Limbah Cair Pabrik PT Dharmasraya Palma Sejahtera Diduga Mengalir ke Sungai Danglo

Suaralugas

- Penulis

Jumat, 10 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Batang Hari, Jambi – Sebelumnya Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Dharmasraya Palma Sejahtera di Desa Tanjung Putra Kecamatan Mersam Kabupaten Batang Hari Jambi, terpantau sedang membakar limbah Tandan Kosong (Tankos) Kelapa Sawit di pekarangan Pabrik menggunakan alat excavator untuk membolak balikkan Tankos, pada Selasa (31/01/2023) lalu, saat ini kembali diduga membuang limbah Cair kedalam aliran Sungai Danglo, kamis (09/02/2023).

 

Akibat limbahnya warga sekitar merasa dirugikan karena tidak bisa menggunakan air sungai tersebut.

 

Salah satu warga sekitar berinisial BS mengatakan, mengalirnya limbah cair ini lebih kurang dua minggu lalu yang lalu.

 

“Sungai itu menimbulkan bau menyengat tak sedap, dan sungai danglo ini tidak lagi dapat kami gunakan untuk keperluan mandi dan untuk mengambil Air wudu,” untuk Sholat.

 

Karena sungai ini tidak lagi dapat digunakan BS terpaksa menggali sumur untuk keperluan mandi dan sebagainya.

BACA JUGA  Koramil Muara Tembesi Terima Kunjungan Kerja Dandim 0415 Jambi

 

Ditambahkannya, “dampak mengalirnya limbah cair itu ada sebagian ikan yang mati dan tidak bisa lagi memasang perangkap ikan di sungai itu.”

 

Terpisah Manager PT. Dharmasraya Palma Sejahtera Sutarno saat dikonfirmasi terkait masalah limbah cair yang di duga mengalir ke aliran Sungai danglo mengatakan, ijin kami IPLC, Kolam terakhir kami kami pelihara ikan, ikan hidup dan Tgl 7 Feb 2023, baru saja dikunjungi Dinas Lingkungan Hidup termasuk outlet limbah.

BACA JUGA  Fadhil Serahkan Sertifikat PTSL, Wakaf dan Beasiswa

 

“Sampel rutin kami kirim ke Dinas Lingkungan Hidup, semua parameter dibawah baku mutu, Saya minta titik koordinasi dari TKP video tersebut, untuk kami check langsung.”

 

“Ya, mesti dicross check Kami juga punya hak jawab lo, Saya mau check dulu jangan sampai hoax,” tulisnya melalui WhatsApp. (Tim)

Berita Terkait

Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif
Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola
GMBK: Kejari Jangan Alihkan Pengungkapan Kasus Korupsi Pupuk Subsidi
Diduga Kepsek Rampas Hak Sertifikasi Guru
Sengketa Informasi Melonjak Satu Kasus Kasasi ke MA
Kepsek Diduga Ancam Berhentikan Guru Honor
Informasi Lelang
Lima Wali Kelas Akui Tanda Tangan Kepala Sekolah Stempel Bukan Asli
Berita ini 283 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:54 WIB

Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif

Senin, 6 Juli 2026 - 15:58 WIB

Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:58 WIB

GMBK: Kejari Jangan Alihkan Pengungkapan Kasus Korupsi Pupuk Subsidi

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:53 WIB

Diduga Kepsek Rampas Hak Sertifikasi Guru

Senin, 29 Juni 2026 - 19:04 WIB

Kepsek Diduga Ancam Berhentikan Guru Honor

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:09 WIB

Informasi Lelang

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:02 WIB

Lima Wali Kelas Akui Tanda Tangan Kepala Sekolah Stempel Bukan Asli

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:24 WIB

Sopir Tangki PT WEP Akui Bawa Minyak Gudang

Berita Terbaru

Screenshot

Batanghari

Kios Pupuk Subsidi Paseban Tani Mersam Diduga Fiktif

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:54 WIB

Batanghari

Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola

Senin, 6 Jul 2026 - 15:58 WIB

{

Karya Ilmiah/Artikel

Pertanian Presisi Dapat Meningkatkan Produktivitas Padi Sawah

Kamis, 2 Jul 2026 - 14:28 WIB

Batanghari

Diduga Kepsek Rampas Hak Sertifikasi Guru

Kamis, 2 Jul 2026 - 13:53 WIB