Gerakan Pangan Murah Dinas PPP Batang Hari

Suaralugas

- Penulis

Kamis, 15 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Batang Hari, Jambi – Salah Satu upaya didalam mengatasi inflasi di bumi serentak bak regam, Pemerintah Kabupaten Batang Hari melalui dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan kembali menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), Kamis (15/08/2024).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (PPP) Fahrizal SH MH saat berada di lingkungan perkantoran Dinas PPP.

Kegiatan diikuti oleh Asisten II Setda Batang Hari H Isa, Sekertaris dan para kabid Dinas PPP, serta para petani dibawah naungan Dinas tersebut.

Fahrizal mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kebijakan dari Badan Pangan Nasional dan juga rangkaian menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke -79 tahun 2024.

“Gerakan Pangan Murah ini memang sudah berkali – kali kita laksanakan dan untuk hari ini dalam rangka menyambut HUT ke-79 RI,” ujar Pria yang akrab disapa Ning Fahrizal.

BACA JUGA  Tahan Mobil Debitur yang Menunggak, Kapolsek: Akan Dikembalikan Kalau Ada Persetujuan Leasing

Selain itu, dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat Kabupaten Batang Hari mendapatkan harga sembako sedikit lebih murah dari harga yang ada di pasaran.

“GPM ini juga termasuk intervensi harga – harga di pasar, kemudian juga upaya – upaya kita di Kabupaten Batang Hari didalam mengatasi inflasi,” tambahnya.

Kepala Dinas PPP berharap dengan adanya kegiatan GPM seperti ini dapat menekan laju inflasi di Kabupaten yang berjuluk bumi serentak bak regam.

BACA JUGA  Ini Harga Batubara Perton

“Mudah – mudahan melalui kegiatan ini dapat membantu masyarakat kita didalam memenuhi kebutuhan sehari – hari,” tutupnya.

Untuk diketahui sembako yang disediakan pada saat GPM diantaranya beras SPHP sebanyak 5 ton, beras premium 100kg, minyak goreng 120 liter, tepung trigu 50Kg, gula 100kg, dan hasil tanaman petani holtikultura lainnya. (Red)

Berita Terkait

RDP Tanpa Eksekusi: Komisi II DPRD Batang Hari Gadaikan Kepercayaan Publik
GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi
Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang
Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD
Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun
Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain
Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos
Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:36 WIB

RDP Tanpa Eksekusi: Komisi II DPRD Batang Hari Gadaikan Kepercayaan Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:44 WIB

GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:15 WIB

Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:06 WIB

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:47 WIB

Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:12 WIB

Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos

Senin, 20 Juli 2026 - 17:23 WIB

Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:52 WIB

Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru

Batanghari

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Jul 2026 - 16:06 WIB