Tidak Ikut Dalam Rekruitmen PPPK, Kepsek SDN 129/1: PPPK Hanya Untuk Guru Honorer

Suaralugas

- Penulis

Rabu, 23 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batang Hari, Jambi – Beredar berita di media online mengenai tenaga honorer yang sudah mengabdi selama sepuluh tahun di SDN 129 Desa Simpang Rantau Gedang Kecamatan Mersam Kabupaten Batang Hari yang tidak ikut rekruitmen PPPK. Kepala Sekolah SDN 129/1 beri penjelasan, Rabu (23/11/2022).

Dilansir dari berbagai berita di media online, Rodiana, S.Pd.I dan Suyini, S.Pd.I merasa dirugikan oleh oknum kepala sekolah yang mengutamakan honorer luar dalam rekruitmen PPPK.

“Kami (Rodiana S.Pd.I dan Suyini S.Pd.I) berdua ini guru honor di sekolah ini dengan masa kerja 10 tahun lebih. ketika ada pembukaan dan penjaringan seharusnya diutamakan internal sekolah, namun saat ini pihak sekolah mengutamakan guru honorer dari luar,” ucap mereka.

Menurut mereka, guru yang direkomendasikan oleh pihak sekolah SDN 129/1 ini bukan guru honor di sekolah tersebut, melainkan guru honorer mata pelajaran SBK di SDN 05/1 Sengkati Gedang, Kecamatan Mersam.

“Guru honor yang rekomendasikan kepala sekolah ini malahan tidak pernah sama sekali mengajar di sekolah SDN 129/1, hanya sekedar data saja,” Ujarnya mereka.

Mereka menduga, pihak sekolah melakukan nepotisme yang mengutamakan guru honorer luar untuk mengajukan program PPPK.

“Meskipun sudah diprotes oleh Tokoh masyarakat Khusaini Husen, Saleh, Samsu Ali, Sukirno dan M. Alwi selaku komite, mempertanyakan mengapa yang diutamakan itu tidak guru honorer yang sudah lama mengabdi, tetapi yang diutamakan adalah guru honorer yang berasal dari luar,” imbuh mereka.

BACA JUGA  Diduga Portal Besar Belakang Pasar Baru Bulian Dimanfaatkan Oknum Sebagai Ladang Pungli

Ditempat lain, Kepala Sekolah SDN 129/1 Fuad, S.Pd., saat dikonfirmasi mengatakan, dua orang tersebut merupakan tenaga honorer perpustakaan dan satpam.

“Sedangkan rekruitmen PPPK itu hanyalah untuk guru honorer yang sudah mengabdi selama tiga tahun. Dan mereka bukan dalam formasi guru, jadi mereka hanya ikut pendataan tenaga honorer saja,” ucapnya.

Ia menjelaskan, terkait guru honorer dari luar itu hanya dimutasikan saja, mengingat ada peluang di SDN 129/I makanya dipindahkan kesini.

BACA JUGA  Sekda Batang Hari Jadi Pembina Apel Peringatan Hari Koperasi Nasional ke 77

“Karena disini ada peluang, makanya untuk mengisi kekosongan itu dimutasikan. Karena mengingat honorer dari luar tersebut sudah mengabdi sebagai guru selama tiga tahun,” tuturnya.

Iswanto yang hadir mediasi itu juga menjelaskan bahwa dirinya mantan guru SDN 129/I sejak tahun 2005, dan saat ini sudah menjadi Kepsek di SD 26/I Rantau Gedang.

“Saya mantan guru juga di SDN 129/I ini, jadi saya diundang untuk menjelaskan kronologi honorer disekolah ini, mengingat pak Fuad adalah Kepsek baru, jadi saya sedikit tau tentang tenaga honorer di SD 129 dan tidak ada maksud lain,” tuturnya. (Red)

Comments Box

Berita Terkait

Dinas PUTR Belum Menjalankan Putusan Komisi Informasi Provinsi Jambi
Karyawan PT DMP Terlapor Kasus Pengeroyokan Mangkir Dari Panggilan Polisi
Pengelolaan Limbah Rumah Sakit Mitra Medika Batanghari Dipertanyakan
Alibi Kapolsek MSU Tidak Masuk Akal Soal Perkara Pengeroyokan
Azwar: Lambannya Perkara Pengeroyokan di Polsek MSU Jadi Preseden Buruk Penegakan Hukum
Ketimpangan Hukum di Polsek Maro Sebo Ulu
Kolaborasi Ikatan Wartawan Online dan Akademis Universitas Bung Karno
Masyarakat Pertanyakan Pos Terpadu: Dalang Kerusakan Lingkungan
Berita ini 262 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:01 WIB

Dinas PUTR Belum Menjalankan Putusan Komisi Informasi Provinsi Jambi

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:39 WIB

Karyawan PT DMP Terlapor Kasus Pengeroyokan Mangkir Dari Panggilan Polisi

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:27 WIB

Pengelolaan Limbah Rumah Sakit Mitra Medika Batanghari Dipertanyakan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:20 WIB

Alibi Kapolsek MSU Tidak Masuk Akal Soal Perkara Pengeroyokan

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:44 WIB

Azwar: Lambannya Perkara Pengeroyokan di Polsek MSU Jadi Preseden Buruk Penegakan Hukum

Minggu, 25 Januari 2026 - 00:05 WIB

Kolaborasi Ikatan Wartawan Online dan Akademis Universitas Bung Karno

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:30 WIB

Masyarakat Pertanyakan Pos Terpadu: Dalang Kerusakan Lingkungan

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:34 WIB

WiFi Puputnet Menyebar di Batang Hari, Diduga Belum Kantongi Izin Berusaha

Berita Terbaru

Batanghari

Alibi Kapolsek MSU Tidak Masuk Akal Soal Perkara Pengeroyokan

Selasa, 3 Feb 2026 - 15:20 WIB