Musrenbang RKPD 2024, Fadhil: Mengembalikan Semangat Gotong Royong Masyarakat sebagai Agen Perubahan

Suaralugas

- Penulis

Selasa, 14 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Batang Hari, Jambi – Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief (MFA) membuka Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Batanghari tahun anggaran 2024.

 

Kegiatan berpusat di Gedung Pemuda Muara Bulian pada Selasa (14/03/2023) yang juga dihadiri Sekretaris Daerah M. Azan, Para Unsur Forkopimda, Para Kepala OPD, Perwakilan DPRD Provinsi Jambi, Camat, Lurah dan Kades Se-Batang Hari serta para tamu undangan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam sambutannya, Bupati MFA menyampaikan, bahwa Musrenbang RKPD Tahun 2024 ini merupakan Perencanaan perjalanan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Batang Hari Tahun 2021 – 2026.

 

“Momentum ini hendaknya dapat kita jadikan sebagai landasan perencanaan pembangunan yang kokoh dan berkelanjutan serta dapat bersinergi dengan arah dan kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Jambi serta Program Prioritas Nasional,” Ujarnya.

BACA JUGA  Gerak Cepat Pemda dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Rancangan KUA dan PPAS

 

Fadhil juga menambahkan jika melihat kondisi perekonomian dan sosial Kabupaten Batang Hari saat ini, telah mengalami perkembangan yang cukup baik. Hal ini dapat dinilai dari capaian Indikator Makro Kabupaten Batang Hari Tahun 2022.

 

“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tahun 2022 telah tumbuh positif sebesar 12,27%. Capaian ini memberikan sinyal bahwa program dan kegiatan yang digulirkan Pemerintah Kabupaten, memiliki daya ungkit bagi pergerakan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

 

Disamping itu, dirinya juga mohon dukungan semua elemen masyarakat, karena dengan bersama-sama, yang berat akan menjadi ringan dan yang susah tentunya akan menjadi mudah.

 

Mengingat Kondisi Kabupaten Batang Hari yang agraris, menjadikan sektor pertanian berkontribusi secara dominan dalam pembangunan ekonomi di bumi serentak bak regam ini.

BACA JUGA  Diduga Ingin Mencuri, Seorang Pria Paruh Baya Tertangkap Pemilik Rumah

 

“Upaya yang akan dilakukan Kabupaten Batang Hari dalam meningkatkan kinerja pembangunan di bidang pertanian diantaranya, mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan, meningkatkan kuantitas dan kualitas SDM pertanian, dan mendorong tumbuh kembangnya usaha pertanian yang dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,”Ungkap Bupati Batang Hari Fadhil Arief.

 

Ia menambahkan, Kinerja di bidang pertanian dapat dinilai melalui indikator kinerja yang indikatornya yaitu peningkatan produksi tanaman pangan khususnya padi, produksi padi mengalami penurunan yaitu dari Tahun 2016 sebanyak 39.155 ton menjadi sebanyak 35.962 ton pada Tahun 2020.

 

Mantan Sekda Muaro Jambi itu juga berharap do’a dan dukungan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Batang Hari agar pembangunan tersebut dapat terlaksana dengan baik dan sesuai yang diharapkan.

BACA JUGA  Stockpile PT PUS Diduga Cemari Anak Sungai

 

” Upaya-upaya yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan produksi dengan target peningkatan produksi setiap tahun sebesar 5% atau sebanyak 44.952 ton pada akhir tahun 2026,”Harapnya.

 

Sementara itu, adapun Tema Pembangunan Kabupaten Batang Hari untuk Tahun 2024 adalah Mengembalikan Semangat Gotong Royong Masyarakat sebagai Agen Perubahan.

 

Tema ini ditetapkan sebagai upaya memantapkan kesadaran masyarakat dalam menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kerjasama guna mencipatakan masyarakat menuju ketahanan keluarga guna peningkatan kesejahateraan dan keberdayaan masyarakat.

 

 

“Tema saat ini juga sebagai acuan dalam merancang dan fokus pada program dan kegiatan tahunan guna mencapai tujuan dan sasaran yang dirancang di dalam RPJMD. Maka dari itu sinergritas bersama harus selalu terjalin, guna mewujudkan keinginan masyarakat Kabupaten Batang Hari,” tutupnya. (Red)

 

Berita Terkait

RDP Tanpa Eksekusi: Komisi II DPRD Batang Hari Gadaikan Kepercayaan Publik
GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi
Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang
Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD
Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun
Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain
Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos
Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:36 WIB

RDP Tanpa Eksekusi: Komisi II DPRD Batang Hari Gadaikan Kepercayaan Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:44 WIB

GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:15 WIB

Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:06 WIB

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:47 WIB

Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:12 WIB

Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos

Senin, 20 Juli 2026 - 17:23 WIB

Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:52 WIB

Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru

Batanghari

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Jul 2026 - 16:06 WIB