dan Masyarakat Batang Hari,” harapnya. (Red)