Rupa-rupa Spekulasi Politik Batang Hari

Opini, suaralugas.com, Oleh: Usman Yusuf (Dewan Penasehat IWO Batanghari) – KONTESTASI Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 kian dekat. Ini ditandai dengan tradisi tebar pesona para kontestan. Kesemua itu tak luput dari persepsi berbeda bagi kaum pemilih.

 

Lazimnya ada istilah pemain baru dan “pemain lama”. Untuk pemain baru dalam melakukan tebar pesona bak anak burung belajar terbang. Dia tak tahu ranting keras dan lembut tempat berlabuh. Sementara, para pemain lama memiliki ritme dan pengaturan tempo untuk tebar pesona. Maklum, sebagian mereka punya dosa tebar pesona masa lampau yang penuh dengan kepiluan.

 

Dalam pengamatan Penulis, salah satu faktor yang mendorong para kontestan melakukan jurus tebar pesona adalah doktrin dari partai bernaung. Jurus ini dilakukan cukup beralasan. Sebab, masih layak dan relevan untuk meraih simpati kaum pemilih.

 

Apalagi pemilh yang hanya memanfaatkan moment perhelatan berlangsung. Hal yang wajar dilakukan, karena sebagian besar ketika menjabat banyak yang mengabaikan para pemilih.

 

Tebar pesona para kontestan penuh rupa-rupa politik. Mereka terlihat gampang senyum, royal secara finansial, gemar membantu bahkan berani memberikan bingkisan dalam moment tertentu. Selain itu banyak lagi cara lain dalam melakukan tebar pesona.

 

Lalu, ketika ditanya apakah kontestan yang melakukan tebar pesona dengan cara membagi-bagikan bingkisan diperbolehkan. Pihak Bawaslu selaku lembaga pengawas kegiatan kepemiluan dipastikan gamang dalam menyikapi itu. Ini disebabkan, tahapan kampanye belum mulai.

 

Penulis mengingatkan, meskipun upaya tebar pesona dibolehkan, namun para kontestan diharapkan untuk tidak terlalu berlebihan, apalagi sampai overdosis.

 

Jika mengacu pada tahapan Pemilu 2024. Masa kampanye Pemilu dimulai dari 28 November 2023 s.d. 10 Februari 2024.

 

Kemudian, masa tenang dari 11 s.d. 13 Februari 2024. Pemungutan suara 14 Februari 2024.

 

Apakah setiap Parpol sudah memenuhi quota semua Caleg?Jika mengacu pada kesiapan di April 2023 ini, sudah dipastikan masing-masing Parpol sudah mengisi nama Caleg disetiap ruang quota. Namun, memenuhi semua quota setiap Dapil belum diketahui secara pasti.

 

Tapi jangan salah, para petinggi Parpol di Batang Hari sudah saling klaim sebagai pemenang pada Pemilu 2024 mendatang. Bahkan, jika dihitung terhadap angka yang diklaim, melebihi jumlah kursi di parlemen Batang Hari.

 

Ya namanya juga klaim.Terkadang klaim yang tinggi tak sesuai dengan upaya rekrutmen Caleg yang sulit. Betapa tidak, setiap para kontestan memiliki matematika dan perhitungan berbeda dalam berkontastasi.




Ada yang Jualan Lontong Basi Ditahun Politik

Opini, Suaralugas.com, oleh Mohd Zamani Penasehat IWO Kabupaten Batang Hari.

 

KENAPA 2023 disebut dengan tahun politik? Jawabannya adalah karena aktivitas di dalamnya banyak diwarnai aktivitas politik berupa pencalonan para politikus untuk merebut dan mempertahankan kekuasaan.

 

Jawaban tersebut cukup beralasan, sebab agenda politik yang akan terjadi adalah Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres)serta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di 2024. Di dalamnya ada politikus yang sangat berambisi menjadi penguasa baru, mulai dari bupati, wali kota, gubernur, anggota dewan, hingga presiden.

 

Demi tercapainya hasrat dan ambisi tersebut, maka bermacam cara dilakukan, tak peduli itu jualan program bermodus sejahterakan rakyat.

 

Padahal program itu hanya ‘Lontong Basi’ ini realitas yang akan terjadi disemua tingkatan, baik tingkat pusat maupun daerah.

 

Sama seperti perhelatan kontestasi pemilihan baik pada Pemilu maupun Pilkada sebelumnya sejuta janji ditebar, seribu jurus jitu dikerahkan, dan uang miliaran rupiah pun disiapkan, demi satu tujuan, menang menjadi pejabat baru atau berhasil mempertahankan jabatan.

 

Kini, janji itu sudah banyak yang ditebar di media sosial sebagai penyempurna safari politik dan blusukan dadakan demi meraih citra positif di mata masyarakat. Padahal, mayoritas masyarakat sesungguhnya sudah tahu, kalau janji politik kebanyakan ‘palsu’.

 

Biasanya, para kontestan berjualan kampanye dengan menjual perubahan yang erat kaitannya dengan hajat hidup orang banyak.

 

Namun, janji itu akan sirna seiring calon pejabat terpilih menjadi penguasa baru, seperti kepala daerah atau anggota dewan. Pengalaman membuktikan, perubahan yang dijanjikan hanya tinggal janji.

 

Sangat jarang ada para penguasa yang sungguh-sungguh berupaya memenuhi janji kampanye.

 

Kalaupun ada, jumlahnya bisa dihitung dengan jari, bahkan banyak kepala daerah yang menyerah dan gagal total membahagiakan warganya, mungkin karena program yang dijual itu hanya program ‘Lontong Basi’.

 

Kebanyakan, para pejabat hanya sibuk balas jasa dan mengembalikan modal selama kontestasi berlangsung serta berupaya memperkaya diri sendiri.

 

Sebenarnya, mudah melihat kinerja pejabat dengan rumus 2-1-2 yaitu dua tahun pertama untuk balas jasa pada pemodal dan partai pendukung; satu tahun untuk pencitraan; dua tahun terakhir untuk mengumpulkan biaya pencalonan berikutnya.

 

Kesimpulan dalam catatan Penulis, kekuasaan bisa jatuh bila penguasa dan pejabatnya tamak dalam menikmati apa yang dikuasainya.

 

Menurut Ibnu Khaldun (1332-1406), runtuhnya sebuah kekuasaan biasanya diawali kezaliman penguasa yang tidak lagi mempedulikan hak dan kesejahtraan rakyatnya, sehingga timbul rasa ketidakpuasan, kebencian, dan ketidakpedulian terhadap aturan yang ada.

 

Penulis berharap, tahun politik 2023 tidak hanya dihiasi dengan deklarasi penebar janji politik dan pemecah belah masyarakat.

 

Selain itu, kepala daerah yang menjabat dan berhasil mempertahankan jabatannya pada 2024 mendatang tidak tersandung Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Sebab, jika menyimak catatan pasca reformasi, lebih dari 361 kepala daerah (343 bupati/wali kota dan 18 gubernur) terjerat gelombang korupsi.

 

Hal ini akan membuat rusaknya citra daerah yang dipimpin dan akan menjadi catatan kelam sebuah daerah.




Warga Pertanyakan Kegiatan Reses Anggota DPRD Asal Kecamatan Muara Tembesi

Batang Hari, Jambi – Reses adalah salah satu kegiatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang sudah dianggarkan oleh negara untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di dapil masing-masing sebagai perwujudan perwakilan rakyat, Senin (23/01/2023).

Beberapa tokoh masyarakat yang berada di berbagai Desa yang ada di Kecamatan Muara Tembesi saat berbincang mengenai kunjungan dari DPRD, mereka mengaku tidak pernah tahu kegiatan apa yang dilakukan anggota DPRD dapilnya sendiri khususnya yang berasal dari Kecamatan Muara Tembesi.

“Selama ini tidak ada, dan tidak pernah dilibatkan dalam reses DPRD, terutama DPRD dari Kecamatan Muara Tembesi,” ujarnya.

Melihat kondisi jalan umum yang tidak kondusif lagi, terutama kemacetan yang berpusat di Simpang Tiga Muara Tembesi ditambah lagi kondisi jalan yang banyak berlubang, tidak ada kunjungan dari DPRD untuk bertemu masyarakat dan menyampaikan aspirasinya.

“Sepertinya anggota DPRD yang ada di Tembesi ini tidak risih dengan keadaan saat ini. Buktinya mereka adem ayem dan tenang-tenang saja,” tambahnya.

Menurut mereka, selama kurang lebih empat tahun menjabat sebagai anggota Dewan hampir tidak merata kunjungan mereka ke Desa se Kecamatan Muara Tembesi ini.

“Terkesan pilah pilih dalam reses. Paling yang dikunjungi mereka daerah yang banyak memilih mereka, seharusnya seluruh wilayah ini mereka kunjungi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, dua anggota DPRD Batang Hari yang berdomisili di Kecamatan Muara Tembesi, yakni Minarti dari PPP dan Febri Nurhalimah dari partai Demokrat.

Minarti saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp bersekukuh untuk tahu masyarakat desa mana yang menyebut bahwa ia tidak reses.

“Itulah karena masyarakat dengan reses itu sendiri dia tidak tahu, saya reses rasanya semuanya sudah saya temui, Desa Tanjung Marwo sudah, Desa Jebak sudah, Kelurahan Kampung Baru sudah, Desa Ampelu” tuturnya.

Ditambahkannya, semuanya mengetahui dan Kades pun menandatangani, dan SPPDnya ditandatangani mereka. Jadwal reses itu tiga kali selama setahun.

“Reses tidak boleh di Balai Desa, kami reses di rumah masyarakat siapa yang kami tunjuk. Ngumpul dengan emak-emak, bisa saja pada saat pengajian,” terangnya.

Saat diminta dokumentasi reses, hingga berita ini diterbitkan Minarti belum memberi bukti dokumentasi.

Sementara itu Febri Nurhalimah saat dikonfirmasi tidak menanggapi. (Red)




Diduga Adanya Politik Uang, Salah Satu Cakades Padang Kelapo Menolak Hasil Perhitungan Suara

Batang Hari, Jambi – Diduga adanya politik uang pada Pemilihan Kepala Desa tahap II di Desa Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu Kabupaten Batang Hari pada 21 Desember 2022, salah satu calon Kepala Desa menolak hasil perhitungan suara, Jumat (23/12/2022).

Khusairozi, S.Pdi., calon Kepala Desa Padang Kelapo nomor urut satu dengan selisih 56 suara dari pemenang melayangkan surat keberatan atas hasil Pilkades ke Pantia Pemungutan Suara.

“Saya selaku Calon Kepala Desa dengan Nomor urut 01 merasa keberatan atas kemenangan Calon 03 atas nama BUDIANTO dikarenakan adanya dugaan politik Uang,” ucapnya.

Khusairozi juga melampirkan beberapa bukti dugaan politik uang sebagai bahan pertimbangan.

Yang pertama, surat pernyataan tidak menerima hasil Pilkades Desa Padang Kelapo Pada tanggal 21 Desember 2022 diatas materai.

Kedua, vidio pengakuan Saudari MY selaku Pemilih pada TPS 02 bahwa telah menerima uang dari AS anak dari DMD selaku Timses calon 03 pada dini hari jam 02.00.

Ketiga, screenshot percakapan melalui whatshap dengan saudara ZD selaku Pemilih di TPS 02.

Keempat, pengakuan dari saudara MT pada pemilih TPS 02 sudah menerima uang dari saudara DMD selaku Timses calon 03.

Kelima, surat Perjanjian kesepakatan para bakal calon Kepala Desa Padang Kelapo diatas materai pada poin 3 (Apabila calon atau ataupun keluarga maupun para simpatisan calon Melanggar dari aturan atau masih menjalankan Money Politik/serangan pajar kepada masyarakat sampai hari pemilihan,maka calon yang lainnya sepakat menggugat calon yang terpilih untuk tidak ditetapkan sebagai kepala Desa Padang Kelapo.

“Pengajuan keberatan ini karena berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 58 Tahun 2022 BAB V PENCALONAN KEPALA DESA SECARA BERGELOMBANG Pasal 40 poin P (Surat pernyataan Tidak akan melakukan politik Uang diatas Materai,” katanya.

Khusairozi menambahkan berdasarkan adanya perjanjian Deklarasi Damai pemilihan kepala Desa Se-Kecamatan Maro sebo Ulu dan surat perjanjian kesepakatan para bakal Calon Kepala Desa Padang Kelapo.

“Saya juga selaku Calon Kepala Desa beserta saksi saya di TPS tidak diundang dalam rapat pleno di Desa,” ucapnya.

Ia berharap hal ini dapat menjadi perhatian kepada pihak yang berwenang agar dapat ditindaklanjuti.

“Saya berharap, laporan ini dapat ditindaklanjuti, diproses seadil-adilnya, dan Peraturan Bupati tersebut dibuktikan serta diterapkan bukan hanya tertulis saja,” tutupnya. (Red)




Hasil Pemilihan Kepala Desa di Kecamatan Mersam, Pesan dan Kesan Camat

Batang Hari, Jambi – Pilkades serentak gelombang II Tahun 2022 di Kecamatan Mersam Kabapaten Batang Hari berlangsung di tujuh Desa, Rabu (21/12/2022).

Ini dia hasil rekapitulasi suara pemilihan Kepala Desa berdasarkan informasi yang diperoleh awak media dari Camat Mersam Raden Tarmizi.

Desa Simpang Rantau Gedang dimenangkan oleh Cakades nomor urut dua Epkusuma, S.Pd dengan perolehan suara sebesar 520 dari empat cakades lainnya.

Desa Tanjung Putra dimenangkan oleh Cakades nomor urut satu Amrin dengan perolehan suara sebesar 324 dari tiga cakades lainnya.

Desa Sengkati Mudo dimenangkan oleh Cakades nomor urut tiga Tri Sutrisno, S.Kep., dengan perolehan suara sebesar 370 dari dua cakades lainnya.

Desa Bukit Kemuning dimenangkan oleh Cakades nomor urut dua Romzi dengan perolehan suara sebesar 136 dari dua cakades lainnya.

Desa Bukit Harapan dimenangkan oleh Cakades nomor urut tiga Ali Rahmad dengan perolehan suara sebesar 653 dari dua cakades lainnya.

Desa Sengkati Gedang dimenangkan oleh Cakades nomor urut empat Daud dengan perolehan suara sebesar 198 dari empat cakades lainnya.

Desa Teluk Melintang dimenangkan oleh Cakades nomor urut dua Nurdin dengan perolehan suara sebesar 146 dari satu cakades lainnya.

Menurut Raden Tarmizi, Pemilihan kepala desa merupakan pesta demokrasi untuk memilih pemimpin di tingkat Desa, melalui pesta demokrasi tersebut akan lahir kepala desa yang memiliki legitimasi di tingkat Desa karena dipilih langsung oleh masyarakat sehingga diharapkan akan mampu membawa perubahan bagi masyarakat dan Desa.

“Bagi kepala desa yang terpilih kita berharap dapat melakukan konsolidasi di tengah masyarakat, merangkul semua masyarakat baik yang mendukung ataupun bukan,” katanya.

“Paska terpilih, kades adalah milik seluruh masyarakat desa dan memiliki tanggung jawab untuk mensejahterakan seluruh masyarakat tanpa membeda bedakan. Kades juga harus bekerja sama dengan semua pihak, bersinergi dengan BPD demi kemajuan Desa,” tambah Camat Mersam.

Ia berpesan agar, tetaplah rendah hati, Calon kepala desa yg berkompetisi adalah putra putri terbaik desa dan tetaplah berkarya di semua bidang demi kemajuan desa. (Red)




Hermanto Kades Terpilih Desa Pematang Lima Suku

Batang Hari, Jambi – Pesta demokrasi pemilihan Kepala Desa tahap II Desa Pematang Lima Suku Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batang Hari tahun 2022, dimenangkan oleh Hermanto, Rabu (21/12/2022).

Hasil perolehan suara dalam rapat pleno Desa Pamatang Lima Suku, Calon Kades Nomor urut dua Hermanto lebih unggul dari Nomor urut satu Bevi Arianto, dengan perolehan suara 806 dari jumlah suara sah 1000.

Dalam rapat pleno Hermanto mengatakan, sangat bangga dengan Bevi Arianto karena sudah bersaing dengan sehat mulai dari awal tahapan hingga akhir.

“Saya sangat mengapresiasi Bevi karena putra terbaik Desa Pematang Lima Suku yang maju dalam pencalonan berarti memiliki visi dan misi untuk memajukan Desa,” tuturnya.

“Saya terpilih pada hari ini malahan saya berpikir berat bagaimana membangun Desa kita kedepannya, tidak saya lain saya meminta kepada pemerintah desa untuk dapat bekerja sama termasuk BPD dan juga tokoh masyarakat untuk menjadikan Desa lebih baik lagi,” imbuhnya.

Kedepannya Hermanto akan bekerja keras semampunya, InsyaAllah akan memajukan dalam segi pembangunan maupun segala bidang.

“Tidak luput juga berasas musyawarah dan keterbukaan. Dan juga saya sangat membutuhkan bekerja sama yang baik dari staff pemerintahan Desa dengan Ketua BPD, Lembaga Adat, Pegawai Sarak yang ada dan seluruh elemen yang ada untuk berbuat yang baik menjadi lebih baik,” tutupnya. (Red)




Kapolsek Muara Tembesi Tinjau Pilkades Pematang Lima Suku

Batang Hari, Jambi – Pilkades serentak gelombang II Tahun 2022 di Kecamatan Muara Tembesi Kabapaten Batang Hari berlangsung disatu desa, yakni Desa Pematang Lima Suku, Rabu (21/12/2022).

Kepala Polisi Sektor Muara Tembesi Iptu Amran beserta jajarannya meninjau langsung kegiatan Pilkades hingga tahapan penyampaian hasil suara dalam rapat Pleno di Aula Desa Pematang Lima Suku.

“Alhamdulillah, Pilkades Pematang Lima Suku berjalan degan aman dan tertib. Tidak ada kendala ataupun kejadian yang mengganggu kegiatan ini,” ucap Kapolsek Muara Tembesi Iptu Amran.

“Untuk itu kami ucapkan kepada seluruh pihak-pihak yang terlibat dalam pengamanan Pilkades ini, baik dari KPPS, Linmas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Ini demi terwujudnya Kamtibmas khususnya di Pematang Lima Suku umunya di Kecamatan Muara Tembesi,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Selain dari anggota Polsek juga dibantu oleh personil Polres untuk pengamanan.” (Red)




Camat Muara Tembesi Pantau Pilkades Pematang Lima Suku

Batang Hari, Jambi – Pilkades serentak gelombang II Tahun 2022 di Kecamatan Muara Tembesi Kabapaten Batang Hari berlangsung disatu desa, yakni Desa Pematang Lima Suku, Rabu (21/12/2022).

Camat Muara Tembesi Edi Purwanto, S.P., beserta jajarannya turun langsung meninjau rapat pleno penyampaian hasil suara di Aula Desa Pematang Lima Suku.

Dalam sambutannya, Edi Purwanto mengingatkan bahwa setiap pertandingan menang dan kalah itu hal yang biasa.

“Yang menang jangan berbangga hati, berbesar hati merasa hebat dengan keadaan ini. Begitu juga dengan yang kalah anggap saja hari ini belum berhasil, mungkin dilain waktu ada kesempatan untuk berhasil,” ucapnya.

Edi berharap setelah pilkades ini kedua calon bersinergi kembali, karena calon kepala nomor urut dua Bevi Arianto yang sebelumnya merupakan Kadus juga akan kembali mengisi kelemahan-kelamahan dari Kepala Desa yang terpilih.

“Kepada kedua calon bersinergi kembali untuk memajukan Desa Pematang Lima Suku agar lebih baik. Kegiatan Pilkades pada hari ini saya nyatakan sukses tidak ada hal-hal yang merintangi,” ujarnya.

Tidak lupa juga Edi Purwanto memberikan apresiasi kepada seluruh komponen maupun panitia dan masyarakat yang berpartisipasi dengan Pilkades atas kerjasamanya sehingga kegiatan berjalan sesuai dengan harapan.

“Dengan suksesnya pilkades hari ini maka sukses jugalah Desa Pematang Lima Suku ini kedepannya,” tutupnya.

Rapat pleno perhitungan suara di aula Desa Pematang Lima Suku dihadiri oleh Camat Muara Tembesi beserta stafnya, seluruh panitia pemilihan Kepala Desa, Ketua BPD dan anggota, Personil Pol PP Batang Hari, Kapolsek Muara Tembesi, personil Koramil Muara Tembesi, dan masyarakat.

Diketahui, hasil Pilkades Pematang Lima Suku dimenangkan oleh Calon Kepala Desa Nomor Urut dua Hermanto. (Red)




Pilkades Desa Pematang Lima Suku Berjalan Sukses

Batang Hari, Jambi – Pemilihan Kepala Desa serentak tahap II di Kabupten Batang Hari khususnya Desa Pematang Lima Suku Kecamatan Muara Tembesi berlangsung dengan sukses. Dua Calon Kepala Desa menerima hasil perolehan suara, Rabu (21/12/2022).

Hasil perolehan suara dalam rapat pleno Desa Pamatang Lima Suku, Calon Kades Nomor urut satu Bevi Arianto dari empat TPS berjumlah 194, sedangkan nomor urut dua Hermanto berjumlah 806 dari jumlah suara sah 1000.

Pjs Kepala Desa Pematang Lima Suku Zulhamdi menucapkan Alhamdulillah atas suksesnya pilkades, dan bangga kepada masyarakat yang berpartisipasi dalam pesta demokrasi di Desa sehingga berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

“Saya juga berterimakasih kepada seluruh panitia penyelenggara dan keamanan yang tergabung dalam kegiatan pilkades ini atas kerjasamanya dalam tahapan pilkades sehingga terlaksana dengan aman dan kondusif,” ucapnya.

“Dan saya mengucapkan selamat kepada Hermanto Kades terpilih semoga amanah dalam mengemban tugas membangun Desa agar lebih maju,” tuturnya.

Senada dengan ketua BPD Desa Pematang Lima Suku Kaspul Anwar juga mengucapkan Ahamdulillah atas suksesnya penyelenggaraan Pilkades Tahun 2022 hari ini.

“Kami dari Badan Permusyawaratan Desa Pematang Lima Suku mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Insyallah kedepannya kita akan bersinergi dengan Kepala Desa terpilih karena itu memang sudah menjadi kewajiban yang telah diatur dalam aturan bahwa BPD adalah mitra kerja Kepala Desa,” tuturnya.

Calon Kades urut satu Bevi Arianto mengucapkan selamat kepada Hermanto karena terpilih sebagai Kepala Desa.

“Saya ikhlas dan berlapang dada atas hasil pemilihan pada hari ini, karena ini adalah suara demokrasi dari masyarakat Desa Pematang Lima Suku. Semoga abang Hermanto amanah dalam menjalankan tugasnya dan membuat Desa ini lebih maju lagi,” tuturnya.

Rapat pleno perhitungan suara di aula Desa Pematang Lima Suku dihadiri oleh Camat Muara Tembesi beserta stafnya, seluruh panitia pemilihan Kepala Desa, Ketua BPD dan anggota, Personil Pol-PP Batang Hari, Kapolsek Muara Tembesi, personil Koramil Muara Tembesi, dan masyarakat. (Red)




Kepala Cabang Tour Umroh Mencalonkan Diri Jadi Kades

Batang Hari, Jambi – Kepala Cabang Ajwa Tour Umroh dan Haji Plus perusahaan yang bergerak dibidang jasa travel umroh di Batang Hari ikut mencalonkan diri menjadi Kepala Desa Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu Kabupaten Batang Hari, Sabtu (19/11/2022).

Khusairozi, S.Pd.I., salah satu putera kelahiran Desa Padang Kelapo tahun 1988 itu ikut partisipasi untuk menjadi orang nomor satu di Desanya dan ingin mengabdi pada masyarakat pada pilkades 21 Desember 2022.

Selain menjadi pelayan tamu Allah yang ingin ke Baitullah, Khusairozi yang kerap disapa Ustadz ini juga ingin menjadi pelayan bagi masyarakat Desa Padang Kelapo untuk bersama-sama mensejaterahkan dan memajukan Desa.

“InsyaAllah, saya siap menjadi pelayan masyarakat tanah kelahiran saya, dengan visi misi yang sudah saya rencanakan,” ujarnya.

Ia memaparkan, visi menjadi Kepala Desa bersatu membangun Desa yang jujur, adil, sejahterah, religius dan berbudaya.

“Dengan misi, mewujudkan pemerintah desa yang jujur, adil dan bermatabat dengan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Mengedepankan kejujuran dan musyawarah mufakat,” imbuhnya.

Ditambahkannya, meningkatkan profesionalitas, mewujudkan sarana prasarana yang memadai, mewujudkan perekonomian dan kesejahteraan warga Desa.

“Meningkatkan kehidupan desa yang dinamis dalam segi keagamaan dan kebudayaan. Meningkatkan keamanan, ketertiban dan ketentraman warga Desa,” jelas Khusairozi.

Ia optimis dengan mengedepankan kejujuran dan berlandaskan musyawarah mufakat, warga Desa Padang Kelapo mendukung ia untuk dipercayai menjadi pemimpin di Desa.

“Optimis itu harus, karena dengan optimis bisa memberikan semangat yang besar. Bissmillahirrohmanirrohim hanya satu kata, satu hati, satu tujuan, nomor satu,” tutupnya. (Red)