Gaduh Soal Limbah PT JWI, LSM Kompihtal Desak Dinas LH Batang Hari Turun Tangan

Batang Hari, Jambi – Kegaduhan dampak limbah serbuk kayu halus PT. Jambi Wood Industry (JWI) Desa Rantau Puri Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari terhadap masyarakat sekitar menjadi sorotan lembaga pemerhati lingkungan, Minggu (02/07/2023).

 

Sebut saja LSM Komunitas Peduli Hutan, Tahura dan Lingkungan (Kompihtal) yang mengharapkan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Batang Hari untuk segera turun guna menyikapi persoalan yang sudah berlarut lama tersebut.

 

“Kita lembaga fokus pada persoalan lingkungan, maka persoalan tersebut juga kita sikapi,” kata Usman Yusuf Ketua LSM Kompihtal.

 

Sebagai lembaga yang berpihak kepada masyarakat, jelas Usman, pihaknya sudah menyampaikan kepada Dinas LH Batanghari untuk turun tangan menyikapi itu.

 

“Alhamdulillah, apa yang kita sampaikan direspon dan dinas segera menurunkan tim ke lokasi PT JWI,” jelasnya.

 

Bagaimana jika hasil dari Dinas LH tak memuaskan? Ditegaskan Usman, persoalan limbah ini sudah berlarut lama dan terkesan dibiarkan saja sementara masyarakat sekitar perusahaan terus menganggung dampak dari limbah tersebut.

 

“Terus terang, kalau persoalan lingkungan saya tak akan main main. Jika, Dinas LH turun dan hasilnya kurang memuaskan, saya akan bawa tim independent. Karena, salah satu bidang lembaga yang saya pimpin membidangi persoalan itu. Tim independent kami dilindungi undang-undang,” tegas Usman.

 

Disinggung soal tenaga kerja yang di PHK tanpa pesangon, dirinya mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Disnakertrans.

 

“Jika, memang benar apa yang disampaikan oleh mantan karyawan perusahaan tersebut berarti itu jelas sudah melanggar undang-undang. Apa lagi, saya dengar sebagian besar para karyawan yang dipekerjakan tidak memiliki BPJS itu juga sangat disayangkan,” jawabnya.

 

LSM Kompihtal, tegasnya lagi akan terus mendampingi masyarakat dan para karyawan yang meminta bantuan pendampingan.

 

“Kalau pemerintah tidak respon saya akan lakukan aksi masa. Saya tidak main main kalau terkait masalah ini,” tegasnya lagi. (Tim)




Partisipasi IWO dalam HUT Bhayangkara Polri Ke 77 Sabet Juara Karya Jurnalistik

Batang Hari, Jambi – Rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT Bhayangkara ke 77, selain lomba menembak, Polres Batang Hari juga menggelar lomba menulis karya jurnalistik dengan tema ‘Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju’.

 

Lomba tersebut diborong jurnalis di lingkup Pengurus Daerah (PD) IWO Kabupaten Batang Hari. Penyerahan hadiah dilaksanakan sesudah upacara peringatan HUT Bhayangkara di kantor Bupati Batang Hari, Sabtu (01/07/2023).

 

Juara satu berhasil diraih oleh Dedi Aryanto anggota IWO dari media Aone.co.id, untuk juara dua diraih M Yudha Pratama juga dari Jurnalelite.co.id. Sedangkan untuk juara tiga diraih Syahreddi dari kabarjambikito.id.

Bukan itu saja, untuk peserta peserta yang masuk 10 besar pun juga didominasi oleh media yang tergabung dalam organisasi PD IWO Batang Hari.

Rudi Siswanto Ketua IWO mengapresiasi pelaksanaan rangkaian acara HUT ke-77 Bhayangkara oleh Polres Batang Hari.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat merajut hubungan baik antara Polres Batanghari dengan para jurnalis di wilayah hukum Kabupaten setempat.

 

“Sebagai pimpinan IWO Batanghari sangat mengapresiasi kegiatan ini dan kita juga sangat berterima kasih kepada Kapolres Batanghari yang sudah memprakarsai kegiatan ini,” kata Rudi.

Piminan media jurnalelit.co.id ini berharap kegiatan Lomba Karya Tulis ini dapat dijadikan sebagai kegiatan rutin Polres Batanghari sembari menjadi rangkaian HUT ke-77 Bhayangkara ke depan.

 

“Kalau kegiatan lomba menulis ini menjadi kegiatan rutin kan enak. Para jurnalis bisa mendapat ruang mengasah ilmu menulisnya selama ini,” harapnya.

Sekretaris IWO Baidillah mengatakan, lomba membuat karya tulis ini IWO mengirim sembilan wartawan kesemuanya itu masuk dalam 10 besar dari 24 peserta lomba.

 

“Ini patut disyukuri karena dengan prestasi ini akan meningkatkan inovasi dan menambah semangat rekan-rekan wartawan yang tergabung dalam IWO Batanghari untuk giat belajar menulis,” katanya.

Berikut rekapitulasi penilaian Lomba Karya Tulis Jurnalistik Polres Batanghari dalam rangka HUT ke-77 Polri Tahun 2023.

No Judul Karya Tulis Total Nilai

1. Ciptakan Pemilu Damai, Kapolres Batanghari: Apapun Pilihannya Tetap Jaga Kamtibmas .

2. KPU, Polri dan Secarik Kertas Suara.

3. Songsong Pemilu 2024, Polres Batanghari Siap Ciptakan Situasi Politik Damai.

4. Kepercayaan Publik Meningkat, Polres Batanghari Gaungkan Pemilu Damai.

5. Polres Batanghari Siap Menjaga Stabilitas Keamanan di Pemilu 2024.

6. Peran Serta Polri Dalam Mewujudkan Pemilu Damai.

7. Upaya Polsek Maro Sebo Ulu Perbaiki Citra Polri: Siap Sukseskan Pemilu 2024.

8. Sinergi Polri-Masyarakat Dalam Mewujudkan Indonesia Dama.

9. Peran Pentin Polri Dalam Ciptakan Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju 440

10. Bripka Irwan Sukandi: Kondusifkan Pemilu Salah Satu Tugas Kami Anggota Polri 400. (tim)

 

 

 

 

 

 




Ada Ulat Bulu Hitam di Limbah PT Jambi Wood Industry

Batang Hari, Jambi – Limbah serbuk kayu milik Limbah PT Jambi Wood Industri, Desa Rantau Puri, Kecamatan Muara Bulian, Batanghari sudah menggunung hingga mengakibatkan kolam-kolam milik warga sekitar menjadi tercemar, Selasa (27/06/2023).

 

Pantauan media ini di lapangan, tumpukan serbuk limbah kayu tersebut kini dipenuhi ulat bulu hitam. Tampak tak pernah dibuang ataupun dimusnahkan oleh pihak perusahaan. Padahal, lokasi pembuangan limbah tak begitu jauh dari pemukiman warga.

 

Salah seorang warga setempat Hartini, kepada media ini menceritakan, lokasi yang menjadi tempat pembuangan limbah merupakan tanah warga yang dikontrakkan oleh perusahaan.  Namun tidak tau berapa lama lokasi tersebut dikontrakkan.

 

“Untuk lokasi pihak perusahaan gontrak tanah milik warga. Tapi kita menyayangkan lokasinya dekat permukiman kami,” tutur Hartini.

 

Dulu, paparnya lagi, kolam miliknya airnya jernih. Akan tetapi kini air kolam miliknya berubah menjadi bewarna hitam.

 

“Dulu air kolam ini jernih, cuma beberapa tahun terakhir ini berubah menjadi hitam pekat. Akibatnya ikan yang kami pelihara di sini mati semua dan untuk minum kami tidak lagi menggunakan air sumur, melainkan meminta ke rumah tetangga sebelah,” ucapnya.

 

Dalam perjalanannya, perusahaan kayu ini sudah banyak memberhentikan karyawan secara sepihak tanpa pesangon. Padahal, sebagian besar karyawan perusahaan merupakan masyarakat sekitar.

 

Beberapa masyarakat setempat mengaku pemberhentian yang dilakukan pihak perusahaan secara sepihak, tanpa surat peringatan dan uang tolak.

 

“Saya sudah diberhentikan secara sepihak oleh perusahaan, dengan alasan saya tidak masuk selama tiga hari. Mungkin kesalahan saya hanya meminta izin melalui lisan, bukan secara tulisan,” ungkapnya Santoso salah warga yang mengaku diberhentikan secara sepihak.

 

Disinggung berapa lama bekerja di perusahaan tersebut, dia menuturkan, sudah bekerja empat tahun. Namun, dalam proses pemberhentian dirinya mengaku tidak mendapatkan surat pemberitahuan.

 

“ Tiba-tiba diberhentikan dan tanpa pesangon,” terangnya.

 

Tetap menerima atas pemberhentian tersebut namun, dirinya tetap berusaha untuk mendapatkan pesangon.

 

“Setelah diberhentikan, saya mencoba mengurus uang pesangon, namun saya disuruh masuk lagi sama Pak H (inisial) kemudian dua hari bekerja diberhentikan lagi oleh orang yang lain. Akhirnya saya kecewa dan tidak mau lagi bekerja di sana, meski tanpa uang pesangon,” kesal Santoso.

 

Ditempat yang sama, beberapa tokoh masyarakat juga menceritakan keluhannya mengenai tenaga kerja, mulai dari yang berumur diatas empat puluh tahun dan masih berusia dua puluh tahun diberhentikan sepihak.

 

Menariknya, di perusahaan tersebut ada beberapa orang  tenaga asing yang terindikasi tanpa dokumen lengkap.

 

Hal ini terlihat ketika utusan Imigrasi mendatangi perusahaan, para tenaga asing tersebut kabur dari lokasi perusahaan.

 

“Dulu waktu bekerja, ada pihak imigrasi yang datang. Saya melihat orang asing yang bekerja kabur manjat pagar perusahaan,”  tutur Heri, mantan pengawas perusahaan.

 

Hingga berita ini diterbitkan, awak media tidak bisa menemui pihak perusahaan untuk dikonfirmasi lebih lanjut.

 

Rendi Satpam yang bertugas mengatakan, manager perusahaan tidak bisa ditemui sekarang karena sedang mempersiapkan berkas.

 

“Dak bisa sekarang, mereka sedang sibuk ngurusin berkas dan alat yang baru,” ucapnya.

 

Rendi juga keberatan ketika awak media mengambil gambar disekitar pos satpam.

 

“Abang foto-foto untuk apa, kagek kenapa-kenapa pula. Untuk merek perusahaan ada di depan kantor yang berada di dalam. (Tim)




Diduga PT Jindi South Jambi Beri Harapan Palsu

Batang Hari, Jambi – Menanggapi keluhan masyarakat RT 06 Desa Padang Kelapo yang rumahnya mengalami keretakan diduga akibat aktivitas perusahaan. Humas PT Jindi South Jambi saat dihubungi media ini mengatakan, akan menurunkan tim ke lapangan ternyata hanya harapan palsu, Selasa (27/06/2023).

 

“Selamat pagi, terkait issue tersebut kami sudah menurunkan tim untuk menyelidiki lebih lanjut, jika memang hal tersebut terdampak karena kegiatan Jindi, maka kami sebagai KKKS dibawah SKK Migas, akan bertanggung jawab untuk menyelesaikan masalah tersebut. Terimakasih,” tulis Humas (pihak Jindi) melalui via WhatsApp.

 

Saat ditanya mengenai kelanjutan dari hasil turun ke lapangan, ia tidak menjawab.

 

Terpisah, salah satu warga RT setempat yang rumahnya retak mengatakan, tidak ada tim dari Jindi turun.

 

“Tidak ada tim Jindi yang turun ke lapangan,” ucapnya.

 

Ketua RT 06 mengatakan, ada turun ketika mengecek dua rumah yang selebihnya tidak tahu.

 

“Pengecekan itu sehitar dua atau tiga hari ketika alat berat Jindi masuk ke lokasi. Tapi sekarang belum ada yang diperbaiki PT Jindi,” tuturnya.

 

Diperkirakan sembilan rumah warga RT 06 Desa Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu mengalami keretakan, diduga akibat adanya aktivitas alat dari PT Jindi South Jambi.

 

Salah satu warga setempat berinisial K kepada awak media mengaku keretakan di rumahnya semenjak adanya aktivitas alat PT Jindi South Jambi untuk pengeboran minyak.

 

“Sebelumnya rumah saya tidak mengalami keretakan seperti ini, mungkin karena alat pengeboran minyak yang baru saja beraktivitas di Desa kami. Diperkirakan aktivitas perusahaan tersebut pada malam hari jam satu, ketika sedang enak tidur,” katanya.

 

Menurut K, jarak titik pengeboran itu diperkirakan 600 meter dari rumahnya.

 

“Kira-kira 600 meter dari rumah ini, jika ditarik lurus ke titiknya. Kalau dari jalan masuk lokasinya memang agak jauh,” imbuhnya.

 

“Kemarin pak RT sudah mendata rumah-rumah warga yang mengalami keretakan, diperkirakan ada sembilan rumah termasuk saya yang terdampak,” tambahnya.

 

Setelah didata oleh ketua RT 06, K menyebut, kemungkinan akan diajukan ke pihak PT Jindi South Jambi.

 

“Untuk tindaklanjutnya belum tahu, yang pastinya saya berharap ada kompensasi dari perusahaan tersebut untuk kami yang terdampak,” singkatnya. (Red)




Asisten I Ikut Lomba Menembak Polres Batang Hari

Batang Hari, Jambi – Perwakilan Pemerintah Kabupaten Batang Hari asisten I Setda ikut memeriahkan lomba menembak rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke 77 yang diadakan Polres setempat, Senin (26/06/2023).

 

Asisten I, M Rifai Kadir mengatakan, kegiatan ini sangat positif untuk menjalin silaturahmi antar Forkompinda.

 

“Kegiatan ini sangat positif dan seru, karena bisa mencoba dan diajarkan untuk menembak dengan senjata asli,” singkatnya.

 

Dalam sesi kegiatan, Rifai berlomba membidik sasaran bersama Ketua DPRD, Kapolres, Wakapolres, Kepala BNNK, Kepala Kejaksaan Negeri, Direktur Rumah Sakit, Ketua Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, dan Ketua Koni Kabupaten Batang Hari. (Red)




Polres Batang Hari Adakan Lomba Menembak Peringati HUT Bhayangkara ke 77

Batang Hari, Jambi – Rangkaian HUT Bhayangkara ke 77, Polres Batang Hari mengadakan lomba menembak di lapangan tembak Muara Bulian, Senin (26/06/2023).

 

Lomba menembak salah satu rangkaian perlombaan lainnya yang diadakan Polres. Selain Personel Polres, lomba menembak juga diikuti oleh Forkompinda setempat.

 

Kapolres Batang Hari AKBP Bambang Purwanto, S.I.K mengatakan, kegiatan paling bagus yaitu menembak yang bisa mempererat silaturahmi dengan Forkompinda.

 

“Saya harapkan nanti bapak ibu sekalian yang mengikuti kegiatan ini dengan senang hati sesuai dengan arahan instruktur,” ucapnya.

 

Bambang juga mengucapkan terimakasih kepada Forkompinda yang ikut dalam kegiatan ini.

 

“Terimakasih kepada Forkompinda yang telah menyempatkan diri untuk dapat hadir dalam rangkaian kegiatan HUT Polri ini. Semoga dapat mempererat silaturahmi kita,” singkatnya.

 

Selain personel dan Bhayangkari Polres Batang Hari, kegiatan juga dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten diwakili asisten 1 M Rifai Kadir, Ketua DPRD, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala BNN, Forkompinda lainnya. (Red)




Anita Yasmin Ikut Lomba Nembak Polres Batang Hari

Batang Hari, Jambi – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang Hari, Anita Yasmin, S.E., ikut lomba menembak rangkaian HUT Bhayangkara ke 77 yang diadakan Polres setempat di lapangan tembak, Senin (26/06/2023).

 

Dalam sesi pertama lomba menembak, Anita Yasmin serentak dengan Kapolres dan Wakapolres, Kajari, Kepala BNNK, Ketua Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Ketua Koni, dan Direktur Rumah Sakit Hamba.

 

Anita sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan Polres Batang Hari.

 

“Sukses selalu untuk Polri, dalam hal ini kepemimpinan bapak Bambang selaku Kapolres semoga menjadi lebih kompak dan payung bagi kita semua dalam menegakkan kebhinekaan,” singkatnya.

 

Meski tidak mendapatkan juara, wanita satu anak ini terlihat tidak gentar menggunakan senjata api dalam perlombaan dan mendengarkan suara tembakan. (Red)




Ketua Koni Batang Hari Juara Satu Lomba Nembak

Batang Hari, Jambi – Lomba menembak rangkaian kegiatan HUT Polri ke 77 yang diadakan Polres Batang Hari, ketua Koni raih juara satu, Senin (26/06/2023).

 

Ketua Koni Kabupaten Batang Hari Tandri Saputra sangat mengapresiasi kegiatan lomba menembak yang diadakan Polres Batang Hari.

 

“Terimakasih kepada bapak Kapolres atas kegiatan hari ini, mudah-mudahan acar yang seperti ini bisa terus terlaksana agar menumbuh kembangkan minat penembak di Batang Hari,” ucapnya.

 

Perbakin Batang Hari baru saja dibentuk, Tandri berharap semoga ke depan menjadi ajang prestasi yang sifatnya pembinaan.

 

“Alhamdulillah dapat juara satu diantara Forkompinda yang ikut dalam sesi pertama,” ungkapnya.

 

Diketahui, Tandri mendapatkan juara satu dalam sesi Forkompinda. Yang diikuti, Asisten I Setda Batang Hari, Ketua Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, Ketua DPRD, Direktur Rumah Sakit Hamba.

 

Selain personel dan Bhayangkari Polres Batang Hari, kegiatan juga dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten diwakili asisten 1 M Rifai Kadir, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, BNN Kabupaten Batang Hari, Ketua Pengadilan Negeri dan Forkompinda. (Red)




Pembangunan Jamban Sehat Desa Olak Kemang Jadi Sorotan

Batang Hari, Jambi – Pembangunan fisik berupa dua unit jamban sehat dan sumur di Posyandu Tahun Anggaran 2022 Desa Olak Kemang Kecamatan Maro Sebo Ulu menjadi sorotan, Kamis (22/06/2023).

 

Ketua LSM Gempita Batang Hari Miki Lavin, mengatakan, tidak mungkin para staf Desa tidak mengetahui pagu anggarannya.

 

“Mereka saling tunjuk saat ditanya mengenai anggaran pembangunan fisik yang telah dilaksanakan. Dan akhirnya menyebutkan pembangunan Jamban Sehat dan sumur itu dianggarkan sebesar tiga puluh lima juta,” tutur Lavin.

 

Ia menambahkan, “Informasi lengkap tidak bisa kami dapatkan mengenai pembangunan tersebut. Dan saat pemantauan ke lokasi bangunan, masih ada sesuatu yang mengganjal dibenak saya dan harus dicari kebenarannya.”

 

Ternyata, anggaran yang disebut staff desa sebanyak 35 juta tidaklah benar.

 

“Informasi terbaru dari sumber terpercaya mengatakan bahwa pagu anggaran jamban sehat itu kurang lebih lima puluh sembilan juta tujuh ratus tujuh puluh sembilan ribu rupiah,” tegasnya.

 

Menurut Lavin, patut dipertanyakan kebenaran bangunan tersebut, karena penyampaian awal pihak desa ada kebohongan.

 

“Kita akan periksa kebenaran dari bangunan tersebut, dengan instansi terkait,” singkatnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, mantan Kades Olak Kemang Ahmad tidak memberikan tanggapannya. (Red)




Amdal Tambang Batubara Nanriang Bukit Tambi Patut Dipertanyakan

Batang Hari, Jambi – PT Nanriang yang bergerak di bidang pertambangan batu bara di Bukit Tambi Desa Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu patut dipertanyakan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Kamis (22/06/2023).

 

Pasalnya stockpile hasil tambang yang hendak diangkut ke transportasi jalur sungai tersebut sangat dekat dengan bibir sungai Batanghari. Kolam penampungan limbah di depan tumpukan batu bara juga terlihat tidak lebar.

 

Terpantau dari kejauhan bibir sungai sudah hitam banyaknya baru bara yang melekat disana. Kemungkinan besar ketika hujan lebat limbah batu bara langsung mengalir ke sungai Batanghari.

 

Terpisah, mengenai hal tersebut Usman Yusup ketua LSM Komunitas Masyarakat Peduli Hutan, Tahura dan Lingkungan (LSM KOMPIHTAL) mengatakan, saya sudah dapat laporan dari warga setempat terkait stockpile tersebut.

 

“Saya akan berkoordinasi dengan pihak ESDM provinsi dan dinas lingkungan hidup kabupaten Batang Hari dan provinsi, kebetulan LSM KOMPIHTAL juga merupakan koordinator forum daerah aliran sungai (forum DAS) provinsi Jambi untuk wilayah kabupaten Batang hari,” ucapnya

 

Dalam waktu dekat, Usman akan turunkan tim dari forum DAS batang hari untuk cek stockpile tersebut, kalau memang ada pelanggaran kami minta pemerintah segera ambil langkah hukum dan sebagai LSM kami akan melakukan aksi masa dalam waktu dekat kata Usman Yusup, (Red)