Wabup Perkenalkan ISPO Swadaya dan Penerbitan Surat Tanda Daftar Budidaya

Suaralugas

- Penulis

Kamis, 29 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Batang Hari, Jambi – Wakil Bupati Batang Hari H. Bakhtiar, SP Sosialisasi Rintisan Penerbitan Sustainable Palm Oil (ISPO) Swadaya dan Penerbitan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) Tahun 2024 di Kabupaten Batang Hari. Kamis (29/02/2024).


Bertempat di Ruang Aula BAPERRIDA Kabupaten Batang Hari Wakil Bupati Batang Hari menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas terlaksananya kegiatan ini di Kabupaten Batang Hari, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perkebunan Provinsi Jambi melaksanakan
Kegiatan ini sebagai upaya perbaikan tata kelola kelapa sawit di Provinsi Jambi.

Terimakasih dan Apresiasi saya sampaikan kepada semua pihak yang telah berkontribusi untuk mewujudkan pelaksanaan kegiatan ini, keberhasilan ini akan dapat merealisasikan pembangunan kelapa sawit Provinsi Jambi yang berkelanjutan.

Berkelanjutan dalam usaha perkebunan kelapa sawit hanya dapat tercapai dengan mengoptimalkan Produktivitas, Efesiensi dampak Positif dan Ketahanan, Memastikan Legalitas Lahan (STDB) dan legalitas usaha, pengelolaan lingkungan hidup, Sumber Daya Alam dan Keanekaragaman Hayati, tanggungjawab terhadap Ketenagakerjaan, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan penerapan transparansi sehingga mencapai Output Optimal.

Semua yang telah kita lakukan sampai saat ini mendapat Apresiasi dari Pemerintah Pusat dan tentu saja menjadi Kebanggaan bagi Pemerintah Provinsi Jambi Khususnya Pemerintah Kabupaten Batang Hari karena menjadi salah satu Daerah yang melaksanakan Sertifikat ISPO Swadaya.

BACA JUGA  Tongkang MJS 2001 Muatan Batu Bara Tabrak Besi Jembatan Aurduri Satu

Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit di Provinsi Jambi saat ini Mencapai Luas Areal Seluas. 1.041.434 ha dengan Produksi 1.830.035 ton Melibatkan 228.457 Petani dan Tersebar, 8 (Delapan) Kabupaten.

Subsektor Perkebunan Merupakan salah satu sektor Andalan bagi Perkembangan Perekonomian Kabupaten Batang Hari, Adapun Luas Wilayah Kabupaten Batang Hari -+ 5.804,83 km” Atau  5.804,83 Hektar dengan Potensi dengan Luas Perkebunan Sebesar -+ 377.314 Hektar atau 65% dengan Komoditi Unggulan Kelapa Sawit dan Karet.

BACA JUGA  Ketua DPRD Batang Hari Dukung Swasembada Pangan


Luas Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Batang Hari tercatat dalam Statistik Perkebunan Seluas 176.198,27 ha dengan Produksi  522.015,53 ton dan Produktifitas sebesar  3.383,53 kg/ha/tahun dan Tersebar di 8 (Delapan ) Kecamatan dengan pola Pengusahaan Perkebunan Besar Negara, Perkebunan Besar Swasta (PBS) dan Perkebunan Rakyat/Swadaya.

Di hadiri oleh Kepala BPBD Provinsi Jambi, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Ketua SNPMU BioCF-ISFL Provinsi Jambi, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batang Hari, dan para tamu undangan lainnya. (Red)

Berita Terkait

RDP Tanpa Eksekusi: Komisi II DPRD Batang Hari Gadaikan Kepercayaan Publik
GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi
Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang
Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD
Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun
Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain
Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos
Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:36 WIB

RDP Tanpa Eksekusi: Komisi II DPRD Batang Hari Gadaikan Kepercayaan Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:44 WIB

GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:15 WIB

Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:06 WIB

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:47 WIB

Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:12 WIB

Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos

Senin, 20 Juli 2026 - 17:23 WIB

Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:52 WIB

Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru

Batanghari

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Jul 2026 - 16:06 WIB