Amdal Tambang Batubara Nanriang Bukit Tambi Patut Dipertanyakan

Suaralugas

- Penulis

Kamis, 22 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_print

Batang Hari, Jambi – PT Nanriang yang bergerak di bidang pertambangan batu bara di Bukit Tambi Desa Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu patut dipertanyakan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Kamis (22/06/2023).

 

Pasalnya stockpile hasil tambang yang hendak diangkut ke transportasi jalur sungai tersebut sangat dekat dengan bibir sungai Batanghari. Kolam penampungan limbah di depan tumpukan batu bara juga terlihat tidak lebar.

 

Terpantau dari kejauhan bibir sungai sudah hitam banyaknya baru bara yang melekat disana. Kemungkinan besar ketika hujan lebat limbah batu bara langsung mengalir ke sungai Batanghari.

 

Terpisah, mengenai hal tersebut Usman Yusup ketua LSM Komunitas Masyarakat Peduli Hutan, Tahura dan Lingkungan (LSM KOMPIHTAL) mengatakan, saya sudah dapat laporan dari warga setempat terkait stockpile tersebut.

BACA JUGA  Minyak Menyembur dari Sumur Ilegal Desa Jebak, Masyarakat Minta APH Segera Bertindak

 

“Saya akan berkoordinasi dengan pihak ESDM provinsi dan dinas lingkungan hidup kabupaten Batang Hari dan provinsi, kebetulan LSM KOMPIHTAL juga merupakan koordinator forum daerah aliran sungai (forum DAS) provinsi Jambi untuk wilayah kabupaten Batang hari,” ucapnya

BACA JUGA  RPJMD Sebagai Dasar Program Kerja Bupati

 

Dalam waktu dekat, Usman akan turunkan tim dari forum DAS batang hari untuk cek stockpile tersebut, kalau memang ada pelanggaran kami minta pemerintah segera ambil langkah hukum dan sebagai LSM kami akan melakukan aksi masa dalam waktu dekat kata Usman Yusup, (Red)

Berita Terkait

GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi
Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang
Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD
Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun
Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain
Kepsek dan Pengawas Kompak Blokir WA Wartawan Pertanyakan Dana Bos
Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi
Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:44 WIB

GMBK Tagih Janji Kejari Batang Hari Soal Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Siap Aksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:15 WIB

Tanpa Nopol, PT Khanza Energi Trans Diduga Angkut Minyak Ilegal Bebas Melenggang

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:06 WIB

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:47 WIB

Hari Anak Nasional Sementara Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Belum Terungkap Polres Sarolangun

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:38 WIB

Belum Resmi Bercerai, Oknum PPPK Umbar Kemesraan Dengan Pria Lain

Senin, 20 Juli 2026 - 17:23 WIB

Terduga Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Masih Bebas, Polisi Butuh Satu Saksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:52 WIB

Diduga Palsukan Tandatangan Istri, Kepsek Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:50 WIB

Diduga Kesewenang-wenangan Kepsek dan RKAS Tersembunyi

Berita Terbaru

Batanghari

Tedi Bantah Soal Jual Anak ke SAD

Selasa, 28 Jul 2026 - 16:06 WIB