Diduga Proyek Drainase Provinsi Banyak Dicampur Tanah

Suaralugas

- Penulis

Rabu, 5 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Batang Hari, Jambi – Provinsi Jambi kembali melaksanakan kegiatan pembangunan fisik berupa drainase di wilayah Kecamatan Maro Sebo Ulu Kabupaten Batang Hari, kali ini dalam proses pengerjaannya diduga dengan sengaja banyak dicampur dengan tanah dibanding semen, Rabu (05/07/2023).

 

Hal itu diungkap oleh pemuda setempat yang melihat proses pengerjaannya secara langsung.

 

“Diduga pengerjaannya tidak sesuai dengan regulasi dan asal jadi, pasalnya terlihat dengan rapi bagian depan drainase ditutup semen namun di tengah-tengahnya dicampur dengan tanah,” ujar Edo pemuda setempat.

 

Ia menambahkan, “Pihak pelaksana juga tidak memberdayakan warga setempat untuk bekerja yang bisa membantu perekonomian bagi yang membutuhkan pekerjaan, dan ada orang dari luar daerah sebanyak lima belas orang.”

BACA JUGA  Muhammad Fadhil Arief Kepala Daerah yang Peduli Terdahap Dunia Penyiaran Raih Penghargaan

 

Saat Edo bertanya langsung kepada Ardi selaku pengawas mengucapkan terimakasih, jika ada temuan kasih teguran aja, nanti biar saya kasih tau tukang untuk perbaikan.

 

“Terimakasih bang, nanti kalau saya ke lapangan saya hubungi,” tulisnya melalui WhatsApp Edo.

BACA JUGA  Embung Sawah Tidak Berfungsi, Kelompok Tani Terancam Gagal Panen

 

Ardi juga memperkenalkan kepada Edo bahwa dirinya anggota Laskar Merah Putih (LMP).

 

“2008 saya bergabung di LMP Merangin dibawah pimpinan bang tanjung. Pada 2021 saya istirahat karena saya hijrah ke PT abunsendi Jambi bg. Pada intinya terimakasih bang atas silaturahminya salam hormat saya bang, insyaallah Minggu saya ke lokasi,” singkatnya. (Tim)

Berita Terkait

Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif
Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola
GMBK: Kejari Jangan Alihkan Pengungkapan Kasus Korupsi Pupuk Subsidi
Diduga Kepsek Rampas Hak Sertifikasi Guru
Sengketa Informasi Melonjak Satu Kasus Kasasi ke MA
Kepsek Diduga Ancam Berhentikan Guru Honor
Informasi Lelang
Lima Wali Kelas Akui Tanda Tangan Kepala Sekolah Stempel Bukan Asli
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:54 WIB

Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif

Senin, 6 Juli 2026 - 15:58 WIB

Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:58 WIB

GMBK: Kejari Jangan Alihkan Pengungkapan Kasus Korupsi Pupuk Subsidi

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:53 WIB

Diduga Kepsek Rampas Hak Sertifikasi Guru

Senin, 29 Juni 2026 - 19:04 WIB

Kepsek Diduga Ancam Berhentikan Guru Honor

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:09 WIB

Informasi Lelang

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:02 WIB

Lima Wali Kelas Akui Tanda Tangan Kepala Sekolah Stempel Bukan Asli

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:24 WIB

Sopir Tangki PT WEP Akui Bawa Minyak Gudang

Berita Terbaru

Screenshot

Batanghari

Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:54 WIB

Batanghari

Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola

Senin, 6 Jul 2026 - 15:58 WIB

{

Karya Ilmiah/Artikel

Pertanian Presisi Dapat Meningkatkan Produktivitas Padi Sawah

Kamis, 2 Jul 2026 - 14:28 WIB

Batanghari

Diduga Kepsek Rampas Hak Sertifikasi Guru

Kamis, 2 Jul 2026 - 13:53 WIB