10Juta Bendera Merah Putih Juga Berkibar di Batang Hari

Suaralugas

- Penulis

Minggu, 14 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Batang Hari, Jambi – Pogram Pemerintah Pusat pencanangan 10 juta Bendera Merah Putih di seluruh penjuru Indonesia, Bupati Muhammad Fadhil Arief (MFA) beserta sang istri Zulfa Fadhil bagikan Bendera Merah Putih di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Batanghari atau yang lebih dikenal SMANSA secara simbolis, Sabtu (13/08/2022).

Sebelum membagikan Bendera, Bupati dan Istri memberikan kuis berhadiah. Adapun kuis tersebut dilakukan dalam rangka menguji pengetahuan Siswa-siswi dalam sejarah kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati MFA menyampaikan permintaan maaf karena telah merepotkan jajaran para Guru dan Siswa-siswi SMANSA.

“Siswa-siswi yang terpaksa hadir di hari Sabtu ini. Saya sudah lupa, zaman SMA dulu Sabtu masih masuk. Rupanya sekarang sudah tidak masuk lagi, cuma sampai Jum’at sama dengan jam kantor. Sekali lagi mohon maaf, lain waktu kegiatan harus kita sesuaikan dengan jam pelajaran yang ada di SMANSA ini,” kata MFA di Halaman SMANSA.

Dikatakannya, gerakan 10 juta bendera yang dicanangkan oleh pemerintah pusat ini, dalam rangka menyadarkan kita tentang perjuangan para pejuang untuk dapat membuat Indonesia merdeka.

“Begitu nikmat hidup kita setelah memasuki zaman kemerdekaan, tidaklah akan kita bisa bersekolah saat ini apabila Indonesia tidak merdeka. Dulu kakek nenek kita, buyut kita itu susah untuk sekolah karena di zaman penjajahan. Nikmat-nikmat ini yang harus kita syukuri dengan mengisi kemerdekaan,” ajaknya.

BACA JUGA  Dinas PUTR Belum Menjalankan Putusan Komisi Informasi Provinsi Jambi

Ia sebutkan, pemberian bendera ini hanya simbolis saja, bagaimana di internalisasi menjadi jiwa kebangsaan dan nasionalisme diantara kita semua.

“Tolong ingatkan keluarga dan tetangganya untuk memasang bendera selama 17 Agustus ini,” ucapnya.

Menurut MFA, hal yang paling kecil, paling mudah untuk dilakukan, berbeda dengan pejuang-pejuang dulu, yang mempertaruhkan nyawa harta dan benda untuk kemerdekaan Indonesia.

“Sehingga kita bisa hidup seperti sekarang ini. Untuk adik-adik semua, dunia semakin kompetitif, kemampuan intelektual, spiritual dan emosional adik-adik lah yang akan menentukan masa depan adik-adik semua,” ujarnya.

BACA JUGA  DPRD Batanghari Minta Bagian Ekonomi Setda Tingkatkan Pengawasan Peredaran Gas LPG 3 KG

Pada kesempatan itu, turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) M. Azan, Asisten I Setda M. Rifa’i Kadir, Kadiskominfo Amir Hamzah, Asisten III Setda Batanghari Asri Yonalsyah, Kakan Kesbangpol Ansori, Kepsek SMA I Batanghari Riska Laily, puluhan Siswa-siswi SMA 1 Batanghari.

Usai melaksanakan kegiatan pembagian bendera Indonesia, Bupati bersama istri, para guru dan puluhan Siswa-siswi SMANSA melakukan iring-iringan kendaraan roda dua menuju Serambi Rumah Dinas Bupati Batanghari guna makan siang bersama. (Red)

Berita Terkait

RDP Tanpa Eksekusi: Komisi II DPRD Batang Hari Gadaikan Kepercayaan Publik
GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi
Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang
Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD
Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun
Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain
Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos
Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi
Berita ini 41 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:36 WIB

RDP Tanpa Eksekusi: Komisi II DPRD Batang Hari Gadaikan Kepercayaan Publik

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:44 WIB

GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:15 WIB

Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:06 WIB

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:47 WIB

Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:12 WIB

Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos

Senin, 20 Juli 2026 - 17:23 WIB

Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:52 WIB

Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru

Batanghari

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Jul 2026 - 16:06 WIB