Peduli Bencana, Sekda Batang Hari Kunjungi Rumah Korban Longsor

Suaralugas

- Penulis

Jumat, 24 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Batang Har, Jambi – Mewakili Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Sekertaris Daerah (Sekda) H. M Azan SH, didampingi Asisten I M. Rifa’i Kadir kunjungi rumah warga Desa Bajubang Laut Kecamatan Muara Bulian yang alami musibah tanah longsor akibat tebing di belakang rumahnya tergerus erosi arus sungai Batanghari pasca hujan yang melanda beberapa hari.

 

Pada kunjungan itu terpantau Sekda dan Asisten Satu menyusuri pingiran tebing yang terkena longsor pada setiap bangunan rumah warga yang terdampak. Turut hadir juga kasi Kesra Kecamatan Muara Bulian, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang Hari, serta Kepala Desa Bajubang Laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Melalui Asisten Satu Setda Batang Hari, M. Rifa’i Kadir saat diwawancarai oleh awak media menjelaskan, kunjungan yang dilakukan oleh Sekda merupakan tindakan pendataan pada warga yang menjadi korban dari bencana Alam di Desa Bajubang Laut.

BACA JUGA  Wakil Bupati dan Ketua DPRD Batang Hari Tandatangan Persetujuan Ranperda tentang Pertanggungjawaban  Pelaksanaan APBD 2022

 

“Seperti yang dikatakan bapak Sekda tadi, kita kesini melakukan pemantauan dan pendataan terhadap warg kita yang terdampak dari bencana, kemudian nanti karena ini adalah bencana abrasi tanah longsor. Nah, BPBD akan mempelajari sesegera mungkin,” sebut Asisten Satu.

 

“Nah apa tindakan yang sudah kita lakukan..?,tadi kita sudah sama-sama melihat tim BPBD sudah memasang tenda darurat, dan kita sudah memesan kepada masyarakat melalui Pemerintahan Desa harus terus waspada dan petugas BPBD yang ada kita mibta stand bye 24 jam di lokasi yang dimaksud. Nah tindakan selanjutnya nanti sesuai dengan anjuran pak Sekda nanti, OPD tekhnis terkait dalam hal ini BPBD dan Dinas Sosial, kemudian lagi PU dan lainnya nanti akan kita rapatkan sesegera mungkin malam ini juga,” lanjut M. Rifa’i Kadir.

BACA JUGA  SMA N 4 Batang Hari Gelar Pentas Seni dan Panen Karya

 

Lebih jauh Rifa’i Kadir memaparkan, maksud dari diadakannya rapat terlebih dahulu bersama OPD terkait bukan berarti Pemerintah Kabupaten ingin menunda melaksanakan evakuasi terhadap warga yang terdampak musibah alam tersebut. Lebih hematnya ia menjelaskan hal itu dilakukan guna untuk mempelajari lebih dahulu langkah apa yang lebih tepat untuk dilakukan Pemkab menindaki korban bencana alam itu.

 

“Dirapatkan dulu itu berarti bukan menunda,kondisi dilapangan itu sudah kita berbuat. Apa yang sudah bisa kita buat..? kita dapat memasang tenda darurat, kemudian juga ada stand bye TRC (Zim reaksi cepat) samo anggota dari BPBD. Dan dengan masyarakt tadi kita sudah minta kewaspadaan kemudian untuk salah satu solusi tadi, untuk yang dapurnya sudah hampir terkena longsor tadi kan kita minta dia pindah dengan keluarga terdekatnya dulu, jangan lagi menempatkan rumah yang di pinggir itu lagi. Dan seluruh warga yang disana itu tadi kan sudah saling menolong dan mendukung karena masih ber familly bukan orang lain lagi,” paparnya.

BACA JUGA  Tak Kunjung Tercatat oleh Disnakerin Batang Hari, F Hukatan akan Gelar Unjuk Rasa

 

“Dan kita jug berharap, intesitas hujan tidak sebanyak atau tidak selebat dari minggu yang lalu. Alhamdulillah nampaknya kan intesitas hujan kondisinya sudah mulai berkurang gitukan, pokoknya sama-sama lah kita berdoa untuk yang terbaik buat warga kita di pinggiran Sungai Batanghari itu,” tutupnya. (Red)

Berita Terkait

RDP Tanpa Eksekusi: Komisi II DPRD Batang Hari Gadaikan Kepercayaan Publik
GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi
Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang
Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD
Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun
Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain
Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos
Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:36 WIB

RDP Tanpa Eksekusi: Komisi II DPRD Batang Hari Gadaikan Kepercayaan Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:44 WIB

GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:15 WIB

Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:06 WIB

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:47 WIB

Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:12 WIB

Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos

Senin, 20 Juli 2026 - 17:23 WIB

Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:52 WIB

Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru

Batanghari

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Jul 2026 - 16:06 WIB