Prajurit Perlihatkan Indahnya Dunia Pada Anak-anak Papua

Suaralugas

- Penulis

Sabtu, 19 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayawijaya, Papua – Dalam rangka memberikan pengetahuan tentang teknologi dan informatika, Personel Satgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad Pos Napua memperkenalkan cara menggunakan Laptop kepada anak-anak pedalaman di Kampung Napua, Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua, Sabtu (19/11/2022).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad Letkol Inf Ricky J. Wuwung, S.Sos., M.I.P., dalam rilis tertulisnya di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua.

“Berinovasi untuk membantu anak-anak pedalaman Papua memperkenalkan penggunaan komputer dasar sehingga di kemudian hari bisa mengoperasionalkan dan tidak ketinggalan teknologi dengan anak-anak di perkotaan di zaman modern,” ucap Dansatgas.

“Pengenalan yang diberikan oleh Personel Pos Napua Satgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad mulai dari program yang paling dasar, keceriaan dan antusias anak-anak terlihat pada saat belajar komputer, di sela pelajaran sesekali dilemparkan sebuah pertanyaan tentang nasionalisme dan memutarkan film agar mereka tetap terhibur,” tambah Dansatgas.

BACA JUGA  Ketua LSM Sembilan Jambi, Jamhuri: Tanggapan Kementerian ESDM Tentang Batubara Hanyalah Pernyataan Cuci Tangan

Danpos Napua Satgas Yonif Raider 321 GT/13/1 Kostrad Lettu Inf Mulyana menyampaikan pentingnya mempelajari komputer karena sudah menjadi kebutuhan primer bagi banyak orang pada zaman sekarang ini.

“Pengenalan yang diberikan oleh Personel Pos Napua Satgas Yonif Raider 321/GT/13/1 Kostrad mulai dari program yang paling dasar, keceriaan dan antusias anak-anak terlihat pada saat belajar komputer, di sela pelajaran sesekali dilemparkan sebuah pertanyaan tentang nasionalisme dan memutarkan film agar mereka tetap terhibur serta sebagai jalan untuk membuka jendela informasi dan juga membawa mereka untuk bisa melihat dunia ke seluruh penjuru dunia,” ujar Danpos Napua.

BACA JUGA  Pemkab Realisasi Program PTSL, Tanah Wakaf dan Beasiswa Batang Hari Tangguh

Sementara itu, Josua Yelipele (14) salah satu siswa yang turut belajar menyampaikan rasa senang dan terimakasihnya sudah mengajarkan komputer.

“Saya sangat senang karena baru kali ini saya melihatnya serta mempelajarinya secara langsung dan dengan melihat film-film yang abang TNI putar sekarang saya bisa melihat indahnya dunia,” pungkasnya. (*)

Comments Box

Berita Terkait

Masyarakat Pertanyakan Pos Terpadu: Dalang Kerusakan Lingkungan
WiFi Puputnet Menyebar di Batang Hari, Diduga Belum Kantongi Izin Berusaha
Stockpile PT PUS Diduga Cemari Anak Sungai
Sejak Awal Sudah Tertutup, Aktivis: Pernyataan Kadis PUTR Hanya Gimik
Ketua Majelis Kaget Pemkab Batang Hari Selesaikan Uji Konsekuensi DIK Rampung Satu Hari
Pemda Batang Hari Diduga Tidak Jalankan Pengawasan Lingkungan Aktivitas Usaha PT RBE
DLH Batang Hari Tidak Menerima Dokumen AMDAL Stockpile PT RBE
Pejabat Pembuat Komitmen BPJN Bungkam Soal Dugaan Persekongkolan Tender
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:30 WIB

Masyarakat Pertanyakan Pos Terpadu: Dalang Kerusakan Lingkungan

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:34 WIB

WiFi Puputnet Menyebar di Batang Hari, Diduga Belum Kantongi Izin Berusaha

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:28 WIB

Stockpile PT PUS Diduga Cemari Anak Sungai

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:33 WIB

Sejak Awal Sudah Tertutup, Aktivis: Pernyataan Kadis PUTR Hanya Gimik

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:48 WIB

Ketua Majelis Kaget Pemkab Batang Hari Selesaikan Uji Konsekuensi DIK Rampung Satu Hari

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:51 WIB

Pemda Batang Hari Diduga Tidak Jalankan Pengawasan Lingkungan Aktivitas Usaha PT RBE

Selasa, 6 Januari 2026 - 00:22 WIB

DLH Batang Hari Tidak Menerima Dokumen AMDAL Stockpile PT RBE

Senin, 5 Januari 2026 - 23:48 WIB

Pejabat Pembuat Komitmen BPJN Bungkam Soal Dugaan Persekongkolan Tender

Berita Terbaru

Screenshot

Batanghari

Masyarakat Pertanyakan Pos Terpadu: Dalang Kerusakan Lingkungan

Jumat, 23 Jan 2026 - 14:30 WIB

Screenshot

Batanghari

Stockpile PT PUS Diduga Cemari Anak Sungai

Rabu, 21 Jan 2026 - 21:28 WIB