Batang Hari Raih Pengamanan Aset Terbaik di Provinsi Jambi

Suaralugas

- Penulis

Jumat, 15 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Btang Hari, Jambi – Masalah carut marut pendataan aset yang sering di alami Kabupaten/ Kota sepertinya tidak terjadi Kabupaten Batang Hari, argumen tersebut di buktikan dengan di terimanya Penghargaan Pemerintah Daerah terbanyak dalam penerbitan sertifikat dalam wilayah Provinsi Jambi.

Penghargaan ini diterima oleh oleh Bupati Batang Hari sang Pemimpin Milenial Muhammad Fadhil Arief, yang di serahkan oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pada acara rapat koordinasi pemberantasan korupsi di propinsi Jambi bersama kepala daerah dan ketua DPRD seluruh provinsi Jambi, yang dilaksanakan di Swiss bell Hotel, Kamis (14/09/2023).

BACA JUGA  BKPSDMD Akui Hanya Menginput Data Kelulusan PPPK Dari Sistem

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apresiasi ini diberikan KPK bukan tanpa alasan, hal atas pencapaian Pemkab Batang Hari atas penertiban aset daerah dengan membuat alas hak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA  Fadhil Bupati Batang Hari Ikut Serta Rapat Pembahasan RUU Kabupaten Kota di Gedung DPR RI

 

Fadhil yang ditemui di lokasi acara mengatakan, persoalan aset memang target utama saya ketika di Lantik pada tahun 2021.

 

“Usai dilantik saya langsung memerintahkan bidang aset untuk melakukan sensus atas aset yang di miliki pemerintah daerah, setelah jelas baru kita sertifikat, gunanya untuk pengamanan aset yang di miliki Pemerintah,” tegas Fadhil.

BACA JUGA  Diduga Kawasan HTR Dirambah dan Diperjual Belikan, UPTD Kehutanan Batang Hari Tutup Mata

 

Dengan tertibnya administrasi aset daerah ini, menjadi point tersendiri bagi Kabupaten Batang Hari untuk melancarkan program pembangunan. (*)

Berita Terkait

GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi
Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang
Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD
Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun
Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain
Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos
Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi
Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:44 WIB

GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:15 WIB

Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:06 WIB

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:47 WIB

Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:38 WIB

Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain

Senin, 20 Juli 2026 - 17:23 WIB

Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:52 WIB

Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:50 WIB

Diduga Kesewenang-wenangan Kepsek dan RKAS Tersembunyi

Berita Terbaru

Batanghari

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Jul 2026 - 16:06 WIB