Inspektorat Akan Sampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Kode Etik Oknum Guru Poliandri

Suaralugas

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Batang Hari, Jambi – Kasus viral dugaan seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Batang Hari melakukan pernikahan siri dengan pria lain sebelum resmi bercerai dari suaminya, memasuki babak baru.

Oknum guru tersebut diduga melakukan poliandri, yakni menikah kembali saat status perkawinan dengan suami sebelumnya belum resmi berakhir secara hukum. Dugaan tersebut kini tengah menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Batang Hari karena menyangkut status dan disiplin seorang aparatur Sipil negara.

BACA JUGA  Jamaah Ajwa Tour Batang Hari Keberangkatan Awal Musim Sudah Kembali

Kepala Inspektorat Kabupaten Batang Hari, Muhammad Rokim, menyampaikan bahwa proses pemeriksaan terhadap perkara tersebut telah selesai. Saat ini, pihaknya tengah memasuki tahapan penyusunan laporan hasil pemeriksaan dan pengawasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perlu kami sampaikan bahwa tahap pemeriksaan telah selesai dan akan dilanjutkan ke tahap laporan pemeriksaan dan pengawasan,” ungkap Muhammad Rokim, Rabu (15/7/2026).

Namun, ketika ditanya mengenai hasil pemeriksaan serta kemungkinan sanksi yang akan dijatuhkan terhadap oknum guru PPPK tersebut, Rokim belum memberikan penjelasan secara rinci.
“Kalau hasil pemeriksaan belum bisa disampaikan sekarang, lihat saja nanti,” tuturnya.

BACA JUGA  Amdal Tambang Batubara Nanriang Bukit Tambi Patut Dipertanyakan

Berdasarkan pantauan, Inspektorat Kabupaten Batang Hari sebelumnya telah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait dugaan pernikahan siri yang disebut berlangsung sebelum oknum guru PPPK tersebut resmi bercerai.

Oknum Guru tersebut juga sempat disidang adat oleh Ketua Lembaga Adat Desa Simpang Terusan Kecamatan Muara Bulian tempat berlangsungnya pernikahan.

BACA JUGA  Kenakan Baju Wartawan, Kapolres Tebo Wawancara Pj Bupati dan Ketua Pengadilan Negeri

Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar bagi pihak berwenang dalam menentukan langkah lebih lanjut, termasuk kemungkinan pemberian sanksi disiplin apabila terbukti terjadi pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku bagi aparatur pemerintah.

Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai bentuk sanksi yang akan diberikan. Publik masih menunggu hasil laporan pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Batang Hari terkait dugaan kasus tersebut.
(Red)

Berita Terkait

Diduga Kesewenang-wenangan Kepsek dan RKAS Tersembunyi
Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif
Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola
GMBK: Kejari Jangan Alihkan Pengungkapan Kasus Korupsi Pupuk Subsidi
Diduga Kepsek Rampas Hak Sertifikasi Guru
Sengketa Informasi Melonjak Satu Kasus Kasasi ke MA
Kepsek Diduga Ancam Berhentikan Guru Honor
Informasi Lelang
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:50 WIB

Diduga Kesewenang-wenangan Kepsek dan RKAS Tersembunyi

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:50 WIB

Inspektorat Akan Sampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Kode Etik Oknum Guru Poliandri

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:54 WIB

Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif

Senin, 6 Juli 2026 - 15:58 WIB

Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:53 WIB

Diduga Kepsek Rampas Hak Sertifikasi Guru

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:32 WIB

Sengketa Informasi Melonjak Satu Kasus Kasasi ke MA

Senin, 29 Juni 2026 - 19:04 WIB

Kepsek Diduga Ancam Berhentikan Guru Honor

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:09 WIB

Informasi Lelang

Berita Terbaru

Batanghari

Diduga Kesewenang-wenangan Kepsek dan RKAS Tersembunyi

Kamis, 16 Jul 2026 - 21:50 WIB

Screenshot

Batanghari

Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:54 WIB

Batanghari

Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola

Senin, 6 Jul 2026 - 15:58 WIB

{

Karya Ilmiah/Artikel

Pertanian Presisi Dapat Meningkatkan Produktivitas Padi Sawah

Kamis, 2 Jul 2026 - 14:28 WIB