Masyarakat Tolak Aktivitas Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Kabupaten

Suaralugas

- Penulis

Selasa, 26 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Batang Hari, Jambi – Masyarakat Desa Singkawang khususnya pal 11, Kecamatan Muara Bulian, menolak keras akan terjadinya truk bermuatan batubara yang beroperasi di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari, Jambi melintasi jalan Kilangan-Pompa Air.

Beredar isu, bahwa perusahaan tambang batubara PT Bara Jambi Utama (BJU) tersebut diduga akan mengeluarkan hasil tambangnya melewati jalan Kabupaten tepat jalan Kilangan-Pompa Air.

BACA JUGA  Cawabup Amin Blusukan ke Pasar Sapa Pedagang dan Pembeli

Kepada awak media, salah satu tokoh pemuda Desa Singkawang Pal 11 yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa, ia akan menggerakkan masyarakat khususnya para pemuda untuk menyetopkan truk bermuatan batubara itu, kalau memang melewati jalan Kilangan-Pompa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masyarakat pal 11, khususnya pemuda kompak untuk menyetop mobil muatan batubara itu kalau memang melewati jalan ini, kami akan suruh untuk putar balik,” kata Tokoh Pemuda kepada awak media, Selasa (26/3).

BACA JUGA  Stockpile Batu Bara PT Sumber Cahaya Mineral Diduga Tidak Kantongi Izin

Ia menyebutkan penyetopan itu bukan untuk menghalangi rezeki orang-orang para sopir batubara, melainkan hanya untuk saling mengerti dan saling menjaga jalan yang baru direhabilitasi itu.

“Kami tidak menghalangi para sopir untuk cari rezeki, tapi tolong kepada perusahaan tambang untuk saling mengerti, karena jalan ini (Red-Kilangan-pompa) baru sebentar kami nikmati, masak mau dirusak kembali, kami tetap menolak keras,” ujarnya

BACA JUGA  Hari Otonomi Daerah, DPRD Batang Hari: Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas

Ia juga meminta kepada Pemerintah Daerah untuk menindaklanjuti permasalahan ini kalau memang pihak perusahaan tambang batubara itu bersikeras melewati jalan Kabupaten.

“Saya mewakili masyarakat Singkawang khususnya pemuda, meminta kepada Pemerintah Daerah khususnya Bupati Batang Hari untuk menindaklanjuti permasalahan ini, karena banyak merugikan masyarakat setempat.” ungkapnya. (Red)

Berita Terkait

Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain
Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos
Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi
Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi
Diduga Kesewenang-wenangan Kepsek dan RKAS Tersembunyi
Inspektorat Akan Sampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Kode Etik Oknum Guru Poliandri
Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif
Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:38 WIB

Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:12 WIB

Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos

Senin, 20 Juli 2026 - 17:23 WIB

Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:52 WIB

Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:50 WIB

Diduga Kesewenang-wenangan Kepsek dan RKAS Tersembunyi

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:54 WIB

Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif

Senin, 6 Juli 2026 - 15:58 WIB

Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:58 WIB

GMBK: Kejari Jangan Alihkan Pengungkapan Kasus Korupsi Pupuk Subsidi

Berita Terbaru

Batanghari

Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos

Selasa, 21 Jul 2026 - 11:12 WIB

Batanghari

Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 18 Jul 2026 - 21:52 WIB

Batanghari

Diduga Kesewenang-wenangan Kepsek dan RKAS Tersembunyi

Kamis, 16 Jul 2026 - 21:50 WIB