Baru Selesai Buka Puasa, Bus NPM Tabrak Rumah Warga Hingga Jebol

Suaralugas

- Penulis

Kamis, 23 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Batang Hari, Jambi – Bus NPM bernopol BA 7332 NU mengalami kecelakaan tunggal menabrak rumah warga di simpang tiga Kelurahan Pasar Muara Tembesi Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batang Hari, Kamis (23/03/2023).

Kecelakaan terjadi ketika pemilik rumah bersama anak dan cucunya selesai berbuka puasa sekitar pukul 19.00 WIB. Bus tersebut menghantam sudut bagian belakang rumah hingga jebol bersama atapnya.

BACA JUGA  Diduga PT IKU Tidak Menjalankan Kewajiban TJSL/CSR

Terlihat anggota personil Polsek Muara Tembesi sedang berada di lokasi kejadian bersama Polisi Lalu Lintas Polres Batang Hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zili anak pemilik rumah mengaku terkejut saat kejadian itu, pasalnya ketika hendak meletakkan piring, rumahnya sudah ditabrak mobil.

“Pas mau meletakkan piring ke lantai, terdengar suara benturan yang kuat, dan terlihat ada bus yang sudah masuk ke dalam rumah,” imbuhnya.

BACA JUGA  Purwanto Anggota Dewan Mahasiswa KKN dan Dosen Pembimbing Tidak Pernah Terlihat Masyarakat

Ia menambahkan, akibat kecelakaan itu, Adel anak dari kakaknya yang berusia sekitar 5 tahun mengalami luka robek di bagian kepala dan satu buah motor yang sedang parkir di belakang rumah tertabrak bus.

“Anak kakak ini mengalami luka robek dua jahitan di bagian kepalanya, sudah di bawa ke puskesmas dan sudah dijahit. Kemungkinan diakibatkan oleh runtuhnya tembok,” tuturnya.

BACA JUGA  Diduga Bekerja Tidak Sesuai Prosedur, Masyarakat Minta Puskesmas Durian Luncuk Dievaluasi

Ia berharap, pihak Bus NPM dapat mengganti rugi rumah beserta motornya, dan juga pengobatan untuk anak kakaknya.

“Kalau besarnya kerugian belum bisa diperhitungkan, kemungkinan besok pagi. Saya berharap pihak Bus NPM mengganti rugi rumah orangtuanya,” tutupnya. (Red)

Berita Terkait

Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain
Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos
Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi
Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi
Diduga Kesewenang-wenangan Kepsek dan RKAS Tersembunyi
Inspektorat Akan Sampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Kode Etik Oknum Guru Poliandri
Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif
Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola
Berita ini 239 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:38 WIB

Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:12 WIB

Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos

Senin, 20 Juli 2026 - 17:23 WIB

Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:52 WIB

Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:50 WIB

Diduga Kesewenang-wenangan Kepsek dan RKAS Tersembunyi

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:54 WIB

Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif

Senin, 6 Juli 2026 - 15:58 WIB

Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:58 WIB

GMBK: Kejari Jangan Alihkan Pengungkapan Kasus Korupsi Pupuk Subsidi

Berita Terbaru

Batanghari

Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos

Selasa, 21 Jul 2026 - 11:12 WIB

Batanghari

Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 18 Jul 2026 - 21:52 WIB

Batanghari

Diduga Kesewenang-wenangan Kepsek dan RKAS Tersembunyi

Kamis, 16 Jul 2026 - 21:50 WIB