Tidak Hanya Sebagai Petarung, Paddy Pimblett Juga Aktif Kampanye Kesehatan Mental Pria

Suaralugas

- Penulis

Kamis, 8 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image_pdfimage_print

Olahraga, Suaralugas.com – Paddy “The Baddy” Pimblett adalah petarung sensasional asal Liverpool, Inggris. Ketertarikannya pada seni bela diri bermula sejak umurnya masih sangat muda. Perpindahnnya ke MMA terjadi pada saat dia berumur 14 tahun karena terinspirasi pertarungan Vitor Belfort dan Rich Franklin, Kamis (08/12/2022).

Tidak hanya sebagai petarung, Paddy juga dikenal sebagai sosok yang aktif mengampenyakan kesehatan mental pria. Pada sajian Pub Talk buatan Mola, Paddy membahas secara terbuka soal pengalaman pribadinya. Dirinya berambisi untuk mengubah stigma yang ada di masyarakat soal kesehatan mental pria.

BACA JUGA  Pihak Tergugat dan Turut Tergugat LPKNI Seolah Cuci Tangan

Dalam tiga pertandingannya di UFC, Paddy selalu menang dan bahkan menyabet penghargaan Performance of the Night. Sebelum bergabung dengan UFC pada tahun 2021, petarung asal Liverpool ini berkompetisi di Cage Warriors, dia sukses menjadi juara pemegang sabuk juara kelas featherweight.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada pertandingan terakhirnya di ring Oktagon, Paddy mendedikasikan kemenangannya pada sahabatnya yang merenggut nyawanya sendiri. Sekarang, dia pun aktif mengampanyekan isu kesehatan mental pria. Dia juga membentuk yayasan bernama The Baddy Foundation untuk melawan stigma yang ada pada kesehatan mental pria dan membantu anak-anak di komunitasnya untuk memenuhi kebutuhan utamanya.

BACA JUGA  Pandangan Umum DPRD Kabupaten Batang Hari Fraksi PKB dan Masukannya

Dikutip dari hallosehat.com mengenai mental kesehatan pria. Selama ini pria digambarkan sebagai sosok kuat, dominan, dan pemegang kendali. Meski tak sepenuhnya buruk, pemikiran ini membuat pria tidak mau membuka diri terkait kondisi mereka.

Beberapa penelitian menyebut, pria yang tidak dapat berbicara terbuka mengenai emosinya mungkin kurang mampu mengenali gejala gangguan mental dalam diri mereka.

Tidak sedikit dari mereka yang sebenarnya sadar sedang mengalami gangguan mental tertentu, tetapi cenderung tidak mencari bantuan.

BACA JUGA  Ikut Serta ke SD 185/I Dusun Sialang Pungguk, Kabid Kominfo Langsung Dengarkan Keluhan Guru

Stigma di masyarakat membuat pria berat hati untuk mengakui gangguan mental yang mereka alami. Akibatnya, kondisinya akan semakin parah karena dibiarkan begitu saja.

Dibandingkan bicara ke orang terdekat soal kesehatan mentalnya, kebanyakan pria cenderung memilih mengatasi stres dengan tindakan berbahaya, seperti minum alkohol atau obat-obatan.

Risiko bunuh didi pada pria juga lebih tinggi. American Foundation for Suicide Prevention dalam laman National Alliance on Mental Illness menyebut, sekitar 70% kasus bunuh diri dilakukan oleh pria.

Sumber: molanewsid

Berita Terkait

Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola
GMBK: Kejari Jangan Alihkan Pengungkapan Kasus Korupsi Pupuk Subsidi
Diduga Kepsek Rampas Hak Sertifikasi Guru
Sengketa Informasi Melonjak Satu Kasus Kasasi ke MA
Kepsek Diduga Ancam Berhentikan Guru Honor
Informasi Lelang
Lima Wali Kelas Akui Tanda Tangan Kepala Sekolah Stempel Bukan Asli
Sopir Tangki PT WEP Akui Bawa Minyak Gudang
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 15:58 WIB

Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:58 WIB

GMBK: Kejari Jangan Alihkan Pengungkapan Kasus Korupsi Pupuk Subsidi

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:53 WIB

Diduga Kepsek Rampas Hak Sertifikasi Guru

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:32 WIB

Sengketa Informasi Melonjak Satu Kasus Kasasi ke MA

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:09 WIB

Informasi Lelang

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:02 WIB

Lima Wali Kelas Akui Tanda Tangan Kepala Sekolah Stempel Bukan Asli

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:24 WIB

Sopir Tangki PT WEP Akui Bawa Minyak Gudang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:47 WIB

Propam Polres Cek Komplek Perumahan Mutiara Indah

Berita Terbaru

Batanghari

Kepsek Potong Dana PIP Untuk Mushola

Senin, 6 Jul 2026 - 15:58 WIB

{

Karya Ilmiah/Artikel

Pertanian Presisi Dapat Meningkatkan Produktivitas Padi Sawah

Kamis, 2 Jul 2026 - 14:28 WIB

Batanghari

Diduga Kepsek Rampas Hak Sertifikasi Guru

Kamis, 2 Jul 2026 - 13:53 WIB

Berita

Sengketa Informasi Melonjak Satu Kasus Kasasi ke MA

Rabu, 1 Jul 2026 - 14:32 WIB