Fadhil Ingatkan Untuk Honorer yang Didata Jangan Terlalu Bahagia, Ini Alasannya

Suaralugas

- Penulis

Jumat, 2 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Batang Hari, Jambi – Diselah pelantikan Kepala Sekolah dan Pengawas di Serambi rumah dinas, Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief ingatkan untuk tenaga honorer yang didata jangan terlalu bahagia, Jumat (02/09/2022).

Karena menurutnya, jika terlalu berbahagia maka banyak harapan yang akan muncul. Sehingga menjadi celah untuk dapat dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

“Untuk honorer yang didata, jangan bahagia dulu. Jangan sampai berharap akan masuk menjadi PPPK sehingga mencari jalur yang cepat. Karena terlalu bahagia ini banyak harapan yang bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab dengan memberikan berbagai iming-iming,” katanya.

Ia menjelaskan, jangan sampai ada yang tertipu akan bisa diloloskannya untuk menjadi PPPK, sedangkan aturannya pelaksanaannya belum jelas dan masih dalam pengajuan. Untuk menjadi PPPK itu sendiri sesuai regulasi dan ada berbagai ujian yang harus diikuti.

BACA JUGA  Bupati Batang Hari Lepas Calon Jamaah Haji 1444 H/2023

“Jangan khawatir, kalau sudah menjadi rezeki itu tidak akan kemana-kemana, jadi santai saja dulu,” imbuhnya.

Fadhil sendiri telah mengajukan sebanyak 1.035 kebutuhan untuk PPPK, tetapi belum tahu berapa yang disetujui.

Usulan ini menurut Bupati berdasarkan jumlah kekurangan pegawai di lingkungan Pemkab Batang Hari. Walau kekurangan pegawai ia menginginkan keterisian itu dari orang yang sudah mengabdi sesuai dari petunjuk dari Kementrian.

BACA JUGA  DPRD Gelar RDP Bahas Lahan Masyarakat SAD Sialang Pungguk

“Tetapi tidak cukup untuk yang mengabdi saja karena memang guru kita banyak yang pensiun.”

“Sebagian besar dari jumlah itu adalah formasi guru berjumlah 950 formasi, kemudian diikuti tenaga kesehatan, tenaga administrasi yang berdasarkan analisa jabatan dan kebutuhan Pemkab Batanghari,” pungkansya. (Red)

Berita Terkait

RDP Tanpa Eksekusi: Komisi II DPRD Batang Hari Gadaikan Kepercayaan Publik
GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi
Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang
Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD
Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun
Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain
Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos
Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi
Berita ini 171 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:36 WIB

RDP Tanpa Eksekusi: Komisi II DPRD Batang Hari Gadaikan Kepercayaan Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:44 WIB

GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:15 WIB

Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:06 WIB

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:47 WIB

Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:12 WIB

Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos

Senin, 20 Juli 2026 - 17:23 WIB

Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:52 WIB

Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru

Batanghari

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Jul 2026 - 16:06 WIB