Fadhil Komitmen Dukung Kota Layak Anak Dengan Pelatih dan Guru Ngaji Tangguh

Suaralugas

- Penulis

Selasa, 23 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Batang Hari, Jambi – Guna menjamin fasilitas dan kelayakan Kabupaten Batang Hari sebagai Kota Layak Anak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang Hari mengikuti Verifikasi Lapangan Hybryd (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia tahun 2023, Selasa (23/05/2023).

 

Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief menyampaikan komitmennya, atas dukungan terhadap Kabupaten sebagai Kota Layak Anak. Terlebih lagi dalam tiga tahun terakhir, menjadi KLA dengan status Pratama.

 

Dikatakan Fadhil, sudah banyak program dari Batang Hari Tangguh yang dijalankan untuk mendukung Kota Layak Anak. Salah satunya Pelatih Tangguh yang merupakan bentuk dukungan kepada anak-anak untuk difasilitasi pelatih yang mendampingi dalam aktivitas dan kegiatan olahraga.

 

“Bahwa Batang Hari menuju kabupaten yang mendukung anak-anak tumbuh dan memiliki akhlak yang baik,” ucap Bupati Fadhil.

BACA JUGA  Batching Plan PT Abun Sendi Diduga Tidak Menjalankan Ketentuan K3, dan Tidak Mengantongi Izin DPMPTSP

 

Selain dari pelatih Tangguh, ada program Guru Ngaji Tangguh yang membimbing anak-anak dan membentuk akhlak baik kepada anak-anak.

 

“Kita harapkan impact dari program-program Batang Hari bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Batang Haei, Muhammad Khadafi meyakini bahwa, program dan fasilitas yang disediakan pemerintah Kabupaten sudah mampu menjadi Kota Layak Anak.

BACA JUGA  Penutupan MTQ ke 54 Kabupaten Batanghari, Camat: Mempererat Ukhuwah Islamiyah

 

“Kementerian lakukan evaluasi, saat turun di lapangan data-data akan kita lengkapi,” ujarnya.

 

Pihaknya juga optimis dapat meningkatkan status Kabupaten Batang Hari, yang sebelumnya Pratama menjadi Madya.

 

“Insyaallah kita yakin, bisa naik status menjadi Madya,” ungkapnya. (Red)

Berita Terkait

GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi
Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang
Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD
Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun
Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain
Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos
Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi
Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:44 WIB

GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:15 WIB

Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:06 WIB

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:47 WIB

Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:38 WIB

Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain

Senin, 20 Juli 2026 - 17:23 WIB

Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:52 WIB

Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:50 WIB

Diduga Kesewenang-wenangan Kepsek dan RKAS Tersembunyi

Berita Terbaru

Batanghari

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Jul 2026 - 16:06 WIB