Anita Yasmin bersama Jajarannya Menanggapi Statemen Anggota DPRD Provinsi Jambi Sentil Kinerja DPRD Batang Hari

Suaralugas

- Penulis

Senin, 13 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Batang Hari, Jambi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batanghari menanggapi dengan santai terkait statement yang keluar dari salah satu anggota DPRD Provinsi Jambi.

 

Sebelumnya, pada beberapa waktu yang lalu Safwan ansori menggelar reses dengan mengundang seluruh insan pers di daerah pemilihannya, tepatnya di Kota Muara Bulian. Saat reses, Safwan sempat berstatemen dan menjadi kontroversial terkait kinerja DPRD Batanghari. Salah satu statemen Safwan, saat dirinya menjelaskan terkait retribusi terminal Muara Bulian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Bahwasanya DPR itu harus menggali, sesuai dak penetapan terminal tadi dengan jumlah mobil yang membayar retribusi di Terminal kita tadi. Jadi penetapannya harus dikaji pemerintah dan berdasarkan uji petik. Jadi kalau DPR tidak mau kerja, tidak mau turun kelapangan, memantau, menghitung, lebih baik tidak usah menjadi anggota dewan,” kata Safwan.

BACA JUGA  Puluhan Kades Terpilih Tahun 2022 Resmi Dilantik Bupati Batang Hari, ini Daftar Namanya

 

“Itulah tugas kita menggali, menggali potensi-potensi yang ada di Kabupaten Batang Hari. jangan kita mengiyakan apa yang disampaikan oleh OPD tekhnis terkait, jadi kita harus dengan logika dan hasil daripado kito turun kelapangan,” sebutnya.

 

Sementara itu pihak DPRD Batang Hari, melalui Ketua Anita Yasmin didampingi Wakil Ketua DPRD Ilhamuddin dan anggota lainnya, santai menanggapi pernyataan tersebut.

 

“Namanya statement, pendapat, masukkan sah-sah be yang dilakukan siapapun orangnya, mau dia DPR Provinsi, RI maupun tokoh masyarakat disekeliling kita, kalau bicara masalah PAD, hal-hal yang sudah dilakukan oleh DPRD Kabupaten Batang Hari kami pikir sudah cukup, dan kami mengapresiasi kinerja pemerintah daerah,” kata Anita Yasmin di Ruang Komisi I DPRD Batanghari, Senin (13/03/2023).

BACA JUGA  Rapat Istimewa Paripurna DPRD Batang Hari bersama Bupati dalam Penyampaian LKPJ 2022

 

Terkait penetapan angka Pendapatan Asli Daerah (PAD), pihak DPRD dan Pemerintah Kabupaten Batang Hari telah membuat komitmen. Bahkan melalui salah satu kepala bidang berkenaan dengan pendapatan, pemerintah daerah telah membuat komitmen dengan pihak DPRD terkait PAD.

 

“Dan kami pernah meminta komitmen waktu itu di ruang Banggar, komitmennya antara lain yaitu ialah peningkatan PAD ini harus sesuai dengan realisasi. Bahkan komitmen itu juga melibatkan Kabid pendapatan (salah satu Kepala Bidang berkenaan dengan PAD), saya pikir upaya DPRD sudah cukup. Cuma kalau memang ada masukkan dan lain sebagainya itu sah-sah be, karena DPRD ini lembaga untuk menyampaikan aspirasi. Kalau memang dirasakan cukup berarti kita harus ‘more’ lebih,” beber Anita

BACA JUGA  Jauh Dari Kota, Kepsek Acungkan Jempol Untuk IWO Batang Hari yang Telah Mengunjungi Sekolahnya

 

Anita juga menambahkan bahwa kenaikan PAD yang terjadi untuk saat ini khusus retribusi terminal Muara Bulian cukup baik, pasalnya terjadi kenaikan dari tahun ke tahun. itupun mereka (DPRD) pertanyakan, apa dasar menaikkan PAD.

 

 

“Kita tidak mau pendapatan-pendapatan semu, makanya muncullah komitmen kepada TAPD, ketika kita tetapkan PAD tinggi, kita harus bisa merealisasikan. Cara merealisasikannya bergulirlah sampai hari ini, baik dari Kabid pendapatan, DPRD, kalau itu sepakat, sepaham saya dengan yang disampaikan pak Safwan, sah-sah saja. Cuma, kalau menjustifikasi bahwa ini bekerja, ini tidak bekerja, kan salah,” jelas Anita. (Red)

Berita Terkait

RDP Tanpa Eksekusi: Komisi II DPRD Batang Hari Gadaikan Kepercayaan Publik
GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi
Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang
Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD
Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun
Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain
Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos
Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:36 WIB

RDP Tanpa Eksekusi: Komisi II DPRD Batang Hari Gadaikan Kepercayaan Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:44 WIB

GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:15 WIB

Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:06 WIB

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:47 WIB

Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:12 WIB

Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos

Senin, 20 Juli 2026 - 17:23 WIB

Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:52 WIB

Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru

Batanghari

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Jul 2026 - 16:06 WIB