Diduga Korban Pembunuhan, Mayat Seorang Wanita Ditemukan Warga Sudah Terkubur

Suaralugas

- Penulis

Senin, 15 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Batang Hari, Jambi – Warga Desa Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan yang telah terkubur di kebun sawit, Senin (15/07/2024).

AKP Husni Abda, S.I.K., M.H Kasat Reskrim Polres Batang Hari membenarkan kejadian tersebut.

“Diduga perempuan inisial YA alamat Desa Padang Kelapo. Selanjutnya, kita bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi,” ungkapnya saat dikonfirmasi Via WhatsApp

Sebelumnya pihak kepolisian telah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa mayat YA itu diduga dari perbuatan tindak pidana pembunuhan.

“Kita mendapatkan info dari masyarakat, diduga terjadi pembuahan. Kemudian info dari masyarakat juga ada dua orang yang dicurigai, satu orang sebagai pelaku pembunuhan dan yang satu lagi membantu menguburkan,” ungkap Kasat Reskrim AKP Husni Abda.

BACA JUGA  Kades Kecewa Usulan Kegiatan Menjadi Prioritas RKPD Namun Tidak Terealisasi

Menurutnya, satu orang pelaku sudah diamankan. Hasil dari pengembangan atas interograsi terhadap seorang pelaku tersebut, pelaku menunjukkan lokasi tempat korban dikubur.

“Kita amankan 1 orang yang membantu menguburkan, inisial J. Kita introgasi, kemudian J tersebut menunjukkan lokasi tempat mayat dikubur.”

“Untuk saat ini pelaku Pembunuhan masih buron dan dalam pengejaran pihak kepolisian. Pelaku 1 lagi masih Buron,” ungkapnya.

BACA JUGA  Kapolsek Muara Tembesi Tinjau Pilkades Pematang Lima Suku

Sementara itu, kabar dari masyarakat, korban inisial YA diduga kuat dibunuh oleh suaminya sendiri. Pasalnya, pihak keluarga sudah mencari korban selama satu bulan.

“Diduga pelakunya suami dia sendiri pak. Soalnya keluarga YA sudah mencari korban dalam waktu satu bulan ini,” beber warga setempat. (Red)

Berita Terkait

Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif
Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola
GMBK: Kejari Jangan Alihkan Pengungkapan Kasus Korupsi Pupuk Subsidi
Diduga Kepsek Rampas Hak Sertifikasi Guru
Sengketa Informasi Melonjak Satu Kasus Kasasi ke MA
Kepsek Diduga Ancam Berhentikan Guru Honor
Informasi Lelang
Lima Wali Kelas Akui Tanda Tangan Kepala Sekolah Stempel Bukan Asli
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:54 WIB

Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif

Senin, 6 Juli 2026 - 15:58 WIB

Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:58 WIB

GMBK: Kejari Jangan Alihkan Pengungkapan Kasus Korupsi Pupuk Subsidi

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:53 WIB

Diduga Kepsek Rampas Hak Sertifikasi Guru

Senin, 29 Juni 2026 - 19:04 WIB

Kepsek Diduga Ancam Berhentikan Guru Honor

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:09 WIB

Informasi Lelang

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:02 WIB

Lima Wali Kelas Akui Tanda Tangan Kepala Sekolah Stempel Bukan Asli

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:24 WIB

Sopir Tangki PT WEP Akui Bawa Minyak Gudang

Berita Terbaru

Screenshot

Batanghari

Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:54 WIB

Batanghari

Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola

Senin, 6 Jul 2026 - 15:58 WIB

{

Karya Ilmiah/Artikel

Pertanian Presisi Dapat Meningkatkan Produktivitas Padi Sawah

Kamis, 2 Jul 2026 - 14:28 WIB

Batanghari

Diduga Kepsek Rampas Hak Sertifikasi Guru

Kamis, 2 Jul 2026 - 13:53 WIB